tirto.id - Polisi menangkap Tio Pakusadewo atas kasus penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan pemeriksaan, aktor senior itu mengkonsumsi narkoba karena ingin meredakan sakit lantaran stroke.
"Motif pertama, dia ketergantungan. Kedua, untuk hilangkan sakitnya," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (15/4/2020).
Selanjutnya pihak keluarga Tio berencana mengajukan rehabilitasi.
"Rencananya keluarga TP akan mengajukan asesmen (rehabilitasi). Mudah-mudahan hari ini selesai. Nanti kami ajukan kepada yang berkompeten," sambung Yusri.
Penangkapan Tio dilakukan di sebuah rumah di kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2020), sekitar pukul 01.00 WIB.
Di tempat kejadian, polisi menyita 18 gram ganja dan alat hisap sabu. Lantas petugas mengetes urine Tio dan hasilnya positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.
Pelaku juga mengaku mengonsumsi sabu sejak dua tahun lalu, padahal lelaki itu pernah menjalani rehabilitasi pada tahun 2017. Dalam perkara ini, Tio mengonsumsi sabu sepekan sekali.
Dia kerap membeli sabu dua kali dalam sebulan, dengan berat 0,5 gram setiap pembelian.
Tio dijerat Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 111 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.
Penulis: Adi Briantika
Editor: Abdul Aziz