Indeks Tembakau
Sri Mulyani: Tahun 2017, Harga Rokok Dipastikan Naik
Kenaikan tarif cukai tertinggi sebesar 13,46 persen untuk jenis hasil tembakau Sigaret Putih Mesin (SPM) dan tarif cukai terendah 0 persen untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB, dengan kenaikan rata-rata tertimbang 10,54 persen. Harga jual eceran (HJE) rokok naik rata-rata 12,26 persen.
Kenaikan Tarif Cukai Tembaku Diberlakukan Tahun 2017
Pemerintah menaikkan tarif cukai tembakau untuk tahun 2017 dengan alasan rokok merupakan komoditas yang merugikan kesehatan masyarakat sehingga kenaikan tarif cukai diharapkan dapat mengendalikan konsumsi dan peredaran rokok.
Pengamat: Pengendalian Tembakau Berdampak pada Industri Kecil
Pengendalian tembakau berdampak pada industri kecil lainnya yang bersinggungan dengan para petani. Hal itu disampaikan oleh Saleh Abdullah (Insist Press)dalam peluncurkan buku "Perlawanan Politik dan Putik Petani Temanggung" di Ruang Yustisia University Club (UC) UGM.
Indonesia Masih Butuh Impor Tembakau
Indonesia masih mengimpor 42 persen kebutuhan tembakau. Jadi pelik karena ternyata ini juga bicara soal selera pasar.
YLBHI: RUU Pertembakauan Tak Lindungi Nasib Petani
RUU Pertembakauan dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan petani karena justru akan mendorong impor tembakau. Sementara itu, naskah rancangan undang-undang tersebut pun tidak membahas pasal industri hasil tembakau untuk menempatkan petani setara dengan industri.
YLKI Memaparkan Dampak RUU Pertembakauan
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memaparkan dampak RUU Pertembakauan jika disahkan, baik dari sisi sosial, kesehatan, dan bahkan ekonomi dalam konferensi pers yang digelar di Gedung YLKI, Jakarta. YLKI Menilai RUU Pertembakauan membahayakan ketahanan nasoinal dan meminta Presiden untuk menolak RUU tersebut.
Kak Seto Desak Pemerintah Ratifikasi Pengendalian Tembakau
Kak Seto mendesak pemerintah Joko Widodo segera meratifikasi Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau (FCTC) untuk melindungi masa depan anak-anak.
Koalisi Pengendalian Tembakau: FCTC Untungkan Industri Lokal
Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) diklaim berpotensi menjembatani antara kepentingan industri tembakau dan kepentingan nasional Indonesia. Pemerintah Indonesia diharapkan serius untuk membahas akses konvensi tersebut sehingga menguntungkan para pemangku kepentingan dalam industri tembakau lokal.
Pemerintah Pertimbangkan Kemungkinan Bergabung Dalam FCTC
Indonesia tengah mempertimbangkan untuk bergabung dalam Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) untuk menekan laju perokok. Pemerintah mengatakan masih berpikir panjang mengingat kompleksnya dampak yang kemungkinan dapat ditimbulkan dengan bergabungnya Indonesia dalam FCTC tersebut.
Melawan Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Poster "Terima Kasih Tembakau" dibentangkan di jalan layang Pancoran, Jakarta.

APTI: Industri Hasil Tembakau Sumbang Rp162,2 Triliun ke Neg
Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Agus Pamuji mengungkapkan terkait penerimaan negara dari Industri Hasil Tembakau yang mencapai Rp162,2 triliun pada 2015, karena itu sudah saatnya negara berpihak kepada petani, buruh dan industri tembakau.
Masuk tirto.id








