tirto.id - Salah satu film Indonesia yang sudah ditunggu tanggal mainnya adalah Rangga dan Cinta. Film produksi Miles Films ini menampilkan lagi sosok Rangga dan Cinta dengan pemeran yang berbeda. Film Rangga dan Cinta diprediksi akan tayang di penghujung tahun 2025.
Film “Rangga dan Cinta” adalah remake dari film Ada Apa dengan Cinta? (AADC) yang rilis pada tahun 2002. Bedanya dari film AADC, film “Rangga dan Cinta” adalah versi musikalnya.
Disutradarai oleh Riri Riza, dan diproduseri oleh Mira Lesmana, Nicholas Saputra, dan Toto Prasetyanto, film “Rangga & Cinta” saat ini sedang dalam proses produksi. Hadirnya Nicholas Saputra dalam penggarapan film ini tak hanya menjadi produser, melainkan juga turut memberikan input saat proses syuting.
Daftar Pemain Film Rangga dan Cinta
Para pemain film “Rangga dan Cinta” tidak dipilih secara acak, namun melalui audisi panjang di akhir tahun 2024 lalu. Sebagai pemeran Cinta terpilih Leya Princy yang merupakan putri dari aktor Ferry Maryadi dengan istri pertamanya, Risma Nilawati. Sedangkan karakter Rangga diperankan oleh El Putra Sarira.
Karena bertema film musikal, lagu-lagu yang menjadi soundtrack dari AADC juga akan kembali ditampilkan di film ini. Para pemain lah yang akan menyanyikan lagu-lagu tersebut. Seperti lagu “Bimbang” yang di AADC dinyanyikan oleh Melly Goeslaw sebagai OST, di film “Rangga & Cinta” akan dinyanyikan oleh Leya Princy.
Berikut daftar pemeran di film “Rangga dan Cinta”:
- El Putra Sarira sebagai Rangga
- Leya Princy sebagai Cinta
- Jasmine Nadya sebagai Alya
- Katyana Mawira sebagai Milly
- Kyandra Sembel sebagai Maura
- Daniella Tumiwa sebagai Karmen
- Rafly Altama sebagai Mamet
- Rafi Sudirman sebagai Borne
Sinopsis Film Rangga dan Cinta
Film “Rangga dan Cinta” bercerita tentang kehidupan para remaja di bangku SMA. Ada Cinta dengan gengnya, Alya, Milly, Maura, dan Karmen yang menjadi pengurus majalah dinding (mading) sekolah. Geng Cinta ini terkenal sebagai kawanan populer di sekolah mereka.
Suatu hari ada kompetisi puisi yang bisa diikuti oleh siswa-siswi di sekolah Cinta. Sebagai duta literasi, Cinta pun ikut mendaftar. Namun ternyata yang menang adalah puisi milik seorang siswa bernama Rangga.
Nama Rangga terdengar asing di telinga Cinta dan teman-temannya. Cinta pun mulai penasaran dengan sosok Rangga. Dari perkenalan yang awalnya ditanggapi dingin oleh Rangga, keduanya semakin dekat.
Mereka bahkan pergi berdua untuk sekedar mencari buku sampai nongkrong di kafe. Tentu saja, kegiatan mereka jauh dari kegiatan anak muda biasanya karena Rangga dikenal sebagai sosok yang dingin dan pendiam.
Apakah akhir kisah di film “Rangga dan Cinta” akan sama dengan akhir cerita AADC? Kita tunggu penayangan “Rangga dan Cinta” segera di bioskop-bioskop tanah air.
Editor: Prihatini Wahyuningtyas & Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id































