Menuju konten utama

Antrian BBM di Riau, Pertamina: Kebutuhan Meningkat Karena Libur

Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengatakan tidak ada pengurangan kuota BBM, namun terjadi peningkatan kebutuhan karena libur panjang.

Antrian BBM di Riau, Pertamina: Kebutuhan Meningkat Karena Libur
Warga Pekanbaru yang antri di SPBU hingga mengular ke jalan raya HR Soebrantas, Panam, Kota Pekanbaru, Riau pada Minggu, (3/5/2026). Foto: Abdul Haris/ tirto.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Masyarakat di Kota Pekanbaru, Riau, mengaku kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax 92 saat ini.

Berdasarkan pantauan kontributor tirto.id di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa titik, sejumlah masyarakat berbondong-bondong antri untuk mengisi BBM hingga mengular ke sisi jalan raya. Antrian terjadi di salah satu SPBU Prima Putra Agung Panam, Kota Pekanbaru.

Seorang ibu rumah tangga bernama Deswitri Rahmi (40) bercerita bahwa dirinya mengantri bersama puluhan kendaraan lainnya hingga 1,5 jam untuk mendapatkan BBM.

"Sulit mendapatkan BBM, di beberapa eceran sudah kosong," kata Deswitri saat ditemui kontributor tirto.id pada Minggu, (3/5/2026).

Masyarakat Pekanbaru Antre BBM

Warga Pekanbaru yang antri di SPBU hingga mengular ke jalan raya HR Soebrantas, Panam, Kota Pekanbaru, Riau pada Minggu, (3/5/2026). Foto: Abdul Haris/ tirto.id

Deswitri yang akrab dipanggil Tri mengatakan bahwa harga BBM di eceran kini mengalami kenaikan. "Yang biasanya 12 ribu jadi 20 ribu di eceran," ujarnya. Ia juga mengatakan kejadian antri seperti ini bukan kali pertama ia rasakan.

Sementara itu, Eriyanto (54) juga mengungkapkan keluhannya akibat sulitnya mendapatkan BBM. Padahal sebagai pedagang keliling, ia sangat membutuhkan BBM untuk dapat berjualan dengan normal.

Sama seperti Tri, ia juga mengeluhkan kenaikan tak wajar jika membeli BBM di eceran yang naik hingga 20 ribu per liter. Ia berharap agar ke depan situasi bisa kembali kondusif tanpa harus mengantri.

"Semoga ke depan bisa mendapatkan BBM bisa lancar dan aman, sehingga tidak harus mengantri selama ini. Kalau eceran normal, orang nggak bakal ngantri," katanya.

Ketika dikonfrimasi terkait antrian BBM, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengatakan tidak ada pengurangan kuota BBM selama libur panjang.

"Tidak ada pengurangan BBM untuk Riau," sebut Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.

Fahrougi mengatakan ketersediaan BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi, namun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.

Menurutnya, kepadatan di beberapa SPBU disebabkan karena meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur panjang pada 1-3 Mei 2026. Ia mengaku akan mengantisipasi dengan meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite.

"Kita telah meningkatkan penyaluran hingga 20 persen dari rata-rata normal. Selain itu, Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif serta koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan optimal di lapangan," lanjutnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak melakukan panic buying dan dapat melakukan pembelian dengan bijak.

Baca juga artikel terkait BBM PERTALITE atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Rina Nurjanah