Menuju konten utama

RI-UE Bahas Kerja Sama di Bidang Keamanan

Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa menggelar pertemuan pertama Dialog Kebijakan Keamanan RI-Uni Eropa di Bandung, Jawa Barat, untuk membahas perluasan area kerja sama di bidang keamanan. Hal itu terkait penanggulangan terorisme dan radikalisme, keamanan maritim, penanggulangan penyalahgunaan narkotik, kejahatan terorganisir dan anti-korupsi, perwujudan dan pemeliharaan perdamaian, serta manajemen bencana.

RI-UE Bahas Kerja Sama di Bidang Keamanan
Dialog Indonesia dan Uni Eropa terkait kerja sama keamanan. Foto/Kemlu.go.id

tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Jakarta, Kamis (26/5/2016) mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa menggelar Dialog Kebijakan Keamanan RI-Uni Eropa yang pertama di Bandung, Jawa Barat, untuk membahas perluasan area kerja sama di bidang keamanan.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi RI yang dipimpin oleh Direktur Kerja Sama Intrakawasan Amerika dan Eropa (KSI Amerop) Kemlu RI Dewi Gustina Tobing, dan delegasi Uni Eropa (UE) yang dipimpin oleh Kepala Divisi Penanggulangan Terorisme UE John Gatt-Rutter.

Penyelenggaraan dialog tersebut adalah untuk membahas agenda penanggulangan terorisme dan radikalisme, keamanan maritim, penanggulangan penyalahgunaan narkotik, kejahatan terorganisir dan anti-korupsi, perwujudan dan pemeliharaan perdamaian, serta manajemen bencana, demikian menurut keterangan Kementerian Luar Negeri.

Selain itu, kedua pihak juga saling bertukar pandangan terkait isu-isu yang disepakati dalam agenda dan membahas rencana kerja sama yang menjadi kepentingan bersama.

Sementara itu, pihak Uni Eropa menyampaikan apresiasi atas pertemuan yang berlangsungnya dengan baik tersebut, serta menekankan komitmen mereka untuk mendukung kerja sama tersebut secara nyata.

"Uni Eropa menekankan kembali komitmen terhadap isu keamanan seperti terorisme dan kejahatan lintas batas lainnya," kata John Gatt-Rutter.

Pada akhir pertemuan, Direktur KSI Amerop Kemlu RI Dewi Tobing berharap kerja sama itu dapat segera direalisasikan.

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama Dialog Strategis Menteri yang diadakan di Jakarta pada 8 April lalu untuk membahas isu strategis di bidang bilateral, regional, dan global.

Saat itu, Menteri Luar Negeri RI dan Wakil Presiden Komisi Eropa sepakat untuk membahas lebih lanjut potensi kerja sama pada bidang keamanan lintas batas, termasuk keamanan maritim, penyelundupan narkotika, terorisme, dan kejahatan lintas batas terorganisir lainnya.

Baca juga artikel terkait INDONESIA

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Penulis: Yantina Debora
Editor: Ign. L. Adhi Bhaskara