Indeks Marketing
Nokia, Raja yang Belum Mati
Tahun 2016 mungkin bukanlah tahun yang mengesankan bagi industri smartphone dunia. Penjualan smartphone secara global berjalan datar seiring dengan semakin jenuhnya industri ini. Persaingan pun semakin ketat. Di balik persaingan telepon pintar yang sangat ketat, ada telepon "bodoh" yang ternyata masih memiliki potensi besar untuk digali.

Hikayat Kopi Indonesia
Kopi Indonesia dihargai mahal di luar negeri. Sayangnya, produktivitas kopi Indonesia sangat rendah.

Melawan Goliat Perdagangan Buku
Angka penjualan buku di toko Gramedia menurun dalam kurun waktu 2012 sampai 2014. IKAPI melihatnya sebagai fenomena yang mewakili kondisi perbukuan Indonesia. Benarkah demikian?
Dukung Program 1 Juta Rumah, DIM Terbitkan RDPT Rp2 Triliun
Demi mendukung program pengadaan satu juta rumah yang digagas oleh pemerintah, PT Danareksa Investment Management (DIM) akan menerbitkan reksa dana penyertaan terbatas (RPDT) senilai Rp2 triliun. Untuk merealisasikan rencana ini, DIM akan menggandeng menggandeng Perum Perumnas dan siap mengelola dana proyek yang masuk dari para pemodal.

Merek-merek Paling Mahal di Indonesia
Di Indonesia, 10 besar merek paling mahal dikuasai oleh bank dan perusahaan rokok. Berbeda dengan global, yang dikuasai oleh perusahaan teknologi. Bagaimanapun, rokok masih mendapat tempat penting di hati masyarakat Indonesia.
Fintech Menggerogoti Bank Konvensional
Nilai brand bank-bank besar berskala global terus menyusut. Salah satu penyebabnya adalah munculnya gangguan dari financial technology (Fintech). Hanya satu dari 10 besar bank global dengan merek termahal yang mengalami kenaikan nilai brand.
Jejak J.CO Menginvasi Indonesia
Antrean manusia mengular di sebuah gerai donut J.Co. Mereka memanfaatkan promo 2 lusin donut hanya Rp99.000 selama periode 15-18 Mei lalu, dalam rangka ulang tahun J.Co. Mereka rela antre lama hanya untuk mendapatkan donut mahal dengan harga murah. Inilah sebuah fenomena gaya hidup baru kelas menengah Indonesia. Mereka yang mampu memanfaatkan akan menuai sukses.
Branding Mahal si Pencuri Pasar
Wajah Chelsea Islan dan Reza Rahadian pada hari ini menghiasi halaman utama situs berita populer di tanah air. Mereka merupakan bintang iklan dari Oppo F1s yang kini sedang gencar dipromosikan. Biayanya? Sudah tentu tidak murah.
Melindungi Sponsor, Mengecewakan Masyarakat Dunia
Olimpiade bisa terselenggara karena sponsor. Karena itu, Komite Olimpiade berusaha melakukan pembatasan-pembatasan untuk melindungi para pemberi sponsornya.
Saat Susu Formula "Menggerogoti" ASI
Pemberian ASI dapat meningkatkan kemampuan pemahaman bahasa sebanyak 2,5 poin dan IQ sampai empat poin.

Jor-joran Iklan di Bulan Ramadan
Ramadan telah menciptakan konsumerisme. Momentum inilah yang dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk menggenjot promosi iklan melalui televisi. Dibanding tahun lalu, nominal belanja iklan di televisi naik. Pertumbuhan iklan televisi ini terjadi di saat pertumbuhan ekonomi nasional merangkak naik. Namun, bisa jadi fenomena itu hanya geliat sementara memanfaatkan konsumerisma selama puasa.
Merangkul Konsumen Kolektor Superhero Ala Samsung
Para kolektor superhero biasanya rela merogoh kocek cukup dalam demi memenuhi hasrat memiliki barang yang identik dengan superhero idolanya. Mereka juga dianggap tipe konsumen loyal. Ini dimanfaatkan oleh Samsung untuk menarik perhatian.
Mengejar Rumah Impian Dengan Program FLPP
Penjaga stan menjelaskan tentang model dan harga rumah dan apartemen kepada calon pembeli pada pameran perumahan di Semarang, Jawa Tengah. Pameran yang menggabungkan antara tipe rumah komersial dengan rumah subsidi melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) tersebut akan berlangsung hingga 19 Juni mendatang.

Akhir Tidur "Pak Pos" Yang Dibangunkan Zaman
PT Pos Indonesia masih bertahan di tengah beragam gempuran era digital. Nasibnya jauh lebih baik dari perusahaan pos AS yang nyaris bangkrut. Mereka memakai resep perusahaan pos Jepang yang mendiversifikasi bisnisnya. Melalui transformasi bisnis, BUMN pos ini berhasil bertahan di tengah perubahan zaman. PT Pos sempat mengalami masa suram pada periode 2000-2008.
Jurus Sauna ala Burger King
Pemasaran yang unik dan kreatif merupakan salah satu jalan untuk bisa bertahan menghadapi perubahan dunia bisnis yang sangat cepat. Mereka yang tak adaptif terbukti terseok-seok mempertahankan pangsa pasarnya. Lantas, bagaimana pemasaran yang unik dan kreatif sehingga membuat perusahaan mampu bertahan lama?
Apple yang Menolak Jatuh dari Pohonnya
Laporan keuangan kuartal kedua Apple menunjukkan penjualan unit smartphone yang menjadi ujung tombaknya jatuh. Hal itu pada akhirnya membuat raksasa teknologi tersebut mencatat penurunan pendapatan yang cukup signifikan.
Jelas, menunjukkan Apple masih sangat bergantung pada produk iPhone-nya. Masa depan Apple memang masih dalam perdebatan.
Jelas, menunjukkan Apple masih sangat bergantung pada produk iPhone-nya. Masa depan Apple memang masih dalam perdebatan.

Cinta Segitiga Chelsea, Adidas, dan Nike
Semua cabang olahraga, terutama sepakbola, adalah medan perang abadi antara Nike dan Adidas untuk memperebutkan hati, pikiran, dan dompet para fans olahraga di seluruh dunia. Chelsea hanyalah seujung kuku dari arena pertarungan keduanya. Mereka berebut menjadi protagonis di segala lini sekaligus di laboratorium, di televisi, di internet, di persimpangan jalan kota-kota besar.

Bedah Dompet Bukalapak Vs Tokopedia
Bisnis e-commerce di indonesia tumbuh subur, tetapi belum semua menuai laba signifikan. Bukalapak misalnya, mengalami kerugian mencapai Rp229 miliar. Angka ini tak sebanding dengan pendapatannya yang hanya Rp6 miliar. Bukalapak tampaknya harus mencari investor baru dalam waktu dekat ini, jika tidak ingin status mereka sebagai raja e-commerce model C2C dikudeta oleh Tokopedia.

Berharap pada Tuan Baru Sharp
Sharp Corp terus membukukan kerugian, setidaknya dalam lima tahun terakhir. Total utangnya telah melampaui nilai aset. Demi efisiensi, ribuan karyawan terpaksa harus dipecat. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi sang pemilik baru, Foxconn Technology Group.
Foxconn tidak hanya membawa modal, tetapi juga hubungan bisnis yang kuat, yang berpotensi besar membawa kesehatan pada tubuh Sharp yang sedang sakit.
Foxconn tidak hanya membawa modal, tetapi juga hubungan bisnis yang kuat, yang berpotensi besar membawa kesehatan pada tubuh Sharp yang sedang sakit.
Maskapai Singa Merah yang Penuh Masalah
Hujatan demi hujatan terus dilontarkan ke Lion Air yang tak kunjung berbenah untuk mengatasi delay. Terakhir, maskapai berlogo Singa Merah ini kembali membuat kesal para penumpangnya karena delay parah akibat aksi mogok massal para pilotnya. Pemogokan massal pilot Lion Air ini sudah dimulai sejak Senin (9/5/2016) dan berlangsung selama sekitar 3 hari, dengan tuntutan hak uang trasport yang selalu telat.
Masuk tirto.id





