Saham Saratoga Melesat, Sandiaga Akan ke KPK untuk Serahkan LHKPN

Oleh: Yuliana Ratnasari - 12 Agustus 2018
Dibaca Normal 1 menit
Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yang didirikan Sandiaga, langsung melesat saat sesi awal perdagangan pada Jumat, 10 Agustus lalu.
tirto.id - Sandiaga Salahuddin Uno, bakal calon wakil presiden (cawapres) 2019-2024 akan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Senin, 13 Agustus 2018.

"Saya besok sore akan ke KPK setelah tes kesehatan. Tentu LHKPN harus diperbaharui. Saya rutin lapor LHKPN, tapi yang capres ini kan harus diperbaharui per 30 Juni, karena tanggal 31 tidak mungkin sebab sekarang sudah 10 Agustus, rekening harga saham itu harus diperbaharui," kata Sandiaga usai acara Ancol Triathlon di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018).

Soal rencana pembiayaan kampanye, menurut dia, harus menjadi pemikiran semua pihak terkait karena biaya kampanye tidak murah sehingga harus didukung oleh logistik yang kuat.

"Saya akan lapor kepada KPK bahwa kami mencoba melakukan penyusunan anggaran seperti ini. Kira-kira sumbernya dari sini, karena saya ada LHKPN saya akan declare, disediakan agar semuanya terang benderang. Jadi tidak ada yang ditutupi," kata Sandiaga.

Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yang didirikan Sandiaga, langsung melesat saat sesi awal perdagangan pada Jumat, 10 Agustus lalu. Harga saham SRTG naik hingga 2,96 persen ke level Rp 3.820/saham.

Kenaikan harga saham SRTG diikuti dengan volume transaksi yang tinggi yakni sebanyak 60.200 unit, sudah jauh di atas rata-rata volume transaksi harian yang sebanyak 27,839 unit.

Terkait hal itu, Sandiaga mengatakan pasti akan dilakukan perubahan terbaru dengan LHKPN.

"Pasti harus dilakukan update terhadap LHKPN terakhir. dan apapun itu nanti diumumkan. Buat saya, semuanya juga bukan punya saya kok, itu titipan dari Allah. Saya dititipkan untuk mengelola yah Insyaallah bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara, bagi umat, bagi masyarakat," katanya menjelaskan.

Menurut dia, investasi membutuhkan kehadiran pemerintahan yang kuat dan bersih, serta pemerintahan yang berjuang bersama rakyat menghadirkan ekonomi yang betul - betul menciptakan lapangan kerja dan harga bahan pokok yang terjangkau.

Pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno melakukan deklarasi sebagai capres dan cawapres untuk maju pada Pilpres 2019, di Jakarta pada Kamis, 9 Agustus lalu. Deklarasi itu didampingi oleh ketua partai pengusung yakni Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman.


Baca juga artikel terkait SARATOGA INVESTAMA SEDAYA TBK atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: antara
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari