Indeks Sejarah Indonesia

Humaniora
Senin, 17 Juli 2017

Sukarno & Para Pekerja Seks di Masa Pergerakan Indonesia

Pelacur tidaklah buruk di mata Sukarno. Mereka justru punya potensi besar sebagai pendukung pergerakan nasional juga.
Humaniora
Senin, 17 Juli 2017

Pulau Onrust, Permata Masa Lalu Kepulauan Seribu

Pulau Onrust pernah menjadi tempat peristirahatan keluarga kerajaan, sempat berfungsi untuk pangkalan militer, kamp tawanan, hingga penampungan gelandangan.
Humaniora
Sabtu, 15 Juli 2017

Kiprah dan Tragedi Para Perwira Banteng Raiders

Banteng Raiders didirikan oleh Ahmad Yani, jenderal yang kemudian diculik orang-orang yang berasal dari pasukan tersebut pada malam G30S 1965.
Sosial Budaya
Sabtu, 15 Juli 2017

Mang Koko Mengabadikan Hijrah Siliwangi dan Tragedi DI/TII

Mang Koko adalah legenda Sunda yang mengabadikan banyak fragmen sejarah di Jawa Barat.
Humaniora
Sabtu, 15 Juli 2017

Babad Lahan Gambut Terakhir di Jawa yang Dihuni Harimau

Bangsa ini banyak menyimpan peristwa sejarah dalam ingatan yang diwariskan, namun ada catatan-catatan kecil yang tercecer.
Humaniora
Jumat, 14 Juli 2017

Hasan Basry Dimurkai Sukarno karena Membekukan PKI

Presiden Sukarno pernah murka terhadap Hasan Basry karena membekukan PKI di Kalimantan Selatan. Hasan Basry juga mencetuskan Proklamasi Kalimantan pada 1949.
Humaniora
Kamis, 13 Juli 2017

Jalan Perlawanan Mantan Pentolan PDRI

Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) mengembalikan mandat kepada Pemerintah RI pada 13 Juli 1949. Nantinya, beberapa dari mereka memilih melakukan perlawanan terhadap pemerintahan yang sah.
Humaniora
Rabu, 12 Juli 2017

Istri-Istri Tentara Pun Berhimpun dalam Organisasi

Di zaman kolonial, tentara pemerintah kerap hidup bebas. Setelah kemerdekaan, kehidupan seksual anggota TNI harus tertib (menikah), bahkan istri tentara pun berorganisasi.
Humaniora
Rabu, 12 Juli 2017

Mayor Jenderal Magenda dan Penculik Para Jenderal

Ernest Julius Magenda adalah komandan pasukan di sekitar Jawa Timur bagian timur. Mantan anak buahnya ada yang jadi pelaku G30S dan dia sendiri menjadi perwira tinggi intel Indonesia.
Humaniora
Senin, 10 Juli 2017

Orang-Orang Tajir Penolong Sukarno-Hatta

Berjuang di masa pergerakan nasional juga membutuhkan sokongan uang. Di masa itu, Sukarno dan Hatta sering diberi uang oleh pengusaha tajir pribumi.
Humaniora
Minggu, 9 Juli 2017

Kisah Mayor Abdullah, Sang Penarik Becak, dalam Revolusi RI

Revolusi kemerdekaan Indonesia pernah mengubah nasib seorang tukang becak menjadi komandan batalyon.
Sosial Budaya
Sabtu, 8 Juli 2017

Syafii Maarif Minta Guru Sejarah Bantu Tangkal Intoleransi

Syafii Maarif memandang materi-materi sejarah mampu mengikis sikap intoleransi dan radikalisme serta memperluas cara pandang siswa, jika disampaikan dengan metode yang tepat.
Humaniora
Sabtu, 8 Juli 2017

Profesor Asli Belanda Berhati Jawa

Zoetmulder adalah seorang profesor sekaligus pastor kelahiran Belanda yang mengabdikan nyaris seluruh hidupnya di tanah Jawa.
Sosial Budaya
Jumat, 7 Juli 2017

Sastra untuk "Dunia yang Penuh Tipu Cedera"

“Bersama, atau kalau terpaksa, tidak dengan Tuhan, kita akan maju dan mesti maju,” ujar Amal Hamzah, seorang penulis Indonesia pada masa pendudukan Jepang dan Revolusi.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Nahdlatul Wathan Cikal Bakal Nahdlatul Ulama dan Yang Bukan

Nahdlatul Wathan sering dianggap sebagai salah satu cikal bakal Nahdlatul Ulama. Pandangan yang bisa dinilai tepat, tapi bisa juga keliru.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Benarkah Sukarno Memohon Ampun Kepada Belanda?

Inggit Ganarsih mengakui Sukarno pernah mengundurkan diri dari Partindo. Namun, ia menolak percaya Sukarno memohon ampun kepada pemerintah kolonial.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Suparna Sastra Diredja Dirajam Sejarah Kelam

Suparna Sastra Diredja adalah sosok pejuang dan tokoh nasional yang tersingkir dari Indonesia sejak terjadinya Gerakan 30 September 1965.
Humaniora
Kamis, 6 Juli 2017

Pejuang Geologi Ditembak Mati di Lereng Merapi

Arie Frederik Lasut adalah ahli pertambangan dan geologi. Mengapa ia dihabisi oleh Belanda?
Humaniora
Rabu, 5 Juli 2017

W.R. Supratman dan Sejarah Indonesia Raya 3 Stanza

Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya kali pertama dalam Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Namun, dalam sejarahnya, aransemen dan liriknya cukup sering berubah.
Mozaik
Selasa, 4 Juli 2017

Peran Ganda Raja Jawa Berujung Petaka

Raja Jawa pemimpin Kasunanan Surakarta, Pakubuwono VI, menjalani peran ganda di antara kepentingan Belanda dan perjuangan Pangeran Diponegoro.