Indeks Revolusi Indonesia

Dullah dan Bocah-Bocahnya yang Melukis Kegetiran Revolusi
Dullah bertahan di Yogyakarta ketika Belanda menyerbunya pada Desember 1948. Ia mengumpulkan anak-anak didik untuk merekam pendudukan Belanda.

Bagian V: Badan Intelijen Tunggangan Orang Kiri di Masa Revolusi
Bagian V adalah lembaga intelijen yang memiliki unit Operasi Khusus di zaman kabinet Amir Sjarifoeddin. Organisasi ini tak panjang umur dan dituduh pro-kiri.

Demi Republik, Hasjim Ning Suap Serdadu KNIL untuk Bakar Gudang
Tak mau rugi, barang Republik yang disita Belanda akhirnya dibakar. Pembakarnya adalah dua serdadu KNIL suruhan Hasjim Ning.

Bagian B dan Ambisi Amir Sjarifoeddin Kendalikan Badan Intelijen
Bagian B adalah organ intelijen yang dibangun Amir Sjarifoeddin dan dipimpin seorang bekas komisaris polisi.

Kiprah Para Santri Muhammadiyah Menegakkan dan Mengawal Republik
Dari Soedirman hingga Mohamad Roem, para santri Muhammadiyah turut berjuang untuk Republik meski dengan prinsip dan cara yang berbeda-beda.

Sudjojono dan Pencarian Corak Seni Lukis Indonesia Baru
Sudjojono tak mau membebek pada gaya romantik Barat sejak muda dan mencari corak seni rupa Indonesia baru dalam gejolak perang.

BRANI: Badan Intelijen Revolusi yang Bubar karena Intrik Politik
Zulkifli Lubis membangun Badan Rahasia Negara Indonesia (BRANI) yang berada di bawah presiden. Usianya pendek karena intrik politik.

Badan Istimewa: Lembaga Intelijen Pertama Setelah Merdeka
Badan Istimewa didirikan Zulkifli Lubis tak lama setelah Indonesia merdeka, tapi berumur singkat karena kacaunya zaman.

Tolak Bermanja-Manja dengan Alam, Affandi jadi Pelukis Revolusi
Sejak awal berkarya, Affandi memilih untuk melukis realitas yang lebih jujur ketimbang ikut-ikutan mooi Indie.

Special Operation: Opsus Zaman Revolusi Bikinan Orang Kiri
Ketika Amir Sjarifoeddin jadi perdana menteri, ia sempat membentuk badan intel dengan tugas khusus.

Insiden Hotel Yamato: Ulah Belanda Bikin Murka Arek-Arek Surabaya
Koyak triwarna.
Berganti rupa dengan
kibar Sang Saka.
Berganti rupa dengan
kibar Sang Saka.

Pelukan Spontan Jokowi-Prabowo & Pelukan Settingan Sukarno-Sudirman
Sudirman yang mutung akhirnya dipeluk Sukarno. Sudirman kecewa karena Sukarno ogah gerilya.

Kisah Warlord Andi Sose Gagal Menundukkan Tana Toraja
Isu 'Islamisasi' dan perangai buruk gerombolan membuat rakyat Tana Toraja berhasil mengusir pasukan Andi Sose.

Bagaimana Gubernur Soerjo Dibunuh Pengikut PKI?
Soerjo tidak sengaja berpapasan dengan sisa kombatan yang terlibat dalam Peristiwa Madiun. Di sekitar jalan poros Ngawi Sragen itu nyawanya melayang.

Kisah Andi Selle, Warlord Tajir dari Mandar yang Cepat Tergelincir
Andi Selle bersikap royal terhadap pasukannya, tewas dalam operasi penyergapan yang dipimpin M. Jusuf sesama putra Sulawesi.

Kisah Andi Sose, Putra Bangsawan Enrekang yang Diuntungkan Revolusi
Andi Sose, panglima laskar dari Sulawesi Selatan, memilih bergabung dengan TNI dan jalan jadi pengusaha pun terbuka lebar.

Nasib Mujur dan Malang Para Pemimpin Laskar Sulawesi Selatan
Era 1950-an adalah periode kekacauan gerombolan serta kejayaan dan keruntuhan para warlord di pedalaman Celebes.

Pemerintahan Darurat Tan Malaka Bukan untuk Saingi Proklamasi
Tan Malaka menyerukan kembali kepada semangat proklamasi 17 Agustus 1945. Namun, ia justru dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah RI.

Aksi Diplomasi Kemenlu RI Sejak Zaman Revolusi
Jaring relasi.
Kelindan diplomasi
dan revolusi.
Kelindan diplomasi
dan revolusi.

Mr. Besar Martokoesoemo, Advokat Pribumi Pertama Kelahiran Brebes
Setelah Indonesia merdeka, dia termasuk orang terpelajar yang ikut Republik, meski nyaris jadi korban revolusi sosial.
Masuk tirto.id








