Menuju konten utama

Tabrakan Beruntun di Bogor, 6 Kendaraan Hancur Termasuk Truk BBM

Kapolsek Cigudeg, mengungkap dari kecelakaan itu, enam pengendara semuanya mengalami luka. Tidak ada korban jiwa.

Tabrakan Beruntun di Bogor, 6 Kendaraan Hancur Termasuk Truk BBM
Truk Pertamina alami kecelakaan di Cigudeg, Kabupaten Bogor . FOTO/redaksi bogor24update

tirto.id - Polisi mengungkap ada enam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Cilame Gardu, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jumat (5/9/2025).

Kecelakaan itu bermula saat truk Pertamina yang hendak mengirim BBM ke salah satu Pom Bensin di Cigudeg mengalami rem blong.

Kapolsek Cigudeg, Kompol Uba Subroto mengungkap dari kecelakaan itu, enam pengendara semuanya mengalami luka. Terparah dialami sopir losbak atau pikap.

"Jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan itu ada lima mobil dan satu motor. Gak ada korban jiwa, hanya satu orang sopir losbak (pikap) yang kakinya patah itu tadi dibawa ke RSUD Leuwiliang, sedangkan yang lainnya luka ringan aja," ungkap Uba.

Uba menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat hendak mengirim BBM, remnya tidak berfungsi.

Pada waktu yang bersamaan, ada mobil pikap yang keluar secara tiba-tiba dari sebuah gang sehingga menyebabkan benturan awal kecelakaan dan berlanjut ke kendaraan lainnya.

Saat ini, Uba belum bisa memperkirakan total kerugian materi akibat kecelakaan yang melibatkan enam kendaraan tersebut.

"Belum tahu, itu sudah ditangani oleh laka Polres Bogor, kita Polsek Cigudeg hanya bantu evakuasi dikit-dikit aja," pungkasnya.

Sementara itu sopir truk Pertamina, Dede Wahyudin mengakui hal tersebut. Ia mengatakan bahwa kondisi rem blong terjadi saat ia hendak mengisi BBM di salah satu SPBU yang ada di wilayah Cigudeg.

"Saat melintas tanjakan (Gardu Cilame), posisi rem tak tertahan, ngelos (blong)," kata dia kepada wartawan, Jumat 5 September 2025.

Saat rem tak berfungsi dengan baik, ia mengaku mencoba mengembalikan kendaraannya. Namun karena tak bisa ditahan, truk pun menabrak pikap yang hendak masuk ke jalur utama.

"Pikap itu posisinya mau keluar (dari jalan kecil) ke jalan raya. Saya sudah mencoba ngerem, tapi tak bisa (blong)," tutur Dede.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN atau tulisan lainnya

tirto.id - Flash News
Reporter: bogor24update.id
Kontributor: bogor24update.id
Editor: Alfons Yoshio Hartanto