Indeks Tulisan

Sanusi Pane, dari Bahasa Indonesia hingga Polemik Kebudayaan
Minat Sanusi Pane cukup luas, tapi mengerucut pada sastra dan sejarah. Ia terlibat dalam perdebatan cikal bakal bahasa nasional dan konsepsi kebudayaan.

Paramita 'Jo' Abdurachman: Tan Malaka, Organisasi & Penelitian
Situasi tak menentu di awal kemerdekaan membuat Paramita 'Jo' Abdurachman dan Tan Malaka berpisah jalan. Hingga ajal menjemput, keduanya hidup melajang.

Giyugun, Dari Tentara Sukarela Sampai Pemberontakan di Sumatra
Merasa kekuatan pertahanan militer Jepang di wilayah pendudukan terbilang lemah, Inada Masazumi membentuk giyugun di Sumatra pada 1943 dan bubar tahun 1945.

Sepak terjang Haji Rasul, Ulama Modernis dari Sumatra Barat
Riwayat Haji Rasul, ayahnya Hamka, yang berdakwah lewat gerakan Islam reformis di Sumatra Barat. Ia ditentang oleh kelompok ulama tradisional dan kaum adat.

Kampung Mahmud, Dakwah Abdul Manaf & Tanah Sekepal dari Makkah
Kampung Mahmud adalah salah satu jejak penyebaran Islam di Bandung selatan yang sejarahnya diwariskan lewat tradisi lisan secara turun-temurun.

Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, Perjalanan Babat Alas Sang Mursyid
Kisah penyebar agama Islam dan Tarekat Syattariyah yang babat alas Pamijahan, Tasikmalaya. Kiwari makamnya banyak dikunjungi para peziarah.

Solihin GP, Sesepuh Jawa Barat yang Sempat Dekat dengan Soeharto
Sempat dekat dengan Soeharto, Solihin GP akhirnya menjaga jarak dengan Keluarga Cendana setelah mengkritik konsep konglomerasi dalam pemerataan pembangunan.

Liku Hidup Mien Soedarpo: Perceraian, Aktivis, dan Hidup Mewah
Anak dari pasangan Syarifah Nawawi dan Wiranatakusumah V ini menikah dengan seorang pengusaha, lalu aktif di Gerakan Wanita Sosialis dan hidup mewah.

Syarifah, Pujaan Tan Malaka yang Disia-siakan Bupati Bandung
Setelah dua kali menolak cinta Tan Malaka dan diceraikan Bupati Bandung, Syarifah Nawawi aktif mengajar dan giat di sejumlah organisasi perempuan.

Murad, Aidit Lainnya dalam Gejolak Revolusi dan Gempa Politik
Setelah bebas bersyarat pada 1978, Murad Aidit sempat tinggal di daerah Tebet dan bekerja sebagai penerjemah.
Masuk tirto.id






