Sejarah Hari Kesehatan Dunia 7 April & Tema World Health Day 2021

Penulis: Yulaika Ramadhani - 5 Apr 2021 15:05 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 adalah "Building a fairer, healthier world" (Membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat).
tirto.id - World Health Day atau Hari Kesehatan Dunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 7 April. Perayaan ini juga dilakukan untuk menandai didirikannya organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) pada tahun 1948.

Pada 1948, WHO mengadakan Majelis Kesehatan Dunia untuk pertama kalinya. Pada agenda tersebut, majelis memutuskan untuk merayakan 7 April sebagai Hari Kesehatan Dunia yang dirayakan pertama kalinya pada 1950.

World Health Day ini setiap tahun memperhatikan topik kesehatan tertentu yang menjadi perhatian orang-orang di seluruh dunia.

Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 adalah "Building a fairer, healthier world" (Membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat).

Terkait World Health Day 2021, WHO melalui laman resminya mengundang kita untuk turut serta bergabung dalam kampanye baru untuk membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat.

WHO menuturkan, di seluruh dunia, beberapa kelompok berjuang untuk memenuhi kebutuhan dengan sedikit pendapatan harian, memiliki kondisi perumahan dan pendidikan yang buruk, lebih sedikit peluang kerja, mengalami ketidaksetaraan gender, dan memiliki sedikit atau tidak ada akses ke lingkungan yang aman, air dan udara bersih, ketahanan pangan serta layanan kesehatan.

Hal ini menyebabkan penderitaan, penyakit yang sebenarnya bisa dihindari, hingga kematian dini. Dan itu merugikan masyarakat dan ekonomi kita, lanjutnya.

"Ini bukan hanya tidak adil: ini dapat dicegah. Itulah mengapa kami meminta para pemimpin untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki kondisi hidup dan kerja yang kondusif untuk kesehatan yang baik. Pada saat yang sama kami mendesak para pemimpin untuk memantau ketidakadilan kesehatan, dan untuk memastikan bahwa semua orang dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas kapan dan di mana mereka membutuhkannya," tulis WHO.

WHO juga mengungkapkan, COVID-19 telah menghantam semua negara dengan keras, dampaknya paling parah pada komunitas yang sudah rentan, yang lebih berpotensi terpapar penyakit, cenderung tidak memiliki akses ke layanan perawatan kesehatan yang berkualitas dan lebih mungkin mengalami konsekuensi yang merugikan sebagai hasil dari tindakan yang dilakukan untuk mengatasi pandemi.

"WHO berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap orang, di mana pun, dapat mewujudkan hak atas kesehatan yang baik," tulis WHO.

Sejarah World Health Day

Tanggal 7 April menandai peringatan berdirinya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 1948.

Pada 1948, WHO mengadakan Majelis Kesehatan Dunia untuk pertama kalinya. Pada agenda tersebut, majelis memutuskan untuk merayakan 7 April sebagai Hari Kesehatan Dunia yang dirayakan pertama kalinya pada 1950.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merupakan badan khusus milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bekerja untuk mengatasi kesehatan masyarakat internasional.

WHO berkantor pusat di Jenewa, Swiss, dengan berbagai kantor semi-otonom, dan 150 kantor lapangan di seluruh dunia.

Dilansir dari laman WHO, organisasi kesehatan tersebut telah mengangkat masalah kesehatan penting selama 50 tahun terakhir. Beberapa di antaranya termasuk kesehatan mental, perawatan ibu dan anak, dan perubahan iklim.

Perayaan Hari Kesehatan Sedunia dilakukan dengan berbagai kegiatan untuk memusatkan perhatian dunia pada aspek-aspek penting dari kesehatan global.


Baca juga artikel terkait HARI KESEHATAN DUNIA atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH

DarkLight