Menuju konten utama

Suasana Rumah Hunian untuk Warga Gusuran Rel Senen

Pemerintah siapkan 324 unit Hunian Senen bagi warga terdampak relokasi bantaran rel kereta api.

Suasana Rumah Hunian untuk Warga Gusuran Rel Senen
Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Warga di sekitar bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat direncanakan bakal menempati rumah hunian yang terletak di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, usai digusur pemerintah beberapa waktu lalu.

Pantauan Tirto pada Minggu (14/6/2026), rumah hunian itu terletak tidak jauh atau sekitar 150 meter setelah Food Street Kramat atau kawasan kuliner yang banyak menjajakan nasi kapau, masakan khas Sumatera Barat.

Terdapat gapura berwarna putih setinggi 2,5 meter bertuliskan Rumah Hunian. Lokasi hunian itu bersebelahan dengan Masjid Jami Baitul Falah.

Memiliki luas 1,6 hektare, kawasan dengan total 324 unit hunian itu masih dalam tahap pembangunan. Ada parkiran motor sementara yang terletak di dekat gapura putih bertuliskan Rumah Hunian.

Rumah Hunian Senen

Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

Tenda putih yang dijaga satu orang penjaga berdiri di sebelah parkiran motor sementara. Tenda putih berukuran lebih besar dengan logo PT Hutama Karya (HK) juga terletak di parkiran motor tersebut.

Tim Tirto diperkenankan memasuki kawasan hunian, meski hanya untuk mengambil dokumentasi berupa foto oleh penjaga hunian tersebut.

Jarak antara parkiran motor dengan jalan memasuki kawasan hunian sekitar 10 meter. Kawasan itu terdiri dari beberapa bagian, dengan sebagian besar merupakan bagian unit tempat tidur/hunian.

Konsep kawasan hunian itu seperti kontrakan pintu. Satu hunian menempel dengan hunian lain. Dalam satu deret bangunan bercat putih dengan genteng tipe seng itu, terdapat setidaknya sembilan hunian.

Rumah Hunian Senen

Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

Setiap unit hunian berisikan dua tempat tidur dengan masing-masing berukuran sekitar 1,2x2,5 meter, dengan kasur yang dilengkapi seprai, bantal, dan guling.

Di tengah hunian itu ada kompartemen lemari setinggi 1 meter serta kipas angin. Lantainya tampak ditutupi PVC bermotif kayu dengan warna cokelat tua.

Pintu menuju setiap hunian masih dikunci. Di setiap pintu ada stiker dengan keterangan nomor unit, nama kawasan, serta instansi/lembaga yang ikut membangun kawasan tersebut.

Rumah Hunian Senen

Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

Contoh tulisan stikernya, "Hunian Senen DKI Jakarta, Unit Nomor B-1, Constructed by: HK (Hutama Karya)". Sederet instansi/lembaga yang lambangnya terpampang di stiker itu, Kementerian BUMN, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BPI Danantara Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Antara satu deret bangunan dengan deret bangunan lain terpisahkan dengan sebuah jalan berukuran satu meter yang ditutupi batu kerikil. Ada rumput sintetis antara bangunan hunian dengan halan berbatu kerikil itu.

Di depan setiap hunian terdapat satu pot dengan tumbuhan kecil. Di antara hunian keempat dan kelima terdapat ruang komunal yang menuju ke sejumlah tempat.

Dapur umum dan musala terletak di setiap deret bangunan. Ada keran yang terinstal di dekat dapur umum dan musala tersebut.

Rumah Hunian Senen

Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

Lalu, di setiap deret hunian juga ada toilet bersama. Toilet perempuan dan toilet laki-laki terpisah. Pada Minggu, toilet perempuan maupun toilet laki-laki masih terkunci.

Di beberapa dinding ruang komunal tertempel beberapa poster pengumuman. Tim Tirto menemukan setidaknya dua jenis pengumuman, yakni nomor kontak darurat serta tata tertib Hunian Senen.

Di poster nomor kontak darurat terpampang nomor Polres Metro Jakarta Pusat (021 390992/021 3909425), Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat (021 6344215/112), RSUD Johar Baru (021 21470344), serta nomor ambulans (112, 119, 081112119119).

Terdapat instalasi air yang terletak di setiap beberapa deret hunian. Instalasi air itu terdiri dari tiga tandon berwarna oranye, dan tiga jet pump yang mengarah ke tanah.

Sejumlah pekerja proyek masih lalu lalang di kawasan hunian tersebut hingga Minggu siang. Beberapa pekerja menuangkan pasir, pekerja lain membereskan instalasi listrik.

Mereka bilang, Rumah Hunian Senen akan diresmikan pada esok hari, Senin (15/6/2026). Kata mereka, baru sekitar 100 warga bantaran rel Senen yang telah terdaftar sebagai penghuni Rumah Hunian Senen.

Rumah Hunian Senen

Suasana Rumah Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

Hingga Minggu, warga yang telah terdaftar sebagai penghuni belum pernah mengunjungi Rumah Hunian Senen. Warga sekitar atau mereka yang bukan warga gusuran rel Senen disebut pernah bertanya apakah rumah hunian itu boleh mereka tempati.

Namun, hingga saat ini, rumah hunian tersebut baru diperuntukkan warga bantaran rel Senen yang tergusur dengan biaya sewa, listrik, maupun air gratis selama enam bulan pertama.

Baca juga artikel terkait KORBAN PENGGUSURAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Rina Nurjanah