Menuju konten utama

Satgas Anti Mafia Bola Polri Usut Dugaan Pungli Seleksi Wasit

Satgas Anti Mafia Bola Polri menyelidiki dugaan pungutan liar dalam seleksi wasit Liga 1 dan Liga 2.

Satgas Anti Mafia Bola Polri Usut Dugaan Pungli Seleksi Wasit
Satgas Anti Mafia Bola bersiap melakukan penggeledahan di kantor PT Liga Indonesia di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (1/2/2019). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz.

tirto.id - Satgas Anti Mafia Bola Polri menyelidiki dugaan pungutan liar dalam seleksi wasit Liga 1 dan Liga 2.

"Satgas hari ini mengundang Ketua Umum PSSI, namun yang ditunjuk untuk menghadiri undangan adalah A, Direktur Perwasitan PSSI," ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah di Mabes Polri, Senin, (17/7/2023).

Hal ini merupakan buntut dari Save Our Soccer (SOS) menemukan dugaan pungutan liar dan indikasi keterlibatan mafia wasit dalam proses seleksi wasit Liga 1 2023-2024 yang dilaksanakan pada 15-16 Juni 2023. Tujuan pungutan guna meloloskan wasit yang tidak lulus dalam seleksi.

Seleksi wasit dipimpin langsung dua instruktur dari Jepang, Yoshimi Ogawa dan Toshiyugi Nagi. Ink merupakan kerja sama dengan Japan Football Association.

Kemudian teknis di lapangan ditangani oleh instruktur lokal yang dipimpin Purwanto sebagai koordinator, dengan anggota Alil Rinenggo, Jajat Sudrajat, Agus Haryono, Riswanda, Ayi Daud Dakhiri, Fakhrizal Kahar, dan Nurwahid.

Tes terdiri dari tiga kategori, yakni tes fisik (bobot nilai 60), Law of The Games (LOTG) (bobot nilai 20), dan video (bobot nilai 20). Koordinator SOS Akmal Marhali berujar sejumlah wasit mengaku diminta uang Rp500 ribu bila mendapat bocoran jawaban atau paket Rp1 juta agar lolos tes fisik dan tes LOTG.

"PSSI harus segera membentuk tim pencari fakta independen untuk mengusut tuntas kasus pungli dalam seleksi wasit, karena secara mental berpengaruh kepada kepemimpinan wasit di lapangan," kata Akmal.

Baca juga artikel terkait SATGAS atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Hukum
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Reja Hidayat