Indeks Revolusi Indonesia

Humaniora
Rabu, 24 Apr 2019

Piet van Straveren, Desersi dari Militer Belanda dan Membantu RI

Piet van Straveren adalah pemuda komunis Belanda yang cinta Indonesia. Itulah kenapa dia desersi dan membantu perjuangan RI.
Humaniora
Kamis, 11 Apr 2019

Christian Soumokil dan RMS: Sejarah Pelik Separatisme Maluku

Christian Soumokil, tokoh RMS paling terkenal, adalah kisah tragedi. Ia mewakili sebuah generasi yang terjepit karena situasi pasca-kolonial.
Humaniora
Jumat, 5 Apr 2019

Adolf Gustaaf Lembong: Desersi dari KNIL dan Miskin Bersama TNI

Adolf Gustaaf Lembong punya kisah desersi yang romantis. Dia tinggalkan dinas militer Belanda dengan gaji bagus dan bergabung dengan TNI yang miskin.
Humaniora
Rabu, 20 Feb 2019

Tan Malaka: Sejarah Petualangan dan Kosmopolitanisme Anak Suliki

Tan Malaka sedari awal telah jadi burung rantau, membujang sebagai pengelana dari satu kota ke kota lain tanpa mengenal batas negara.
Humaniora
Selasa, 5 Feb 2019

F.X. Harsono: Kritik dan Kegelisahan Seniman Tionghoa

F.X. Harsono menuangkan kegelisahannya sebagai peranakan Tionghoa dalam karya seni. Dari muda, ia sudah mengkritik Orba.
Humaniora
Senin, 28 Jan 2019

George Kahin, Orang Asing di Pihak yang Benar

George McTurnan Kahin datang ke Jawa untuk melakukan riset disertasi dan terlibat langsung dalam Revolusi Indonesia.
Humaniora
Kamis, 24 Jan 2019

Kematian Daan Mogot dan Sejarah Pertempuran Lengkong

Usia Daan Mogot tak sepanjang usia Jalan Daan Mogot. Jalan ini sudah ada lebih dari 20 tahun, Daan Mogot usianya tak sampai 20 tahun.
Politik
Rabu, 23 Jan 2019

Sejarah Pembantaian di Sulsel: Westerling Datang, Darah Tergenang

Aksi Westerling adalah pembantaian paling dikenang di Indonesia. Dalihnya: membersihkan Sulsel dari extrimist pro-Republik.
Humaniora
Selasa, 22 Jan 2019

Sejarah Hidup Oen Boen Ing, Dokter Dermawan Penolong Kaum Miskin

Dr. Oen mengobati pasien miskin tanpa memungut biaya sepeserpun. Ia juga membantu para tentara Republik di masa Revolusi.
Humaniora
Rabu, 9 Jan 2019

Sejarah Keluarga Aktor Gary Iskak dalam Ganasnya Revolusi Indonesia

Iskak adalah laki-laki serba bisa yang menikahi perempuan Belanda. Dia selamat dari kacaunya Revolusi Indonesia.
Kolumnis
Rabu, 19 Des 2018

70 Tahun Perdana Menteri Amir Sjarifuddin Dieksekusi Bangsa Sendiri

Mengapa Sukarno dan Hatta membiarkan Amir Sjarifuddin dieksekusi?
Politik
Minggu, 2 Des 2018

Sejarah Hidup Djatikusumo, Kasad Pertama Anak Raja Solo

Djatikusumo adalah Kasad pertama. Ia menolak ketika ditunjuk lagi untuk menempati jabatan yang sama.
Humaniora
Kamis, 22 Nov 2018

Tragedi Gerbong Maut Bondowoso: 46 Pejuang Republik Tewas Disekap

46 pejuang Republik yang ditawan Belanda tewas di dalam gerbong yang pengap. Mereka berangkat dari Bondowoso menuju Surabaya.
Politik
Rabu, 21 Nov 2018

Sejarah Intelkam Polri dan Peran Oemargatab Bapaknya Indro Warkop

Oemargatab dianggap sebagai kepala intelijen kepolisian yang pertama. Ada arsip yang menuduhnya pernah jadi kaki-tangan Belanda.
Politik
Jumat, 16 Nov 2018

Herman Agerbeek, Intel Belanda di Front Jakarta

Herman Agerbeek pernah dinas di Aceh sebagai perwira KNIL. Ia kemudian menjadi perwira NEFIS di Jakarta pada masa Revolusi.
Politik
Kamis, 15 Nov 2018

HUT ke-73 Korps Marinir: Sejarah Pangkalan IV Tegal hingga KKO

Sejak awal Revolusi, Indonesia sudah punya pasukan marinir. Setelah vakum sekitar 1949, setahun kemudian KKO diresmikan dan pada 1975 berubah menjadi Korps Marinir.
Humaniora
Kamis, 15 Nov 2018

Denyut Nadi Revolusi dalam Sketsa Henk Ngantung

Henk Ngantung tak melulu asyik melukis, tapi juga merekam suasana Revolusi lewat sketsa-sketsanya.
Politik
Selasa, 13 Nov 2018

Demi Perundingan, Sjahrir Diangkat Jadi Perdana Menteri

Dalam UUD 1945 tak ada jabatan perdana menteri. Demi revolusi, jabatan itu diadakan.
Humaniora
Minggu, 11 Nov 2018

Pahlawan Nasional 2018: K.H. Syam'un, Estafet Perlawanan Banten

K.H. Syam'un adalah ulama dan pejuang pro-Republik dari Banten yang berperan besar dalam Revolusi Indonesia.
Humaniora
Jumat, 9 Nov 2018

Zaidi: Pejabat Malaysia yang Membantu Kemerdekaan Indonesia

Pemuda Zaidi putus sekolah di Bogor, tapi tak langsung pulang ke Sarawak. Dia menghabiskan beberapa tahun di Indonesia untuk melawan agresi Belanda.