tirto.id - SeaBank Indonesia bersama Women’s World Banking secara resmi meluncurkan UMKM Pintar, platform pembelajaran digital yang dikembangkan untuk memperkuat literasi keuangan, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendukung ketahanan finansial pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah percepatan ekonomi digital.
Peluncuran ini diresmikan oleh Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana; Deputi Menteri Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih; Kepala Departemen Ekonomi Inklusi Keuangan Hijau Bank Indonesia Anastuty K.; Kepala Direktorat Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan Roni Ukurta Barus; Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia Junedy Liu; serta Direktur Regional Asia Tenggara Women’s World Banking Angelique Timmer.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menyampaikan bahwa UMKM tetap menjadi sektor kunci dalam mendukung perekonomian nasional. Dia berujar bahwa pada 2025, jumlah UMKM mencapai 65,5 juta unit dan menyumbang 61,9 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 119 juta orang. Namun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi kendala fundamental seperti riwayat kredit (SLIK) dan agunan.
"Pembiayaan hanya akan efektif apabila UMKM memiliki literasi keuangan yang baik. UMKM Pintar hadir untuk meningkatkan kapasitas melalui pembelajaran digital dan keuangan yang lebih terstruktur,” ujarnya.
Sedangkan Deputi Menteri Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, menekankan pentingnya peningkatan akses pembelajaran bagi perempuan pelaku usaha.
“Perempuan, termasuk para ibu bekerja, memiliki peran besar dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. Pemerintah mendukung inisiatif seperti UMKM Pintar yang memberikan akses pembelajaran digital sekaligus ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” jelasnya
Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia, Junedy Liu melihat pesatnya pertumbuhan ekonomi digital belum diiringi dengan kesiapan yang merata, bahwa kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital masih beragam.
Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi UMKM adalah pengelolaan usaha yang masih bersifat informal, minimnya pencatatan keuangan, serta tidak adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha.
"Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses pembiayaan. UMKM Pintar dikembangkan untuk menghadirkan akses literasi keuangan yang mudah, praktis, dan relevan, terutama bagi pelaku usaha mikro-kecil dan perempuan,” jelasnya.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, kata Junedy, SeaBank mendukung peluncuran platform pembelajaran digital UMKM Pintar untuk memberikan akses literasi keuangan yang mudah, praktis, dan relevan bagi UMKM khususnya mikro-kecil dan perempuan dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan ketahanan finansial di era digital.
Angelique Timmer, selaku Direktur Regional Women’s World Banking Asia Tenggara, menegaskan bahwa inklusi keuangan merupakan komponen penting dalam pemberdayaan perempuan. Ia menjelaskan bahwa riset Women’s World Banking pada 2023 terkait pelaku usaha di e-commerce, menunjukkan hanya 44 persen wirausaha perempuan di Indonesia yang berhasil mempertahankan usahanya hingga 3–5 tahun, dan jumlahnya bahkan lebih sedikit untuk mereka yang bertahan lebih lama.
“Temuan ini menegaskan bahwa akses ke modal, edukasi, pendampingan, dan kesempatan belajar memiliki peran yang sama pentingnya dalam memperkuat ketahanan usaha mereka. Melalui kolaborasi dengan SeaBank, kami ingin memastikan perempuan memiliki akses ke modal dan pengetahuan,” ujar Angelique.
Adanya UMKM Pintar menyediakan beragam modul interaktif mengenai pengelolaan keuangan, strategi digitalisasi usaha, hingga pemanfaatan layanan keuangan formal bagi para pelaku usaha. Materi disusun berbasis gender dan disesuaikan dengan konteks lokal, sehingga dapat diterapkan oleh pelaku usaha secara fleksibel guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Peluncuran UMKM Pintar dihadiri ratusan pelaku UMKM perempuan, baik secara luring maupun daring, dari berbagai sektor. Para pelaku UMKM khususnya perempuan wirausaha, dapat mengakses UMKM Pintar melalui www.umkmpintar.id.
Editor: Tirto Creative Lab
Masuk tirto.id

































