Indeks Uu Kpk

KPK Kritik Ketentuan Pemeriksaan Anggota DPR di UU MD3 Baru
Hukum
Senin, 12 Feb 2018

KPK Kritik Ketentuan Pemeriksaan Anggota DPR di UU MD3 Baru

KPK menilai ketentuan mengenai mekanisme pemeriksaan anggota DPR oleh aparat penegak hukum dalam UU MD3, yang baru disahkan, melanggar prinsip equality before the law.
PKS Soroti Pasal Karet di UU ITE
Selasa, 15 Mar 2016

PKS Soroti Pasal Karet di UU ITE

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mencermati pasal karet pencemaran nama baik dalam revisi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, karena sudah memakan banyak korban.
Revisi UU KPK Ditunda, PDIP Kecewa?
Jumat, 4 Mar 2016

Revisi UU KPK Ditunda, PDIP Kecewa?

Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menunda pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK.
Partai Hanura Setuju Revisi UU KPK Ditunda
Kamis, 25 Feb 2016

Partai Hanura Setuju Revisi UU KPK Ditunda

Partai Hati Nurani Rakyat setuju dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang memutuskan untuk menunda pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Fraksi Partai Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat, Dadang Rusdiana.
ICW Galang Dukungan Tolak Revisi UU KPK
Rabu, 24 Feb 2016

ICW Galang Dukungan Tolak Revisi UU KPK

Indonesian Corruption Watch menggalang dukungan publik untuk menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK. Hal tersebut ditandaskan oleh Koordinator ICW, Ade Irawan, usai menemui pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Revisi UU KPK Ditunda, PKS & Gerindra Tak Puas
Selasa, 23 Feb 2016

Revisi UU KPK Ditunda, PKS & Gerindra Tak Puas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menunda pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau yang lebih dikenal sebagai UU KPK. Namun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tampaknya belum puas dengan keputusan Presiden Jokowi tersebut.