Menuju konten utama

Statistik Argentina vs Mesir, Rapor Messi, & Update Ranking FIFA

Statistik Argentina vs Mesir dan rapor pemain: berapa rating Lionel Messi yang memimpin comeback La Albiceleste? Cek update ranking FIFA terbaru. 

Statistik Argentina vs Mesir, Rapor Messi, & Update Ranking FIFA
Para pemain Argentina berpose untuk foto menjelang pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Miami, Miami Gardens, pada 3 Juli 2026. (Photo by CHANDAN KHANNA / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Statistik Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menunjukkan kegigihan sang juara bertahan dalam melakukan comeback dari ketinggalan 0-2 jadi menang 3-2. Laga pada Rabu (8/7/2026) di Stadion Atlanta ini lagi-lagi jadi bukti kualitas Lionel Messi, yang sempat gagal penalti di paruh pertama, tapi tetap mendapatkan rapor 9,5 karena kegemilangannya sepanjang laga dengan 1 gol dan 1 assist.

Dari segi angka, statistik Argentina vs Mesir milik La Albiceleste sepenuhnya. Tim asuhan Lionel Scaloni menguasai bola hingga 63,6 persen dalam 90 menit, berbanding 36,4 milik Mesir. Dari jumlah tembakan, Argentina punya 19, dengan 7 di antaranya on target. Sebaliknya, Mesir cuma 5, dan 2 tepat sasaran.

Secara keseluruhan, rapor Argentina adalah 6,83 atau lebih baik daripada Mesir (6,62). Meskipun Emi Martinez dalam titik terburuknya dengan rating 5,6, La Albiceleste punya 4 pemain dengan nilai di atas 7, yaitu Cristian Romero (7,5), Lisandro Martinez (7,2), Enzo Fernandez (7,8), juga Messi (9,5).

Sementara itu, penjaga gawang Mesir, Mostafa Shobeir tampil luar biasa di babak pertama. Meskipun akhirnya kebobolan 3 gol dalam 11 menit terakhir, rapornya tetap tinggi, yaitu 7,7.

Statistik Argentina vs Mesir & Rapor Pemain: Berapa Rating Messi?

Dari segi skor, laga Argentina vs Mesir menampilkan wajah yang berbeda di kedua babak. La Albiceleste tertinggal 0-1 di babak pertama, lalu 0-2 ketika partai masuk menit 67, tapi lantas mencetak 3 gol dalam 11 menit terakhir. Namun, dari segi statistik, sang juara bertahan memang yang lebih banyak melakukan percobaan dalam 90 menit.

Sepanjang babak pertama, Argentina sebenarnya mengendalikan situasi. La Albiceleste unggul dalam semua elemen. Penguasaan bola mereka 59 persen, dengan output berupa 7 tembakan (3 tepat sasaran). expected Goals (xG) Argentina mencapai 1,51. Sebaliknya, Mesir hanya 0,21.

Dari penguasaan bola 41 persen, The Pharaohs hanya melepaskan 2 tembakan (1 tepat sasaran). Namun, dari satu-satunya tembakan on target Mesir itulah, yaitu lewat aksi Yasser Ibrahim, tercipta gol yang memisahkan kedua tim di 45 menit awal.

Lionel Messi melepaskan 3 tembakan hingga turun minum. Ini termasuk penaltinya yang gagal pada menit 21. Namun, La Pulga, juga juga pemain Argentina lainnya harus menyaksikan kepahlawanan Mostafa Shobeir dengan 4 save dan rata-rata goals prevented 1,46.

Di babak kedua, perbedaan semakin besar lagi. Argentina melepaskan 12 tembakan dalam 45 menit terakhir, dan 4 di antaranya tepat sasaran. Ini artinya, La Albiceleste menciptakan peluang hampir 2 kali lebih banyak daripada babak pertama. Sebaliknya, Mesir hanya mengirim 3 percobaan, dengan 1 on target, yang merupakan gol Mostafa Zico.

Secara keseluruhan, dari total 19 tembakan Argentina dalam 90 menit, Lionel Messi jadi yang terbanyak dengan 5 tembakan (2 tepat sasaran). Berikutnya, ada Lautaro Martinez, Leandro Paredes, dan Alexis Mac Allister yang punya 2 tembakan.

Kegigihan Argentina untuk terus mencari cara menjebol gawang Mostafa Shobeir jadi kunci La Albiceleste membalikkan situasi yang nyaris membuat mereka terlempar. Di sisi lain, pertahanan sang juara bertahan yang total kebobolan 4 kali dalam 2 laga terakhir (termasuk saat lawan Cape Verde) menunjukkan rapuhnya wilayah yang dikomandoi Emi Martinez.

Tak cukup ampuh dalam mengatasi serangan balik dan tidak cukup cepat turun saat transisi adalah PR yang layak dirampungkan Argentina jika masih ingin mempertahankan gelar.

Berikut ini statistik laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Rabu (8/7).

AspekArgentinaMesir
Penguasaan Bola63,6%36,4%
Shot (Shot on Target)19 (7)5 (2)
expected Goals (xG)2,800,98
Offside30
Tendangan Sudut61
Pelanggaran1311
Kartu Kuning/Kartu Merah0 (0)5 (0)
Akurasi Umpan (Persentase)90%83%
Save04

Berikut ini rapor pemain Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Argentina (4-4-2)Mesir (4-3-3)
Emiliano Martínez 5,6Mostafa Shobeir 7,7
Nahuel Molina 6,3Mohamed Hany 6,2
Cristian Romero 7,5Yasser Ibrahim 7,2
Lisandro Martínez 7,2Ramy Rabia 6,6
Nicolas Tagliafico 6,5Karim Hafez 6,5
Leandro Paredes 6,9Haissem Hassan 7,3
Rodrigo De Paul 6,6Mohanad Lasheen 6,8
Alexis Mac Allister 6,5Marwan Attia 6,9
Enzo Fernández 7,8Mohamed Salah 6,4
Julian Alvarez 6,6Mostafa Zico 7,5
Lionel Messi 9,5Emam Ashour 6,4
Pemain PenggantiPemain Pengganti
Nico Gonzalez 6,8Omar Marmoush 5,8
Gonzalo Montiel 6,8Zizo 6,0
Lautaro Martinez 6,8Hamdi Fathy 6,2
Facundo Medina 6,0Trezeguet 5,8
Nicolas Otamendi 6,0

Update Ranking FIFA Usai Hasil Argentina vs Mesir

Jelang laga kontra Mesir di babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Argentina datang sebagai peringkat kedua dalam ranking FIFA dengan catatan 1913,71 poin. Sementara itu, Mesir bertengger di peringkat ke-24 dengan raihan 1597,04 poin.

Kemenangan Argentina atas Mesir membuat La Albiceleste mendapatkan tambahan 11,44 poin menjadi 1925,15. Namun, posisi sang juara bertahan Piala Dunia tetap tak berubah, di posisi 2, karena Prancis lebih unggul 0,71 poin di peringkat pertama dengan mengemas 1925,86 poin. Catatan penting lain, di bawah Argentina, ada Spanyol di peringkat ketiga yang mengemas 1912,34 poin.

Sementara itu, Mesir tetap terkunci di peringkat 24 dengan torehan 1.597,04 poin. The Pharaohs ada di bawah Iran yang 1609,85 angka dan Austria yang 1598,82 poin.

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman & Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman & Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus