tirto.id - Komandan Satgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono mengatakan, prajurit TNI menyita dua pucuk senjata api dalam insiden baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Dua senjata itu, yakni satu pucuk AK 47 dan rakitan. Selain itu, prajurit TNI turut menyita amunisi berbagai kaliber, busur, dan anak panah, bendera Bintang Kejora dan alat komunikasi.
Iwan mengatakan pasukan gabungan TNI di bawah kendali Komando Operasi TNI Habema juga berhasil mengamankan situasi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, setelah melakukan operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata yang selama ini meresahkan masyarakat.
TNI mensterilkan wilayah Kampung Sugapa Lama dan Kampung Bambu Kuning dari aktivitas kelompok bersenjata yang dipimpin oleh tokoh separatis Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker, sejak dini hari, Selasa (13/5),
Prajurit TNI sudah memasuki sejumlah kampung di Distrik Sugapa, yakni Kampung Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba, untuk melakukan misi damai berupa pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat serta mengamankan rencana pembangunan jalan ke Hitadipa.
Kedatangan tersebut dimanipulasi KKB dengan menyebarkan informasi bahwa kedatangan TNI akan mengancam nyawa masyarakat.
"KKB juga menjadikan warga sebagai tameng," kata Iwan, mengutip Antara, Jumat (16/5/2025).
Kepala Suku Kampung Sugapa, Melianus Wandegau, mengatakan KKB memang memanipulasi kehadiran aparat keamanan sebagai ancaman. Padahal, kenyataannya aparat hadir dengan niat tulus membantu masyarakat.
“Kami dijanjikan kesejahteraan KKB namun kenyataannya hanya dijadikan alat dan tameng untuk melawan TNI,” kata Melianus Wandegau.
Masuk tirto.id





























