Menuju konten utama

Tak Lagi di DPR, Cak Imin Akan Fokus Menangkan Pilkada Serentak

Menurut Jazilul Fawaid, salah satu tugas Cak Imin adalah membangun konsolidasi antarpartai, termasuk partai yang berseberangan dengan Koalisi Perubahan.

Tak Lagi di DPR, Cak Imin Akan Fokus Menangkan Pilkada Serentak
Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid saat memberi keterangan pers kepada awak media di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023). Tirto.id/Fransiskus Adryanto Pratama

tirto.id - Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengungkapkan rencana karier Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, setelah tidak lagi maju sebagai anggota legislatif.

Menurutnya, sosok yang akrab disapa Cak Imin ini akan fokus pada persiapan pemenangan pilkada serentak yang akan digelar pada November 2024.

"Yang paling dekat dihadapi oleh PKB adalah fokus pilkada," kata Jazilul Fawaid di Kantor DPR RI, Jumat (26/4/2024).

Jazilul menjelaskan, di antara tugas yang akan dilaksanakan Cak Imin adalah membangun konsolidasi antarpartai, termasuk partai yang berseberangan dengan Koalisi Perubahan. Terutama di daerah-daerah tempat suara PKB lemah untuk mengusung calon gubernur atau wali kota/bupati.

"Menjalin komunikasi dengan partai-partai yang lain kalau belum lengkap perahunya," kata dia.

Saat ini, kata Jazilul, PKB sedang menjaring sejumlah nama untuk diusung dalam pilkada. Ia menyebut bahwa PKB memprioritaskan kader internal untuk bisa maju dalam perhelatan pilkada.

"Kami mencari dan menjaring figur-figur, baik kader PKB prioritas, maupun di luar kader PKB yang sanggup menjalankan amanat menjadi kepala daerah,” ujarnya.

Di luar urusan pilkada dan legislatif, menurutnya PKB juga siap membantu pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun dirinya tak ingin menjelaskan detail cara PKB membantu Prabowo-Gibran, apakah akan menjadi bagian dari koalisi atau oposisi.

"Harapan PKB sama dengan harapan Gerindra, ingin pembangunan cepat dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Jazilul juga membeberkan kemungkinan rekonsiliasi antara Anies Baswedan dengan Prabowo Subianto. Menurutnya, jalan untuk rekonsiliasi terbuka lebar, namun tak ada jaminan bahwa keduanya akan berada dalam satu kubu pemerintahan di masa yang akan datang.

"Itu hak Pak Prabowo ya, tapi kolaborasi sama dengan rekonsiliasi, jadi artinya ada harapan untuk membangun Indonesia bersama-bersama secara kolaboratif, baik di dalam maupun luar pemerintahan," kata Jazilul.

Baca juga artikel terkait PILKADA 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash news
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Irfan Teguh Pribadi