15 Kelurahan di DKI Jakarta Belum Punya Puskesmas

Reporter: Riyan Setiawan, tirto.id - 24 Jul 2023 19:51 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sepanjang 2022 Pemerintah Provisi (Pemprov) DKI tidak membangun satu pun puskesmas di Ibu Kota.
tirto.id - DPRD DKI fraksi PDIP menyatakan sepanjang 2022 Pemerintah Provisi (Pemprov) DKI tidak membangun satu pun puskesmas di Ibu Kota. Padahal, masih terdapat 15 kelurahan yang belum mempunyai puskemas.

Hal tersebut dikatakan anggota fraksi PDI-P DPRD DKI, Stephanie Octavia dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yang membahas tentang terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2022.

"Tahun 2022 ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak membangun satupun Puskesmas di Ibukota. Padahal, masih terdapat 15 kelurahan yang belum memiliki Puskesmas," kata Stephanie, Senin (24/7/2023).

Ia merinci 15 kelurahan tersebut yakni Kelurahan Duri Selatan, Kelurahan Jembatan Lima, Kelurahan Karanganyar, Kelurahan Tangki, Kelurahan Gambir, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kelurahan Cikini.

Kemudian Kelurahan Senen, Kelurahan Glodok, Kelurahan Gondangdia, Kelurahan Kebon Kacang, Kelurahan Kemayoran, Kelurahan Cipedak, Kelurahan Karet Semanggi dan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan.

"Tentu hal ini menghambat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Bagaimana pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 dapat menanggulangi pelayanan Kesehatan di 15 kelurahan tersebut," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Dinkes Ani Ruspitawati mengakui memang terdapat beberapa kelurahan yang belum memiliki puskesmas. Meski tak ada, di beberapa kelurahan tersebut terdapat pos kesehatan yang dihadiri oleh petugas kesehatan dari kecamatan.

"Ke situ setiap hari, ada satu titik dan beberapa juga memang sedang berproses, segera disiapkan untuk dibuat puskesmas kelurahan," kata Ani di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2023).

Ia menjelaskan terdapat sejumlah kendala pendirian puskesmas di beberapa kecamatan tersebut. Salah satunya permasalahan lahan.

Ia menuturkan sebenarnya puskemas hanya sampai tingkat kecamatan saja. Hal tersebut pun telah diatur melalui regulasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kemudian di DKI, memang kemudian dibuat supaya ada di tingkat kelurahan karena mengingat kepadatan penduduk DKI cukup tinggi," ucapnya.

Akan tetapi, Ani mengatakan Dinkes DKI telah membuat anggaran untuk membangun puskesmas pada 2024 nanti. Ditargetkan rampung pada 2026.

"Jadi road map pemenuhannya bertahap, tidak semuanya 15 dibangun di satu tahun," pungkasnya.




Baca juga artikel terkait PUSKESMAS DKI JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight