Sinopsis Film Frida, Dibintangi Salma Hayek & Tersedia di Mola TV

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 13 Januari 2021
Dibaca Normal 2 menit
Film Frida (2002) mengisahkan kehidupan seorang pelukis kenamaan asal Meksiko, Frida Kahlo.
tirto.id - Frida Kahlo adalah seniman lukis terkenal dari Meksiko. Kahlo (1907-1954) yang tumbuh di masa-masa awal revolusi Meksiko pernah mempunyai kedekatan dengan Leon Trotsky, tokoh komunis yang dimusuhi rezim Joseph Stalin di Uni Soviet.

Sejak usia enam, Kahlo menderita polio hingga mengakibatkan kaki kanannya lebih kecil dari kaki kirinya. Ia lantas menyamarkannya dengan mengenakan rok panjang berwarna-warni. Konon, Kahlo diduga juga menderita spina bifida, semacam penyakit kelainan bawaan yang dapat memengaruhi tulang belakang dan perkembangan kaki.

Ketika remaja, Kahlo mengalami kecelakaan bus tragis yang mengakibatkan luka serius: tulang belakang, tulang leher, tulang rusuk, dan tulang panggulnya patah; sebelas patahan tulang di kaki kanannya remuk; serta mengalami dislokasi bahu. Tak hanya itu, sebuah pegangan besi menusuk perut dan rahimnya hingga merusak kemampuan reproduksi Kahlo secara permanen. Ia menghabiskan tiga bulan masa pemulihan dengan tubuh penuh gips, termasuk menjalani 35 kali operasi, terutama di punggung dan kaki kanannya.

Kendati akhirnya dapat berjalan kembali, Kahlo tak pernah benar-benar pulih. Selama sisa hidup, sakitnya kerap kambuh dengan rasa nyeri yang ekstrem hingga harus kembali dibawa ke rumah sakit atau hanya dapat terbaring di tempat tidur selama berbulan-bulan. Tapi dari kecelakaan inilah Kahlo akhirnya memulai karier sebagai pelukis.

Tema potret diri menjadi pilihan utama Kahlo dalam berkarya. Ayah dan ibunya begitu mendukung kegiatan Kahlo, bahkan turut membuat sandaran papan gambar khusus agar ia dapat melukis di tempat tidur. Dari total 200-an lukisannya, sebagian besar di antaranya merupakan potret diri, dan nyaris semuanya ditafsirkan para kritikus sebagai penggambaran simbolis dari luka fisik dan psikologis yang dialami Kahlo.

Kehidupan tokoh inilah yang dikisahkan di film Frida (2002) yang saat ini sudah tayang di Mola TV.

Cerita dalam film yang disutradarai oleh Julie Taymor tersebut diadaptasi dari buku berjudul "Frida Kahlo" karya Hayden Herrera. Hayden telah melakukan studi bertahun-tahun mengenai kehidupan Frida.

Film Frida dibintangi oleh Salma Hayek sebagai Frida Kahlo. Suami Frida, Diego Rivera, diperankan oleh Alfred Monila. Pemain lain yang mendukung adalah Antonio Banderas, Mia Maestro, Amelia Zapata, Alexander Usigli, Dielo Luna, Alfred Monila, dan Lucia Bravo.

Film ini pertama kali tayang pada 20 November 2002 di Meksiko. Bergenre drama dokumenter, film tersebut berdurasi 2 jam 3 menit. Di IMDb, Frida mendapatkan rating 7,4/10 dari 81.172 penilai.

Film Frida telah berhasil menembus Academi Awards 2003 dengan memenangi Piala Oscar untuk kategori Best Music - Original Score dan Best Makeup. Selain itu dapat pula pengghargaan Golden Globe tahun 2003 untuk kategori Best Original Score - Motion Picture. Di Venice Film Festival 2002, sang sutradara Julie Traymor memboyong penghargaan Mimmo Rotella Foundation Award.

Jika ditotal, ada 17 penghargaan yang diterima film Frida hingga saat ini dari berbagai hajatan. Di sisi lain, penayangan film ini telah membukukan pendapatan lebih dari 56 juta dolar AS.


Sinopsis Film Frida

Film Frida mengisahkan Frida Kahlo, seorang pelukis kelahiran Meksiko. Dia seorang seniman lukis yang digandrungi karyanya. Dia melukis dengan kekayaan warna yang menggugah emosi.

Suatu hari, Frida mengalami kecelakaan di masa mudanya. Itu membuatnya sulit beraktivitas dan lebih banyak harus berbaring di tempat tidur akibat luka kecelakaan. Tidak banyak yang dapat dilakukannya kecuali melukis dan membaca.

Aktivitas seni membuatnya mampu mengatasi rintangan hidup. Bahkan, dia mampu mendapatkan pengakuan dan ketenaran dengan lukisan yang dibuatnya. Namun, dia tidak mulus dalam urusan asmara.

Frida sangat bersemangat saat menjalin hubungan cinta dengan Diego Rivera. Cintanya pada pria itu membuatnya luluh meski Frida sebenarnya sangat mandiri sebagai seorang perempuan.

Frida lalu menikahi Rivera. Meski begitu, Frida mengakui dirinya tidak mampu setia selamanya. Dia telah melakukan perselingkuhan di tengah hubungannya dengan Diego.

Frida diketahui telah berselingkuh secara biseksual. Ia menjalin hubungan asmara dengan seorang perempuan, dan juga seorang tokoh besar dalam revolusi Rusia, Leon Trosky.

Saat itu, Trotsky mendapat suaka politik di Meksiko karena dikejar-kejar rezim Joseph Stalin di Uni Soviet selama 1930-an.


Baca juga artikel terkait SINOPSIS FILM atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Film)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Addi M Idhom
DarkLight