Indeks Pahlawan Nasional

Politik
Minggu, 5 Feb 2017

"Koruptor Tidak Layak Dikubur di TMP Kalibata "

Di masa Orde Baru, pemberian bintang mahaputera diobral untuk lingkaran menteri-menterinya, bahkan kepada seorang koruptor.
Angkatan Darat Mendominasi Makam Pahlawan Kalibata
Hukum
Minggu, 5 Feb 2017

Angkatan Darat Mendominasi Makam Pahlawan Kalibata

Sekitar 70 persen jenazah dari TNI Angkatan Darat menghuni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata. Sebaliknya, hanya 40 orang yang bergelar "pahlawan nasional" disemayamkan di sana, termasuk Alimin.
Cara Menjadi Pahlawan Nasional
Mild report
Minggu, 5 Feb 2017

Cara Menjadi Pahlawan Nasional

Prosedur untuk menerima gelar pahlawan berjenjang, dari daerah hingga pemerintah pusat, lewat kementerian sosial. Ada dewan khusus yang mengujinya. 
Rumah Terakhir Pahlawan yang Makin Sesak
Politik
Minggu, 5 Feb 2017

Rumah Terakhir Pahlawan yang Makin Sesak

Areal lahan TMP Kalibata kian sempit, diperkirakan hanya muat sekitar 800 jenazah baru. Akibat terlalu mudah memberi tanah pemakaman tanpa syarat yang ketat.
Peringatan Pertempuran Laut Aru, Mengenang Yos Sudarso
Humaniora
Minggu, 15 Jan 2017

Peringatan Pertempuran Laut Aru, Mengenang Yos Sudarso

Dalam Pertempuran Laut Aru pada 15 Januari 1962 di Perairan Maluku, Yos Sudarso gugur sebagai pahlawan bangsa.
Lagi, Dwi Estiningsih Dilaporkan ke Polisi
Hukum
Kamis, 29 Des 2016

Lagi, Dwi Estiningsih Dilaporkan ke Polisi

Dwi Estiningsih kembali dilaporkan polisi terkait ujarannya di twitter yang dinilai menghina pahlawan nasional.
Keluarga Ingin Tan Malaka Dimakamkan Secara Layak di Sumbar
Sosial budaya
Kamis, 17 Nov 2016

Keluarga Ingin Tan Malaka Dimakamkan Secara Layak di Sumbar

Keluarga besar Tan Malaka berencana memindahkan jenazah Tan yang disebut-sebut berada di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur.
Peringatan Perang Puputan Margarana
Kamis, 17 Nov 2016

Peringatan Perang Puputan Margarana

Sejumlah pelajar menggelar teaterikal peperangan melawan Belanda dalam kegiatan napak tilas perjuangan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Kamis (17/11).
David Tarigan dan Irama Nusantara
Humaniora
Jumat, 11 Nov 2016

David Tarigan dan Irama Nusantara

Di tangan David Tarigan, musik-musik terarsip dengan rapi. Melalui Irama Nusantara yang bekerja sama dengan Bekraf, David juga melakukan pengarsipan musik-musik jadul. Sebuah pekerjaan yang barangkali tidak banyak dinikmati oleh orang-orang di negeri ini.
Aksi Tanda Tangan Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Sosial budaya
Kamis, 10 Nov 2016

Aksi Tanda Tangan Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional

Pemuda lintas agama di Jawa Timur menggelar aksi tanda tangan yang bertujuan mendukung Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Gus Du dinilai sebagai salah satu tokoh pemersatu bangsa dan sangat layak mendapat gelar pahlawan nasional.
Peringatan Hari Pahlawan
Kamis, 10 Nov 2016

Peringatan Hari Pahlawan

Upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November.
Perkenalkan Pahlawan Nasional Ke-169: KH Asad Syamsul Arifin
Sosial budaya
Kamis, 10 Nov 2016

Perkenalkan Pahlawan Nasional Ke-169: KH Asad Syamsul Arifin

Setiap tahun ada nama-nama yang diusulkan dan ada yang akhirnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Bagi pemerintah, penetapan pahlawan nasional sebagai penghargaan dan penghormatan bagi mereka yang dianggap berjasa bagi republik. Tahun ini, KH As'ad Syamsul Arifin yang berasal dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) resmi masuk daftar nama pahlawan nasional. Politik massa?
Kotoran Sapi di Taman Bunga Pertempuran Surabaya
Humaniora
Kamis, 10 Nov 2016

Kotoran Sapi di Taman Bunga Pertempuran Surabaya

Pelajaran sejarah menggambarkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945 sepenuhnya putih, suci, dan bersih. Gambaran itu tidak selalu benar. Kedegilan dan kebrengsekan sesungguhnya terjadi selama revolusi, dan itu dilakukan para pejuang Indonesia. Itulah yang dengan berani dikisahkan Idrus tentang peristiwa pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.
Inggris Ngamuk dan Republik Remuk dalam Pertempuran Surabaya
Indepth
Kamis, 10 Nov 2016

Inggris Ngamuk dan Republik Remuk dalam Pertempuran Surabaya

Perbandingan jumlah pejuang Surabaya dengan pasukan Sekutu mencapai empat banding satu. Namun, jumlah korban Indonesia mencapai 5 persen dari keseluruhan pejuang, sedangkan Inggris "hanya" kehilangan 1 persen tentaranya. Tetapi, dalam angka  1 persen itu sudah termasuk dua orang jenderal.
Usaha Mempertahankan Surabaya Tanpa Komandan Terlatih
Humaniora
Rabu, 9 Nov 2016

Usaha Mempertahankan Surabaya Tanpa Komandan Terlatih

Tanpa persenjataan memadai, juga dengan para pejuang yang mayoritas tidak terlatih, para pejuang Surabaya mencoba mempertahankan Surabaya dari agresi Sekutu. Koordinasi yang buruk mempersulit para pejuang Indonesia mempertahankan Surabaya. Apalagi tidak ada satu pun pemimpin pasukan yang benar-benar terlatih berperang.
(Tiada) Proklamasi Indonesia Tanpa Wikana
Humaniora
Rabu, 9 Nov 2016

(Tiada) Proklamasi Indonesia Tanpa Wikana

Proklamasi 17 Agustus 1945 tak bisa dilepaskan dari peran Wikana dan pemuda lain yang mendesak golongan tua untuk segera menyatakan kemerdekaan.
Ulama NU Diberi Gelar sebagai Pahlawan Nasional
Sosial budaya
Rabu, 9 Nov 2016

Ulama NU Diberi Gelar sebagai Pahlawan Nasional

Pahlawan nasional Indonesia bertambah satu lagi. Salah seorang ulama NU, KHR As'ad Syamsul Arifin dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi melalui Kepres tertanggal 3 November.
Sinar Cemerlang bagi Bahasa Indonesia
Humaniora
Selasa, 8 Nov 2016

Sinar Cemerlang bagi Bahasa Indonesia

Amir Hamzah lahir dari keluarga yang mewakili nilai-nilai lama, tapi karyanya tidak menghamba kepada tradisi. Seraya mengolah khasanah lama, Amir Hamzah menyiapkan sebuah pondasi baru bagi bahasa Indonesia yang bukan hanya modern tapi juga cemerlang.
Bang Pi'ie, Sang Jawara yang Jadi Menteri
Humaniora
Minggu, 6 Nov 2016

Bang Pi'ie, Sang Jawara yang Jadi Menteri

Nama Imam Syafei tak tersohor seperti pahlawan kebanyakan. Karena menjadi loyalis Sukarno, dia pun dituding Komunis semasa Orde Baru. Nama Bang Pi’ie pun dihilangkan dari sejarah kemerdekaan.
Tokoh Lintas Agama Doakan Pahlawan Bangsa
Sosial budaya
Minggu, 6 Nov 2016

Tokoh Lintas Agama Doakan Pahlawan Bangsa

Tokoh-tokoh lintas lima agama berdoa untuk pahlawan bangsa pada acara jalan sehat dan pentas seni dalam rangkaian kegiatan Hari Pahlawan 2016. Doa dibacakan oleh Wakil Imam Besar Masjid Istiqlal mewakili umat Islam, pendeta dari perwakilan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mewakili kristen, pastur yang mewakili umat Katolik dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia mewakili umat Hindu dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI).