Menuju konten utama

Tanggal 11 Mei Hari Apa? Ini Sejarah Singkat Hari POM TNI

Ada peringatan apa lagi di tanggal 11 Mei 2025, selain Hari POM TNI? Simak dan cermati juga sejarah singkat Hari POM TNI dan tujuan dari peringatan ini.

Tanggal 11 Mei Hari Apa? Ini Sejarah Singkat Hari POM TNI
Kasum TNI Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon mewakili Panglima TNI memimpin pembukaan Rakornis POM TNI 2025 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (7/5/2025). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terdapat beberapa hari penting yang diperingati pada tanggal 11 Mei setiap tahunnya. Beberapa di antaranya adalah hari penting yang dirayakan secara internasional. Lantas, pada tanggal 11 Mei 2025 memperingati hari penting apa saja?

Tanggal 11 Mei 2025 bangsa Indonesia akan memperingati Hari Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (POM TNI). Adapun posisi POM ada di bawah struktur TNI. Fungsi dari POM TNI adalah membantu satuan jajaran TNI dalam hal administrasi.

Sementara itu, secara internasional ada peringatan Hari Kesadaran Ego Sedunia atau World Ego Awareness Day. Peringatan ini dirayakan pertama kali pada 2018 yang bertujuan membantu orang-orang yang mengalami kondisi 'egoisme' tingkat lanjut.

Agar lebih jelas, berikutnya akan diuraikan secara singkat, tentang dua peringatan di tanggal 11 Mei tersebut.

Hari POM TNI

Surat Keputusan (SK) nomor KEP/1/III/2004 tentang penyelenggaraan fungsi kepolisian militer di lingkup TNI diterbitkan pada tahun 2004. Surat tersebut dikeluarkan oleh Jenderal Endriartono Sutarto selaku Panglima TNI kala itu.

SK tersebut ditujukan pada setiap angkatan, yaitu Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) TNI AD, Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) TNI AL, dan Polisi Militer Angkatan Udara (POMAU) TNI AU.

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI diresmikan dan berubah menjadi Pomad lewat SK Panglima TNI Nomor 01/III/2004. Selain itu, Markas Besar (Mabes) TNI AU juga membubarkan Dinas Provost TNI AU (Disprovau) dan membentuk Pomau.

Dari tahun 1984, Puspom TNI telah membina dan menegakan hukum pada 3 satuan di badan TNI. Hal itu dilakukan bahkan sebelum kepolisian terpisah dari TNI. Selain itu, SK Panglima TNI Nomor 01/III/2004 juga mengatur dibentuknya staf khusus POM di Mabes TNI.

Lalu tahun 2015, Jenderal Moeldoko selaku Panglima TNI mengatur ulang susunan satuan POM. Susunan yang semula adalah Staf Khusus POM TNI, berubah menjadi POM TNI. Pengaturan tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketertiban dan penegakan hukum di TNI.

Hari Kesadaran Ego Sedunia

Hari Kesadaran Ego Sedunia atau World Ego Awareness Day diperingati setiap tahun pada tanggal 11 Mei. Sebagaimana dirujuk dari laman RRI, tujuan dari peringatan Hari Kesadaran Ego Sedunia ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya ego yang berlebihan. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk mendorong perilaku yang lebih menghargai orang lain.

Menurut laman Days of the Year, Hari Kesadaran Ego Sedunia pertama kali muncul pada tahun 2018. Peringatan ini merupakan gagasan dari Dr. Jyotika Chhibber, seorang psikolog dan penulis terkenal.

Ide awal peringatan ini sangat sederhana. Peringatan ini ingin bisa menjelaskan bagaimana ego manusia bisa membentuk interaksi dan persepsi manusia. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semua orang mau merenungkan pengaruh ego masing-masing terhadap orang lain di sekitarnya.

Hari Kesadaran Ego Sedunia ini diharapkan dapat membantu individu yang menderita rasa egoisme yang tinggi. Penggagas peringatan ini, Dr. Chhibber, menyadari dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh ego yang tidak terkendali.

Ego yang tak terkendali dapat berdampak pada hubungan yang tegang hingga kurangnya empati, serta kurangnya pemahaman terhadap orang lain. Oleh karena itu, Hari Kesadaran Ego Sedunia ini berusaha untuk mendorong pengembangan ego yang lebih rendah hati, serta penghormatan terhadap kehidupan setiap manusia.

Baca juga artikel terkait HARI PENTING MEI atau tulisan lainnya dari Tifa Fauziah

tirto.id - Edusains
Kontributor: Tifa Fauziah
Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Lucia Dianawuri & Iswara N Raditya