tirto.id - Viral ruang VAR yang kosong di laga Persiba Balikpapan vs PSS Sleman mendapatkan tanggapan dari i.League selaku operator kompetisi. Menurut Ferry Paulus selaku Direktur Utama I.League, tidak ada kendala apapun dalam situasi tersebut yang dapat memengaruhi pertandingan.
Momen menarik terjadi dalam laga Persiba Balikpapan vs PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu 26 April 2026. Tepatnya di menit 50 ketika wasit Naufal Adya Fairuski hendak melihat tayangan atas pelanggaran keras yang dilakukan pemain Persiba, Rical Vieri.
Ketika tayangan menunjukkan situasi di ruang VAR (Video Assistant Referee), hal menarik terjadi karena ruangan tersebut justru kosong. Padahal seharusnya, di sana ada petugas VAR yaitu Yongky Pratama dan asisten VAR Andika Satria Putra yang bertugas membantu wasit utama dalam mencari sudut video yang tepat guna pengambilan keputusan.
Menyikapi kejadian itu, Ferry Paulus memberikan keterangan bahwa semuanya masih berjalan sesuai prosedur. Mengenai tidak tampaknya personel VAR dalam video tersebut, dikatakan Ferry bahwa sedang terdapat kendala. Artinya, video yang ditampilkan tidak sesuai dengan real time.
"I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” kata Ferry Paulus dikutip dari laman resmi I.League, Senin 27 April 2026.
“Terkait tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya kesalahan sistem pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak menampilkan kondisi real time di ruang VAR,” tambah Ferry.
Lebih lanjut, pihak I.League meminta semua pihak agar tidak mengambil kesimpulan sendiri terkait video yang beredar tersebut. Penuturan yang disampaikan Ferry Paulus diharapkan bisa dijadikan acuan terhadap situasi yang beredar itu.
"I.League mengimbau seluruh pihak untuk tidak menarik kesimpulan berdasarkan potongan tayangan yang tidak utuh, serta tetap merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh operator kompetisi," demikian pernyataan I.League di website resminya.
Sementara itu mengenai insiden VAR yang melibatkan Rical Vieri, keputusan tegas juga telah dikeluarkan wasit Naufal Adya. Rical Vieri kala itu mendapatkan hukuman kartu merah langsung dari sang wasit dan membuatnya bisa absen sampai akhir musim.
Pertandingan Persiba vs PSS di pekan 26 Liga 2 Championship 2026 sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. PSS unggul melalui gol Gustavo Tocantins di menit 73.
Namun kemenangan yang sudah di depan mata PSS menjadi sirna. Persiba yang bermain dengan 10 pemain bisa menyamakan skor di menit 89 melalui Arsa Ramadhan Ahmad.
Hasil itu membuat persaingan meraih tiket promosi dari Grup 2 masih sangat ketat. Tambahan 1 poin memang masihmembuat PSS berada di puncak klasemen Grup 2 dengan 53 poin. Tapi mereka dibuntuti oleh Persipura Jayapura dengan 53 poin dan Barito Putera 50 poin.
Dengan sisa 1 pertandingan, PSS masih butuh kemenangan guna promosi langsung ke Super League 2026-27. Akhir pekan nanti PSS akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu 3 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
Sedangkan Persipura akan menjamu Persiku Kudus pada waktu yang sama di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. Barito di sisi lain akan menjamu Persipal di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Sebagai pengingat bahwa hanya juara grup yang akan mendapatkan tiket promosi langsung ke Super League.
Di sisi lain hasil imbang kemarin memastikan Persiba bermain di playoff degradasi melawan Persekat Tegal dari Grup 1. Persiba saat ini menempati peringkat 9 Grup 2 dengan 19 poin. Selisih 4 poin dengan PSIS Semarang di peringkat 8 mustahil dikejar dengan sisa 1 pertandingan.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id




























