Menuju konten utama

Resep Soto Betawi Daging Sapi Lezat dengan Santan & Cara Masaknya

Resep soto betawi daging sapi lezat dan nikmat dengan kuah santan beserta cara memasak. Simak selengkapnya.

Resep Soto Betawi Daging Sapi Lezat dengan Santan & Cara Masaknya
Ilutrasi Buka Bersama di Hotel. foto/Istockphoto

tirto.id - Bagaimana resep dan cara memasak soto Betawi daging sapi yang mudah? Makanan bernama soto sebenarnya bisa ditemukan di banyak daerah. Namun, sering kali ada perbedaan antara soto dari satu daerah tertentu dengan yang lain.

Karena itu, muncul sejumlah jenis soto dengan nama sesuai daerah asalnya, seperti soto bening solo, soto mie bogor, soto lamongan, soto madura, soto kudus, hingga soto betawi.

Soto betawi adalah soto bersantan yang berisi jeroan dan juga daging sapi. Bahan utama dalam soto betawi adalah daging, jeroan dan beberapa organ hewan lainnya seperti mata, torpedo, hati, hingga babat.

Pada dasarnya, santan yang digunakan di dalam soto betawi sering kali digantikan dengan susu. Konon, pada tahun 1960 produksi susu sapi dari daerah Kuningan, Jakarta Selatan sangat melimpah.

Pada akhirnya, banyak soto betawi yang menggunakan susu pada kuahnya, yang membuat soto betawi menjadi terlihat lebih bergengsi.

Soto betawi mempunyai ciri khas dari masing-masing tempat, seperti dari daerah Cikini dan Tanah Abang yang memiliki kuah putih kekuningan.

Di daerah Setu Babakan dan warung-warung di Bekasi dan Marunda, soto betawi memiliki kuah berwarna kuning kemerahan.

Mengutip laman WBTB Kemdikbud, soto betawi semula diperkenalkan oleh Li Boen Po. Dia mulai berjualan soto di Jakarta pada tahun 1971.

Untuk menyiasati persaingan dengan penjual soto lainnya, Li Boen berusaha menunjukkan ciri khas dari jualannya.

Pada tahun 1978, Li Boen memutuskan untuk memberi nama soto jualannya dengan soto betawi. Saat itu, dia berjualan soto di THR Lokasari atau biasa disebut dengan Prinsen Park.

Soto betawi kemudian mulai populer sebagai makanan khas Jakarta. Makanan itu pun resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda dari DKI Jakarta pada 2016.

Resep Soto Betawi

Soto betawi pada dasarnya dibuat dengan menggunakan kuah santan, beserta isian daging sapi, jeroan, hingga mata, hati, dan babat.

Keunikan lain dari soto betawi adalah kuah kental yang berasal dari santan kelapa, terkadang bisa digantikan juga dengan susu putih.

Berikut adalah cara membuat soto betawi dengan bahan rumahan. Bahan-bahan untuk makanan ini terdiri atas bumbu kuah, isian soto, dan topping untuk pelengkapnya.

1. Bahan Pembuatan Soto Betawi

  • 500g daging sapi bagian sandung lamur, potong-potong
  • 200g babat, rebus, potong 2x2 cm
  • 200g paru, rebus, potong 2x2 cm
  • 3sdm kecap manis
  • 3 cm kayu manis
  • 1sdt pala bubuk
  • 4 butir cengkih
  • 3 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk, buang tulang, iris memanjang
  • 2cm lengkuas, memarkan
  • 4sdt garam
  • 2 lembar daun salam
  • 1sdt gula pasir
  • ½sdt merica bubuk
  • 500ml santan dari 1 butir kelapa
  • 2sdm minyak, untuk menumis
  • 2L air
  • Tomat yang sudah dipotong dadu
  • Irisan daun bawang
  • Bawang goreng
  • Emping
  • Jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi 2 bagian
  • 12 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri, sangrai
  • 2cm jahe
  • 1sdt ketumbar bubuk
2. Cara Memasak Soto Betawi

  • Rebus air dan daging hingga daging matang dan empuk. Potong dadu daging 3x3cm.
  • Saring kaldu rebusan daging, didihkan kembali dengan daging, paru, dan babat.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama pala, cengkih, kayu manis, serai, lengkuas, daun jeruk, dan daun salam hingga harum. Tuang tumisan bumbu ke air rebusan daging, aduk rata. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
  • Tuangkan santan, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak hingga matang.
  • Susun tomat dalam mangkuk, tuangkan soto, sajikan dengan bahan pelengkap lainnya.

Cara Memasak Daging Agar Cepat Empuk

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat daging lebih empuk saat dimasak. Mulai dari cara potong hingga memakai bahan-bahan tertentu, berikut cara memasak daging agar cepat empuk, dikutip dari berbagai sumber:

1. Potong daging melawan seratnya

Daging merah seperti daging sapi dan kambing pasti memiliki tekstur yang berserat. Saat mengolahnya, potonglah daging berlawanan dengan arah seratnya.

Cara memotong seperti ini bertujuan agar serat daging lebih pendek sehingga cepat empuk ketika dimasak. Selain itu, potongan daging dengan serat pendek juga lebih mudah dimakan/dikunyah.

2. Daging dipotong kecil-kecil

Salah satu trik lain yang bisa dilakukan agar daging cepat empuk adalah memotongnya dengan ukuran kecil. Tujuannya hampir sama seperti poin pertama, yaitu membuat serat daging menjadi lebih pendek.

Selain mudah diolah dan dimakan, daging juga akan terasa lebih lezat karena bumbu bisa meresap sempurna.

3. Pukul-pukul daging sebelum dimasak

Memukul-mukul daging sebelum dimasak juga dapat membuat daging lebih cepat empuk. Memukul-mukul daging akan membuat serat daging terpecah sehingga lebih lunak dan mudah diolah.

4. Olah daging dengan presto

Memasak daging dengan presto dapat membuat daging jadi empuk dalam waktu yang sangat singkat. Presto sendiri adalah alat masak bertekanan tinggi.

Panci presto yang tertutup rapat dan dipanaskan akan menghasilkan tekanan tinggi di dalamnya. Tekanan tinggi inilah yang nantinya akan membuat daging lebih empuk.

5. Rendam daging dengan nanas

Nanas adalah bahan yang umum dipakai untuk melunakkan daging. Caranya, nanas harus dihaluskan terlebih dahulu, bisa dengan cara diparut atau diblender.

Setelah itu balurkan nanas ke seluruh permukaan daging atau rendam daging ke dalam larutan nanas. Biarkan selama sekitar 30 menit, setelah itu daging bisa dibersihkan dan langsung dimasak.

Dikutip dari Healthline, nanas memiliki enzim bromelain yang berguna untuk memecah molekul protein. Saat daging direndam dengan nanas, enzim bromelain pada nanas akan bekerja memecah protein daging sehingga daging menjadi lebih empuk.

6. Bungkus daging dengan daun pepaya

Daun pepaya dapat digunakan untuk membungkus daging agar daging lebih empuk. Bungkus daging selama minimal 30 menit. Semakin lama dibungkus, maka daging akan semakin empuk.

Meski berbeda cara, prinsipnya hampir sama seperti pada pelunakan daging dengan nanas. Daun pepaya diketahui mengandung enzim papain yang terbukti dapat memecah protein daging.

7. Rendam daging dengan teh

Merujuk Times of India, teh memiliki kandungan zat tanin sehingga dapat digunakan untuk melunakkan daging. Agar lebih maksimal, pilihlah teh hitam yang kandungan taninnya lebih tinggi dibandingkan jenis teh lain.

Rendamlah daging ke dalam teh hitam yang baru diseduh. Untuk menambah rasa, larutan teh boleh dicampur dengan bumbu sesuai selera.

Baca juga artikel terkait RESEP MAKANAN atau tulisan lainnya dari Fadhillah Akbar Zakaria

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Fadhillah Akbar Zakaria
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Penyelaras: Yulaika Ramadhani