Indeks Revolusi Indonesia

Humaniora
Kamis, 8 Nov 2018

Dullah dan Bocah-Bocahnya yang Melukis Kegetiran Revolusi

Dullah bertahan di Yogyakarta ketika Belanda menyerbunya pada Desember 1948. Ia mengumpulkan anak-anak didik untuk merekam pendudukan Belanda.
Politik
Jumat, 2 Nov 2018

Bagian V: Badan Intelijen Tunggangan Orang Kiri di Masa Revolusi

Bagian V adalah lembaga intelijen yang memiliki unit Operasi Khusus di zaman kabinet Amir Sjarifoeddin. Organisasi ini tak panjang umur dan dituduh pro-kiri.
Humaniora
Sabtu, 27 Okt 2018

Demi Republik, Hasjim Ning Suap Serdadu KNIL untuk Bakar Gudang

Tak mau rugi, barang Republik yang disita Belanda akhirnya dibakar. Pembakarnya adalah dua serdadu KNIL suruhan Hasjim Ning.
Politik
Jumat, 26 Okt 2018

Bagian B dan Ambisi Amir Sjarifoeddin Kendalikan Badan Intelijen

Bagian B adalah organ intelijen yang dibangun Amir Sjarifoeddin dan dipimpin seorang bekas komisaris polisi.
Humaniora
Kamis, 25 Okt 2018

Kiprah Para Santri Muhammadiyah Menegakkan dan Mengawal Republik

Dari Soedirman hingga Mohamad Roem, para santri Muhammadiyah turut berjuang untuk Republik meski dengan prinsip dan cara yang berbeda-beda.
Mozaik
Kamis, 25 Okt 2018

Sudjojono dan Pencarian Corak Seni Lukis Indonesia Baru

Sudjojono tak mau membebek pada gaya romantik Barat sejak muda dan mencari corak seni rupa Indonesia baru dalam gejolak perang.
Politik
Jumat, 19 Okt 2018

BRANI: Badan Intelijen Revolusi yang Bubar karena Intrik Politik

Zulkifli Lubis membangun Badan Rahasia Negara Indonesia (BRANI) yang berada di bawah presiden. Usianya pendek karena intrik politik.
Politik
Jumat, 12 Okt 2018

Badan Istimewa: Lembaga Intelijen Pertama Setelah Merdeka

Badan Istimewa didirikan Zulkifli Lubis tak lama setelah Indonesia merdeka, tapi berumur singkat karena kacaunya zaman.
Humaniora
Kamis, 11 Okt 2018

Tolak Bermanja-Manja dengan Alam, Affandi jadi Pelukis Revolusi

Sejak awal berkarya, Affandi memilih untuk melukis realitas yang lebih jujur ketimbang ikut-ikutan mooi Indie.
Politik
Selasa, 9 Okt 2018

Special Operation: Opsus Zaman Revolusi Bikinan Orang Kiri

Ketika Amir Sjarifoeddin jadi perdana menteri, ia sempat membentuk badan intel dengan tugas khusus.
Humaniora
Selasa, 18 Sept 2018

Insiden Hotel Yamato: Ulah Belanda Bikin Murka Arek-Arek Surabaya

Koyak triwarna.
Berganti rupa dengan
kibar Sang Saka.
Humaniora
Kamis, 30 Agt 2018

Pelukan Spontan Jokowi-Prabowo & Pelukan Settingan Sukarno-Sudirman

Sudirman yang mutung akhirnya dipeluk Sukarno. Sudirman kecewa karena Sukarno ogah gerilya.
Humaniora
Rabu, 29 Agt 2018

Kisah Warlord Andi Sose Gagal Menundukkan Tana Toraja

Isu 'Islamisasi' dan perangai buruk gerombolan membuat rakyat Tana Toraja berhasil mengusir pasukan Andi Sose.
Politik
Selasa, 28 Agt 2018

Bagaimana Gubernur Soerjo Dibunuh Pengikut PKI?

Soerjo tidak sengaja berpapasan dengan sisa kombatan yang terlibat dalam Peristiwa Madiun. Di sekitar jalan poros Ngawi Sragen itu nyawanya melayang.
Humaniora
Selasa, 28 Agt 2018

Kisah Andi Selle, Warlord Tajir dari Mandar yang Cepat Tergelincir

Andi Selle bersikap royal terhadap pasukannya, tewas dalam operasi penyergapan yang dipimpin M. Jusuf sesama putra Sulawesi.
Humaniora
Selasa, 28 Agt 2018

Kisah Andi Sose, Putra Bangsawan Enrekang yang Diuntungkan Revolusi

Andi Sose, panglima laskar dari Sulawesi Selatan, memilih bergabung dengan TNI dan jalan jadi pengusaha pun terbuka lebar.
Humaniora
Selasa, 28 Agt 2018

Nasib Mujur dan Malang Para Pemimpin Laskar Sulawesi Selatan

Era 1950-an adalah periode kekacauan gerombolan serta kejayaan dan keruntuhan para warlord di pedalaman Celebes.
Humaniora
Jumat, 24 Agt 2018

Pemerintahan Darurat Tan Malaka Bukan untuk Saingi Proklamasi

Tan Malaka menyerukan kembali kepada semangat proklamasi 17 Agustus 1945. Namun, ia justru dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah RI.
Humaniora
Sabtu, 18 Agt 2018

Aksi Diplomasi Kemenlu RI Sejak Zaman Revolusi

Jaring relasi.
Kelindan diplomasi 
dan revolusi.
Humaniora
Kamis, 9 Agt 2018

Mr. Besar Martokoesoemo, Advokat Pribumi Pertama Kelahiran Brebes

Setelah Indonesia merdeka, dia termasuk orang terpelajar yang ikut Republik, meski nyaris jadi korban revolusi sosial.