Stasiun Jakarta Kota-Bandara Soetta Terintegrasi Juli 2017

Oleh: Agung DH - 7 November 2016
PT KAI menargetkan jalur kereta menuju bandara Soetta akan rampung pada Semester I 2017 atau sekitar Juni-Juli 2017.
tirto.id - Pemerintah berencana akan meningkatkan integrasi antara stasiun-stasiun kereta di Jakarta dengan Bandara Soekarno Hatta. Presiden Joko Widodo saat meninjau jalur kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta Jumat (4/11) berharap proyek infrastruktur yang mengintegrasikan stasiun-bandara itu bisa terwujud tahun mendatang.

Menanggapi arahan presiden tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana akan menjadikan Stasiun Jakarta-Kota sebagai alternatif stasiun keberangkatan untuk kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang selain Stasiun Manggarai. PT KAI menargetkan jalur kereta menuju bandara Soetta tersebut akan rampung pada Semester I 2017 atau sekitar Juni-Juli 2017.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro saat peninjauan jalur Kereta Bandara di Jakarta, Senin (7/11) menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah membahas rencana itu dengan operator yang akan menjalankan pengoperasian Kereta Bandara tersebut, yaitu PT Railink.

"Kita pelajari lagi rencana pemberangkatan dari Stasiun Jakarta Kota, kalau ini bisa, maka kepadatan Manggarai bisa tertolong karena terlalu berat bebannya," katanya seperti dilaporkan Antara.

Edi menjelaskan, bila sudah dioperasikan maka rute kereta menjadi Jakarta Kota-Kampung Bandan-Duri-Batu Ceper-Bandara Soetta.

Selain itu, menurut Edi, dibukanya stasiun Jakarta Kota untuk akses ke Bandara Soetta akan memudahkan para calon penumpang.

"Jadi, penumpang bisa naik KRL untuk menuju keberangkatan Stasiun Jakarta, tidak perlu lagi bawa mobil pribadi, dari Stasiun Pasar Senen pun bisa ke situ," katanya.

Saat ini, lanjut dia, tengah dikebut pembangunannya, termasuk pembebasan lahan yang sudah mencapai 78 persen dan pembangunan Stasiun Sudirman Baru dan pengembangan Stasiun Duri dan Stasiun Batu Ceper.

Sementara itu, rute kereta bandara dari Manggarai, yaitu Manggarai-Sudirman Baru-Batu Ceper-Bandara yang diperkirakan hanya memakan waktu tempuh 54 menit.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Railink Kuswanto mengatakan terkait tarif akan dibahas kembali, namun saat ini rencana awal yaitu Rp100.000 sama dengan Kereta Bandara Kualanamu, Medan.

"Namun, kita sudah menyusun tarif yang lebih murah apabila berangkat secara berkelompok atau rombongan, bisa menghemat hingga 20 persen," katanya.

Baca juga artikel terkait BANDARA SOEKARNO HATTA atau tulisan menarik lainnya Agung DH
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH