Indeks Sukarno

Saat Durian Mulai Jatuh, Sarung Malah Naik
Saat Sukarno mengerjai Duta Besar Amerika, Marshall Green, dengan buah-buahan bernama durian.

Si Raja Debat yang Gigih Membela Islam
"Kalau Tuan merasa seorang Islam ... siapa lagi yang akan bela Islam di saat seperti itu selain Tuan? Bulatkan tekad, Islam harus Tuan bela!”
Presiden yang Mewujud dalam Akting Sang Aktor
Memerankan presiden sekaligus tokoh besar dalam sejarah bukanlah tugas gampang. Daniel Day-Lewis yang memerankan Lincoln, Morgan Freeman yang jadi Nelson Mandela, dan Ario Bayu pemeran Sukarno, pernah mengalaminya.
Palangkaraya Tak Jadi Ibukota
Rencana memindahkan ibukota bukanlah cerita baru. Palangkaraya, yang terletak di tengah pulau Kalimantan memang pernah dilirik, namun rencana itu kemudian batal.

Sukarno di Antara Natal, Sinterklas Hitam dan Vatikan
Di masa revolusi kemerdekaan Indonesia, Sukarno menyempatkan diri ikut merayakan Natal. Soeharto juga melakukan hal sama.

Mengapa Bung Karno Tak Ikut Gerilya Bersama Soedirman?
Ketimbang bergerilya, Sukarno lebih memilih jadi tawanan Belanda. Ada pihak terutama dari kalangan militer yang menyalahkan keputusan itu, namun ada yang menilai keputusan itu tepat.

Operasi Gagak Menduduki Ibukota Republik
Operasi Gagak tentara Belanda berhasil menusuk jantung Republiken dengan menduduki ibukota Yogyakarta sekaligus menangkap para pemimpin Republik pada 19 Desember 1948.
Sejarah Teriakan di Monas: Dulu Pekik "Merdeka", Kini Takbir
Dulu, pada 1945 dan 1949 di sekitar Monas, dua kali Presiden Sukarno dan massa berteriak “Merdeka!” Pada aksi 212 Jumat lalu, Presiden Joko Widodo dan massa berteriak “Allahu Akbar!”

Siapa Bilang Presiden Tak Pernah Menemui Demonstran?
Sejarah mencatat Sukarno dan Abdurahman Wahid alias Gus Dur adalah presiden sipil yang berani. Tak hanya menemui para pendemo, tapi juga menolak kemauan demonstran. Siapa lagi presiden yang pernah bersedia menerima para demonstran? Apakah Soeharto pernah menemui tukang demo?

Kebrutalan Mayor Sabarudin, Si Macan Sidoarjo
Mayor Sabarudin yang memuja Tan Malaka ini dianggap berjasa dalam menghabisi tentara yang memberontak dalam Peristiwa Madiun 1948. Namun, catatan hitam kebegundalannya juga menjadi noda hitam revolusi Indonesia.
Buku-buku Langka Dipamerkan di Istana Kepresidenan
Buku langka dan informatif terbitan era Presiden Soekarno dan buku-buku informatif berisi sejarah Istana Kepresidenan Republik Indonesia dipamerkan di Istana Kepresidenan.
Rezim Seni di Istana, Beda Soekarno Beda Soeharto
Sebagai pecinta keindahan, Presiden Soekarno menjejali istana dengan berbagai karya seni untuk menunjukkan citra diri sebagai bangsa yang agung. Tercatat sebanyak 2000-an lukisan menjadi koleksi negara di masa Soekarno. Sayangnya, banyak lukisan koleksi negara itu yang kini hanya teronggok di gudang.
UBK Sepakati Kerja Sama Pendidikan dengan Malaysia
Penandatanganan MoU oleh Rachmawati Soekarnoputri dan Mahatir Mohamad mengesahkan kesepakatan kerja sama Universitas Bung Karno dan Yayasan Kepemimpinan Perdana dari Malaysia dalam bidang pendidikan, khususnya tingkat perguruan tinggi. Kedua universitas tersebut menyetujui rencana pertukaran pelajar dan pertukaran pengajar antarkedua negara.
Masuk tirto.id








