Kasus Kosmetik Palsu di Jatim

Via Vallen & Nella Kharisma akan Diperiksa Terkait Kosmetik Palsu

Oleh: Andrian Pratama Taher - 7 Desember 2018
Polda Jatim akan memanggil Via Vallen, Nella Kharisma dan Nia Ramadhani seabgai saksi dalam kasus dugaan kosmetik palsu yang beredar di Jawa Timur.
tirto.id - Polda Jawa Timur mengagendakan pemeriksaan terhadap enam artis pekan depan. Tiga diantaranya Nella Kharisma, Via Vallen dan Nia Ramadhani. Ketiganya akan dimintai keterangan terkait penyidikan kosmetik palsu yang beredar di Jawa Timur.

"Minggu depan hari Rabu sama hari Kamis. Tadi saya sudah bicara sama penyidiknya. Kalau gak salah [artis] yang Surabaya dulu," kata Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera kepada Tirto, Jumat (7/12/2018).

Frans menerangkan, pemeriksaan keenam artis berawal saat kepolisian menerima laporan masyarakat ada efek negatif dari kosmetik bermerek Derma Skin Care.

Kosmetik ini ramai dipakai publik karena di-endorse oleh para artis. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapati kalau kosmetik tersebut tidak mempunyai izin beredar di masyarakat dan berbahaya.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan ternyata tidak dilengkapi dengan [izin] BPOM dan Dinas Kesehatan. Dinas Kesehatan sudah menyatakan itu mengandung mercury sehingga memang ada iritasi kulit," sebut Frans.

Sebagai informasi, penindakan pertama kali dilakukan Ditreskrimsus Polda Jatim dengan menggerebek klinik kecantikan yang berada di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dari penggeledahan itu, pihaknya menemukan barang bukti 1.600 produk kosmetik oplosan yang diedarkan secara ilegal. Penyidik telah menetapkan pemilik sekaligus pembuat kosmetik oplosan berinisial KIL.

Frans tidak merinci nama-nama artis yang diperiksa dalam agenda pemeriksaan pekan depan. Akan tetapi, ia memastikan Via Vallen, Nia Rahmadani, dan Nella Kharisma akan dipanggil karena ikut meng-endorse produk kosmetik ilegal tersebut.

Baca juga artikel terkait KOSMETIK PALSU atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
Dari Sejawat
Infografik Instagram