Indeks Sejarah Indonesia

Menyesap Kopi, Menghisap Priangan
Kisah tentang kopi di Priangan adalah juga cerita tentang penghisapan kolonial.

Daftar Bunuh PKI, Made in USA
Pada 1965, Amerika Serikat menyuplai daftar anggota dan simpatisan PKI terkait pembantaian pasca-G30S.

Leendert Miero Si Juragan Yahudi di Betawi
Meski buta-huruf, Leendert Miero bisa kaya-raya karena kegigihannya berdagang hingga dia jadi juragan kaya pemilik tanah dan rumah megah, termasuk rumah yang kini jadi Gedung Arsip Jalan Gajah Mada.

Gugurnya Walikota Padang di Medan Juang
Usianya masih 36 tahun saat gugur dalam bentrokan melawan Belanda. Inilah Bagindo Aziz Chan, Walikota Padang sekaligus pejuang kemerdekaan.

Sukarno & Para Pekerja Seks di Masa Pergerakan Indonesia
Pelacur tidaklah buruk di mata Sukarno. Mereka justru punya potensi besar sebagai pendukung pergerakan nasional juga.
Pulau Onrust, Permata Masa Lalu Kepulauan Seribu
Pulau Onrust pernah menjadi tempat peristirahatan keluarga kerajaan, sempat berfungsi untuk pangkalan militer, kamp tawanan, hingga penampungan gelandangan.

Kiprah dan Tragedi Para Perwira Banteng Raiders
Banteng Raiders didirikan oleh Ahmad Yani, jenderal yang kemudian diculik orang-orang yang berasal dari pasukan tersebut pada malam G30S 1965.

Mang Koko Mengabadikan Hijrah Siliwangi dan Tragedi DI/TII
Mang Koko adalah legenda Sunda yang mengabadikan banyak fragmen sejarah di Jawa Barat.

Babad Lahan Gambut Terakhir di Jawa yang Dihuni Harimau
Bangsa ini banyak menyimpan peristwa sejarah dalam ingatan yang diwariskan, namun ada catatan-catatan kecil yang tercecer.

Hasan Basry Dimurkai Sukarno karena Membekukan PKI
Presiden Sukarno pernah murka terhadap Hasan Basry karena membekukan PKI di Kalimantan Selatan. Hasan Basry juga mencetuskan Proklamasi Kalimantan pada 1949.

Jalan Perlawanan Mantan Pentolan PDRI
Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) mengembalikan mandat kepada Pemerintah RI pada 13 Juli 1949. Nantinya, beberapa dari mereka memilih melakukan perlawanan terhadap pemerintahan yang sah.

Istri-Istri Tentara Pun Berhimpun dalam Organisasi
Di zaman kolonial, tentara pemerintah kerap hidup bebas. Setelah kemerdekaan, kehidupan seksual anggota TNI harus tertib (menikah), bahkan istri tentara pun berorganisasi.

Mayor Jenderal Magenda dan Penculik Para Jenderal
Ernest Julius Magenda adalah komandan pasukan di sekitar Jawa Timur bagian timur. Mantan anak buahnya ada yang jadi pelaku G30S dan dia sendiri menjadi perwira tinggi intel Indonesia.

Orang-Orang Tajir Penolong Sukarno-Hatta
Berjuang di masa pergerakan nasional juga membutuhkan sokongan uang. Di masa itu, Sukarno dan Hatta sering diberi uang oleh pengusaha tajir pribumi.
Kisah Mayor Abdullah, Sang Penarik Becak, dalam Revolusi RI
Revolusi kemerdekaan Indonesia pernah mengubah nasib seorang tukang becak menjadi komandan batalyon.

Syafii Maarif Minta Guru Sejarah Bantu Tangkal Intoleransi
Syafii Maarif memandang materi-materi sejarah mampu mengikis sikap intoleransi dan radikalisme serta memperluas cara pandang siswa, jika disampaikan dengan metode yang tepat.

Profesor Asli Belanda Berhati Jawa
Zoetmulder adalah seorang profesor sekaligus pastor kelahiran Belanda yang mengabdikan nyaris seluruh hidupnya di tanah Jawa.

Sastra untuk "Dunia yang Penuh Tipu Cedera"
“Bersama, atau kalau terpaksa, tidak dengan Tuhan, kita akan maju dan mesti maju,” ujar Amal Hamzah, seorang penulis Indonesia pada masa pendudukan Jepang dan Revolusi.

Nahdlatul Wathan Cikal Bakal Nahdlatul Ulama dan Yang Bukan
Nahdlatul Wathan sering dianggap sebagai salah satu cikal bakal Nahdlatul Ulama. Pandangan yang bisa dinilai tepat, tapi bisa juga keliru.

Benarkah Sukarno Memohon Ampun Kepada Belanda?
Inggit Ganarsih mengakui Sukarno pernah mengundurkan diri dari Partindo. Namun, ia menolak percaya Sukarno memohon ampun kepada pemerintah kolonial.
Masuk tirto.id







