Menuju konten utama

Rekomendasi Obat BAB Berdarah yang Aman dan Penyebabnya

Berikut adalah beberapa rekomendasi obat BAB berdarah yang aman digunakan, baik pengobatan alami maupun obat yang tersedia di apotek.

Rekomendasi Obat BAB Berdarah yang Aman dan Penyebabnya
Ilustrasi BAB Berdarah. foto/IStockphoto

tirto.id - Cara mengatasi BAB berdarah dapat dilakukan dengan pengobatan alami rumahan atau obat kimia dari apotek. Berikut ini beberapa penyebab dan rekomendasi obat BAB berdarah yang aman.

Pendarahan rektal atau hematochezia merupakan keadaan ketika darah keluar dari anus bercampur dengan tinja dan atau gumpalan darah.

Pendarahan rektal bisa menjadi keadaan biasa, namun juga dapat menandakan kondisi lebih serius. Oleh sebab itu, seseorang sebaiknya mengetahui penyebab terjadinya pendarahan rektal:

  • Warna darah pada tinja ketika Buang Air Besar (BAB) bergantung dengan lokasi pendarahan di saluran pencernaan. Semakin dekat lokasi pendarahan dengan anus, warna darahnya cenderung lebih cerah. Dilansir laman MedicineNet, berikut ini warna darah yang mungkin berdasarkan lokasi terjadinya pendarahan rektal dalam saluran pencernaan:
  • Merah cerah dari anus, rektum, dan kolon sigmoid
  • Merah tua atau merah marun dari kolon transversum dan kolon kanan
  • Warna hitam dari organ pencernaan bagian atas
  • Warna merah atau merah marun dari dubur
  • Warna hitam berbau busuk dari lambung dan duodenum.
Selain jenis di atas, terdapat BAB darah gaib yang disebabkan pendarahan gastrointestinal tersembunyi. Kondisi tersebut dapat terjadi karena darah sudah terburu larut perlahan ke saluran pencernaan bagian atas atau bawah, sehingga tinja berwarna normal.

Pendarahan gastrointestinal tersembunyi tidak dapat diremehkan karena penyebabnya di antaranya bisul, polip usus besar, hingga kanker.

Meskipun terkesan sulit untuk diketahui karena harus melakukan pengujian darah pada tinja di laboratorium, namun terdapat beberapa gejala ketika seseorang mengalami pendarahan gastrointestinal tersembunyi sebagai berikut:

  • Kram atau nyeri perut bagian bawah, rektum, atau punggung
  • Perut membengkak atau begah
  • Diare
  • Kelelahan
  • Tak bisa mengendalikan buang air besar
  • Mual-mual dan atau muntah
  • Sakit kepala ringan
  • Selera makan menurun
  • Kehilangan berat badan
  • Pingsan
  • Jantung berdebar lebih cepat.
Beberapa contoh gejala di atas juga menjadi penanda seseorang terkena BAB berdarah tidak tersembunyi.

Penyebab BAB Berdarah

Di sisi lain, berikut ini beberapa penyebab BAB berdarah:

1. Dari pencernaan bagian atas seperti esofagus, lambung, dan usus halus:

  • Malformasi pembuluh darah
  • Trauma esofagus
  • Radang perut
  • Gastroenteritis
  • Kanker saluran pencernaan
  • Varises
  • Darah mimisan.

2. Dari pencernaan bagian bawah seperti usus kecil, usus besar, dan anus:

  • Fisura ani
  • Malformasi pembuluh darah
  • Kanker usus besar
  • Sembelit
  • Wasir
  • Penyakit radang usus (IBD) seperti Crohn dan kolitis ulserativa
  • Infeksi usus
  • Polip usus
  • Prolaps rektum
  • Divertikulitis.

Obat BAB Berdarah Alami

Sebelum memilih pengobatan yang tepat untuk BAB berdarah, Anda harus mengetahui kondisi kesehatan diri dengan benar.

Dilansir laman EMedicinehealth, dianjurkan segera menuju rumah sakit atau pelayanan kesehatan lain ketika Anda menemui beberapa gejala sebagai berikut:

  • Kotoran berwarna hitam atau merah marun
  • Kehilangan darah dalam jumlah besar
  • Nyeri atau trauma rektal
  • Muntah darah atau bagian tubuh lainnya mengeluarkan darah atau memar
  • Demam
  • Pasien sedang mengonsumsi obat pengencer darah
  • Pusing, lemah, atau pingsan,
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Sulit bernafas.
Apabila Anda tidak memiliki gejala-gejala darurat di atas, mengonsumsi obat alami BAB berdarah di rumah dapat dilakukan. Berikut ini cara mengobati BAB berdarah secara alami:

  • Minumlah 8-10 gelas air per hari
  • Mandi setiap hari untuk membersihkan kulit di sekitar anus
  • Kurangi mengejan saat buang air besar
  • Konsumsi makanan berserat
  • Hindari duduk di toilet terlalu lama
  • Oleskan kompres es ke area yang terkena untuk mengurangi rasa sakit
  • Mandi sitz, mandi air hangat untuk merendam pinggul dan bokong guna membantu meringankan beberapa gejala gatal, nyeri, dan ketidaknyamanan wasir.

Obat BAB Berdarah di Apotik

Selain melakukan cara rumahan, Anda juga dapat meminum obat BAB keluar darah di apotik. Namun, pastikan obat yang dikonsumsi tidak berlawanan dengan kondisi kesehatan Anda.

Berikut ini beberapa contoh obat BAB berdarah yang dapat dibeli di apotik:

  • Ardium 500 mg 15 Tablet
  • Ambeven 10 Kapsul
  • Faktu Salep
  • Vedium 10 Kaplet
  • Borraginol-S Salep 15 g
  • Nosirax Obat Wasir
  • Haemogal Kaplet
  • Maximus Herbal Formula
  • Kapsul Wasir Clofen.

Apa yang Tidak Boleh Dimakan ketika BAB Berdarah?

Selain minum obat BAB berdarah, seorang penderita sebaiknya juga memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Penderita BAB berdarah sebaiknya mengonsumsi makanan tinggi serat seperti plum. Di sisi lain, beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi ketika BAB berdarah sebagai berikut:

  • Makanan pedas
  • Makanan manis
  • Makanan banyak keju
  • Daging olahan
  • Makanan siap saji
  • Gorengan
  • Makanan manis
  • Minuman alkohol.

Baca juga artikel terkait GWS atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno