Menuju konten utama

Tanpa Garuda & Citilink, Kertajati Kehilangan 1.000 Penumpang/hari

Tanpa Garuda dan Citilink, Bandara Kertajati kehilangan penumpang pesawat hingga 1.000 orang per hari.

Tanpa Garuda & Citilink, Kertajati Kehilangan 1.000 Penumpang/hari
Direktur PT. BIJB Kertajati Muhamad Singgih (keempat kanan) mendampingi Kapolres Majalengka AKBP Mariyono (keenam kiri) meninjau Bandara Kertajati, di Majalengka, Jawa Barat, Senin (1/7/2019). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/ama.

tirto.id - Keputusan Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia menyetop layanan penerbangan di Bandara Kertajati, Majalengka membuat arus penumpang menuju bandara tersebut tergerus hingga 1.000 penumpang per hari.

Airport Operation and Performance Group Head PT Bandar udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Agus Sugeng Widodo mengakui keputusan dua maskapai tersebut berdampak signifikan. Dari total 16 rute penerbangan di Kertajati, enam rute di antaranya disumbang Garuda dan Citilink.

“Rata-rata penumpang sehari di Kertajati itu antara 2.500 sampai 3 ribu orang. Waktu masih ada Citilink dan Garuda, kami bisa sampai 3-4 ribu sehari,” kata Agus kepada reporter Tirto, Kamis (19/9/2019).

Frekuensi penerbangan Bandara Kertajati pun kian susut sejak perpindahan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati pada Juli 2019. Menurut Agus, rata-rata pergerakan pesawat di Kertajati selama September 2019 hanya 22 pergerakan per hari.

Jumlah frekuensi penerbangan itu lebih rendah ketika bulan Juli 2019 yang tercatat rata-rata mencapai 29 pergerakan per hari. Jumlah itu juga sangat jauh jika dibandingkan dengan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yang rata-rata mencapai 70 penerbangan per jam.

Saat ini, Kertajati hanya mengandalkan penerbangan yang dilayani Lion Air sebanyak 10 rute penerbangan, dan AirAsia Indonesia sebanyak 2 rute penerbangan.

“Penumpang VVIP yang ingin mendapat layanan full service, sekarang sudah tidak ada lagi. Ini kan tinggal LCC (low cost carrier) semua,” jelas Agus.

Baca juga artikel terkait BANDARA KERTAJATI atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Ringkang Gumiwang