Menuju konten utama

Anggaran Terbatas, Menpora Terapkan Sport Science

Anggaran Terbatas, Menpora Terapkan Sport Science

tirto.id - [caption id="attachment_2030" align="alignnone" width="1200"]Menpora Imam Nahrawi (kanan) bermain bola bersama para pemain Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Maluku dan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tulehu Putra saat berkunjung ke Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (23/2). Desa Tulehu selama ini dikenal dengan julukan kampung sepak bola karena dari desa ini lahir para pemain sepak bola yang memperkuat sejumlah kesebelasan di berbagai daerah di Indonesia. ANTARAFOTO/Izaac Mulyawan/foc/16. Menpora Imam Nahrawi (kanan) bermain bola dengan pemain Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Maluku dan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tulehu Putra, Maluku Tengah, Selasa (23/2). Desa Tulehu selama ini dikenal dengan julukan kampung sepak bola karena dari desa ini lahir para pemain sepak bola Indonesia yang handal. ANTARAFOTO/Izaac Mulyawan.[/caption]

Menyadari kondisi anggaran Indonesia yang terbatas untuk pengembangan olahraga, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berniat menerapkan sport science. Penerapan metode kepelatihan yang sudah lazim dipakai di negara-negara maju tersebut diharapkan bisa mendorong atlet-atlet tanah air untuk meraih prestasi terbaik.

“Indonesia memiliki peluang yang besar untuk pengembangan olahraga melalui pelatihan dan penelitian. Sebuah prestasi pastinya memerlukan biaya yang besar, namun dengan (penerapan) sport science, anggaran yang terbatas memungkinkan untuk meraih prestasi terbaik,” kata Imam Nahrawi saat bertemu dengan pihak Victoria University, Melbourne, Australia, Senin (21/3/2016) waktu setempat.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima di Jakarta, kunjungan yang menghasilkan kerja sama pengembangan sport science di Indonesia itu diterima langsung oleh Prof. Peter Dawkins selaku Vice Chanellor & President Victoria University.

Dalam pertemuan tersebut, Prof, Hans Westerbeek selaku Dekan College of Sport & Exercise Science memberikan penjelasan mengenai perkembangan olahraga di negara maju serta penerapan sport science dalam metode kepelatihan.

Untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut, ada beberapa kota besar di Indonesia yang akan dikunjungi pihak Victoria University pada bulan April mendatang, antara lain Bandung, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.

Imam Nahrawi menanggapi rencana tersebut dengan penawaran Letter of Intent (LOI) sebelum nantinya dilakukan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) dalam pengembangan sport science di Indonesia.

Baca juga artikel terkait IMAM NAHRAWI atau tulisan lainnya

tirto.id - Olahraga
Reporter: Akhmad Muawal Hasan