Indeks Mild Report

Lobi Politik Kartu Merah Balogun dan Garrincha di Piala Dunia
Folarin Balogun bukanlah anomali pertama penangguhan skorsing kartu-merah-langsung di lapangan. Tapi itu sudah terlampau lama. Jejak mulanya ada di 1962.

Gerakan Rakyat di Balik Kebijakan Doi Moi dan Kemajuan Vietnam
Vietnam membuktikan bahwa kebijakan top-down sering kali tak relevan juga nirefektif. Untungnya, pemerintah mereka mau mendengarkan solusi dari akar rumput.

Rahasia Sains di Balik Performa Cyborg Erling Haaland
Haaland menjadi salah satu contoh bagaimana sepak bola modern memadukan bakat alamiah dengan pendekatan ilmiah.

Gedung Baru dan Evolusi Kompleks Istana Kepresidenan
Bangunan tertua di kompleks Istana Kepresidenan adalah Istana Negara (dulu Istana Rijswijk). Setelah itu baru dibangun Istana Merdeka alias Istana Gambir.

Riwayat Manusia Mengakali Cuaca Panas Ekstrem
Modifikasi cuaca untuk mengakali panas ekstrem bukan hal baru. Peradaban manusia sudah mencobanya berkali-kali, sejak puluhan tahun silam.

Menjalani Hidup Sehat ala Nenek-Nenek Italia
Hidup sehat, yang sebenarnya merupakan laku umum orang zaman dulu, kini menjadi tren, seolah itu bukan hal lumrah sejak awal. Nonnamaxxing salah satunya.

Kerja-Kerja Sineas Mengekalkan Politik Dinasti di Abadi Nan Jaya
Abadi Nan Jaya mengemas satir politik dinasti dalam wabah zombie. Kritik ini mendedah bagaimana kamera hingga scoring membuatnya jadi satir yang tanggung.

Membaca Film The Elixir dan Pergeseran Bahasa Sinema di Era OTT
Film original Netflix The Elixir memperlihatkan bagaimana logika OTT menekan dan membentuk bahasa sinema, dari ritme cerita hingga cara zombie dikonstruksi.

Stadion Azteca, Kuil Para Juara yang Bertarung di Ketinggian
Berada di ketinggian 2.240 mdpl, membuat Azteca tak mudah ditaklukkan. Hanya para legenda yang berhasil mengangkat trofi di stadion penuh kenangan ini.

Bukan Lotere, Bukan Adu Nasib, Adu Penalti Adalah Sains
Adu penalti sarat akan tekanan psikologis, dari rekan setim, suporter, hingga pelatih. Namun, bukan berarti hasilnya ditentukan oleh takdir belaka.

Anak-Anak Skuad 1994 Membawa Norwegia Kembali ke Piala Dunia
Membangun sarana sepak bola yang sesuai dengan kondisi alam, juga merombak struktur pembinaan elite, membawa Norwegia kembali bersaing di level tertinggi.

Siasat Ku Klux Klan Mengeskalasi Politik AS
Berawal dari perkumpulan persaudaraan, KKK menjelma organisasi rasis yang menentang kesetaraan. Mereka meneror, memanipulasi politik, bahkan membunuh.

Peta Jawa yang Membuka Jalan Portugis ke Kepulauan Rempah
Sebuah peta yang lahir dari kecerdasan para pelaut lokal jatuh ke tangan Portugis. Mereka lalu menyalinnya untuk menaklukkan kekuatan maritim Nusantara.

Sudah Waktunya Kita Berhenti Meremehkan Kecerdasan Atlet!
Selama ini atlet identik dengan keandalan otot, bukan otak. Padahal, menurut studi, mereka tak kalah cerdas dibanding non-atlet, terutama saat di lapangan.

Ironi Brasil & Mejannya Jogo Bonito di Tangan Don Carlo
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai didepak Norwegia. Jogo Bonito yang menjadi karakter Selecao seolah hilang di tangan Carlo Ancelotti.

Piala Dunia 2026, Pesta Sepakbola yang Paling Merusak Lingkungan
Format 48 negara peserta dan 104 pertandingan yang digelar di 3 negara, membuat Piala Dunia 2026 berpotensi menghasilkan total emisi sekitar 15 juta ton.

Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Menteri Korup yang Divonis Mati
Jusuf Muda Dalam didakwa pasal berlapis. Selain skandal harem dan korupsi, dia juga disebut menyelundupkan senjata, amunisi, dan bahan peledak berbahaya.

Anthropic vs. Washington dan Regulasi AI yang Perlu Dirombak
Anthropic dan pemerintah AS sudah berkali-kali berkonfrontasi, terutama soal kebijakan kontrol dan batas penggunaan. Tapi yang paling rentan? Pengguna.

Erling Haaland Rela Membeli Buku Sejarah Viking Seharga 2 Miliar
Buku Heimskringla yang dibeli Haaland merupakan cetakan tahun 1594. Isinya dianggap sebagai sumber penting untuk membangun identitas nasional Norwegia.

Menyewa "Tukang Pukul" Juga Bisa Dilakukan oleh Orang Utan
Demi melindungi kerabat atau kekasih, manusia bisa melakukan apa saja. Tapi, nyatanya tak cuma manusia yang bisa begitu. Orang Utan juga sama.
Masuk tirto.id







