Indeks Mild Report

Digoel, Tempat Buangan Para Pembangkang
Pemerintah Kolonial Hindia Belanda menjadikan Boven Digoel sebagai tempat mengisolasi tokoh-tokoh pergerakan nasional. Mereka disiksa oleh ganasnya malaria dan kesepian.
Mereka memutuskan untuk membangun kamp pengasingan bagi pentolan komunis yang berontak pada 12 November 1926.
Mereka memutuskan untuk membangun kamp pengasingan bagi pentolan komunis yang berontak pada 12 November 1926.
Yang Terasing dan Dipinggirkan, Kisah Pilu Eksil di Pengasing
Mereka dikirim pemerintah untuk belajar ke luar negeri. Kegaduhan politik mengubah mereka menjadi eksil. Kini, mereka berharap kembali diakui sebagai Warga Negara Indonesia. carut marut kejadian di luar negri membuat para eksil tidak bisa pulang ke kampung halaman , salah satunya adalah Ibrahim Isa yang pada kematiannya di usia 85 tahun ia masih berstatus eksil dan tidak di ketahui kewarganegaraannya.

Demam Buku Mewarnai Melanda Dunia
Buku-buku mewarnai untuk dewasa mencatat angka penjualan terbaik. Buku ini dianggap bisa membantu mengurangi stres.

Menanti Jakarta Jadi Kota Berbudaya
Jakarta bisa dibilang masih kekurangan segala hal yang penting bagi kegiatan budaya.

Telegram, "Barang Panas" Baru Favorit Teroris
Twitter, Facebook, WhatsApp terlalu mudah dilacak oleh aparat keamanan. Muncul Telegram dengan enkripsi yang sulit ditembus. Militan pun berbondong-bondong pindah ke Telegram.

Eropa Setelah Teror Brussels
Polandia tak mau lagi menerima imigran. Aksi teror pun dikuatirkan mempengaruhi lanskap politik Uni Eropa.

Hubungan Gelap Indonesia-Israel
Hubungan Indonesia dan Israel selalu malu-malu kucing, dijajaki dan dijalani tapi sedemikian rupa disembunyikan.

Bandung Lautan Api: Jalan Tengah Pejuang
Bertempur melawan tentara Inggris yang bersenjata lengkap dan berpengalaman dalam Perang Dunia II adalah mustahil. Syahrir memerintahkan Tentara Republik Indonesia mundur. Namun, para pejuang pantang mundur walau pun tidak mudah mereka dengan gagah tetap berdiri di medan perang. Bandung pun dibakar dan jadilah bandung lautan api kata - kata yang menggambarkan situasi bandung kala itu para pejuang berencana melucuti tentara jepang .

Loncatan-Loncatan Politik Ahok
Tiga kali Ahok melepaskan posisi politik dan amanah yang sedang diemban. Beberapa partai politik dijadikan kendaraan. Ahok bukan pendatang baru di dunia politik sebelum menjadi DKI 1 ia pernah menjadi anggota DPR , bupati belitung timur dan anggota DPRD belitung timur , ia disebut kutu loncat karena sudah beberapa kali pindah partai diantaranya PIB , Golkar dan gerindra Kelihaian Ahok pindah-pindah partai mendapat kritikan tajam dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Di Atas Angin, di Tengah Banyaknya Pesaing
Calon-calon Gubernur DKI Jakarta 2017 terus bermunculan. Sebagai incumbent, Ahok masih di atas angin. walaupun banyak nama nama hebat seperti Ridwan Kamil dan Tri Risma Harini namun beberapa survey independent menyebutkan ahok teteap teratas dalam bursa calon gubernur DKI Jakarta dan nama yang sudah pasti menjadi lawan ahok seperti Sandiaga Uno atau pun Yusril masih jauh elektabilitasnya di bawah ahok namun ahok belum aman

Rp6,6 Miliar untuk Memulihkan Citra "Si Biru"
Citra Blue Bird tercoreng akibat aksi demo yang rusuh. Manajemen memperbaiki citra dengan menggratiskan layanan Blue Bird selama sehari.

Menutup Lokalisasi, Memenangi Pilkada
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menutup lokalisasi Kalijodo. Mencontek Wali Kota Risma yang memenangkan Pilwakot Surabaya setelah menutup Gang Dolly, penutupan kalijodo memang banyak menuai pro dan kontra namun gubernur DKI Jakarta tetap bersikukuh bahwa penggusuran di lakukan untuk menambah RTH (ruang terbuka hijau) dan menjadi ajang bagi Ahok untuk menaikkan elektabilitasnya menjelang Pilkada DKI

Proyek Kereta Cepat Minus Infrastruktur Dasar
Semangat menggebu pemerintah pusat membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung direspons dingin oleh masyarakat. Keberadaan jalur kereta sepanjang 142 km diyakini tidak akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan , masih popularnya tol cipularang sebagai akses ke bandung oleh sebagian penduduk menjadikan jalanan padat dan juga menurunkan pamor kereta dan pemerintah membuat solusi untuk mempercepat akses Jakarta-Bandung dan juga untuk perceptan pertumbuhan ekonomi daerah tersebut

Grusa Grusu Mengebut Proyek Kereta Cepat
Proyek kereta cepat Jakarta – Bandung dikebut, meski tidak ada dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional. Gerak cepat dibutuhkan agar tak ketinggalan dari negeri jiran. walau tidak ada dalam agenda perkeretaapian nasional namun presiden joko widodo tetap optimis akan keberhasilan mega proyek ini karena menurutnya negara yang mempunyai kecepatan dalam memutuskan , membangun itulah yang jadi pemenang dalam persaingan antar negara kereta cepat salah satunya untuk kecepatan mobilitas

Proyek Kereta Cepat, Ketika Cina Menelikung Jepang
Rekor Jepang dalam industri kereta api cepat bisa disebut mulus. Sementara Cina meski bisa disebut sebagai pemain baru, tetapi sangat agresif menggarap proyek kereta api cepat baik di negaranya sendiri maupun di negara lain , dan indonesia pun baru memulai proyek kreta cepatnya seperti yang sudah di lakukan di banyak negra terutama jepang yang menjadi salah satu pelopor kereta cepat dengan shinkanshennya .

Lika-Liku Raibnya Rp 1 Triliun dari Bank Sentral
Peretas membobol dana milik Bank Sentral Bangladesh di Bank Sentral New York. Dana USD 81 juta atau sekitar Rp 1,01 triliun lenyap.

Puncak Kegalauan Industri Batu Bara
Rendahnya harga gas alam dan maraknya kebijakan energi bersih membuat batu bara semakin kalah pamor.

Mengingat Pulau Buru, Kamp Siberia Rezim Orde Baru
Zaman sudah berubah. Namun, Pulau Buru masih dianggap negatif. Pemutaran film dokumenter tentang pulau orang buangan ini bahkan mendapat ancaman. Kapan stigmanya hilang?

"Jokowi Harus Cabut Keppres Reklamasi"
Reklamasi meminggirkan nelayan tradisional. Menurut Ketua KNTI Jakarta, Presiden Jokowi harus membuktikan visi kemaritimannya. pembangunan pulau reklamasi ini memang berdampak pada warga pesisir utara teluk jakarta. Diperkirakan sebanyak 16.855KK akan sangat berdampak pada proyek reklamasi ini.

Mereka Yang Bakal Tergusur Reklamasi
Reklamasi Teluk Jakarta sudah dilaksanakan meski belum ada peraturan daerah yang mengaturnya. Salah satu pengurukan yang sedang berlangsung adalah reklamasi Pulau G di sekitar Muara Angke. Para nelayan pun tak tinggal diam. Bersama beberapa LSM, mereka menggugat pemprov DKI Jakarta karena reklamasi itu akan berdampak buruk bagi pencaharian dan hunian mereka.
Masuk tirto.id








