Indeks Bank Indonesia
BI: Tak Ada Serangan Peretas!
Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak ada serangan dari peretas (hacker) yang bersifat masif pada beberapa waktu terakhir ini, seperti yang diberitakan menimpa institusi perbankan dan bank sentral negara lain.
BI Perkirakan Inflasi Juni 0,61 Persen
BI memperkirakan inflasi pada Juni 2016 sebesar 0,61 persen. Kelompok pangan dengan harga bergejolak, kenaikan harga komoditas global, kenaikan permintaan barang dalam Ramadhan, serta fluktuasi nilai tukar rupiah dalam tiga bulan terakhir disinyalir menjadi pendorong dari inflasi tersebut.
Kebutuhan Uang Ramadhan & Idul Fitri 2016 Mencapai Rp160 T
Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang periode Ramadhan dan Idul Fitri 1437 H/2016 sebesar Rp 160,4 triliun rupiah dimana angka itu naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 140 Triliun.
Penghargaan Bagi Bank Pendukung UMKM
Bank Indonesia memberikan penghargaan bagi bank pendukung UMKM sebagai bentuk apresiasi karena telah mendorong peningkatan penyaluran kredit UMKM.

BI Perkirakan Inflasi Mei Sebesar 0,19 Persen
Inflasi Mei 2016 diperkirakan menyentuh level 0,19 persen sehingga akan mendorong laju inflasi tahunan menjadi sekitar 3,3 persen. Posisi tersebut, dengan demikian, berada di bawah prediksi bank sentral dan pemerintah. Meskipun laju inflasi terjaga hingga tengah tahun, namun tekanan kenaikan harga beberapa komoditas barang makanan dengan harga yang bergejolak (volatile food) menjelang Ramadhan harus diwaspadai.

Bansos Akan Disalurkan Secara Non-Tunai
Berkaca dari pengalaman penyaluran bansos sebelumnya, pembayaran secara tunai kerap mengundang "bahaya moral." Hal itu membuat Bank Indonesia (BI) dan jajaran kementerian di bawah Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menyalurkan bantuan tersebut secara non-tunai agar anggaran pemerintah yang disiapkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah tersebut dapat tepat sasaran, tepat jumlah, tepat nilai, tepat waktu, tepat administratif dan tepat penggunaan atau tepat kualitas.

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,75 Persen
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Mei 2016 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,75 persen. Bank Indonesia juga mengumumkan BI 7-day (Reverse) Repo Rate tetap sebesar 5,5%.
Data BI Ungkap 87 Persen Warga Tak Paham Nontunai
Menurut data Bank Indonesia, sekitar 87 persen warga di Indonesia yang mayoritas tinggal di daerah minim informasi dan teknologi masih belum menggunakan transaksi non-tunai. BI sendiri terus berupaya menjaring seluruh warga di Indonesia agar terbiasa melakukan transaksi non-tunai, mengingat ada banyak keunggulan dari transaksi non-tunai, yakni aman, praktis, cepat, fleksibel, dan jangkauan lebih luas.

Bank Indonesia
Bank Indonesia (Bank Indonesia) adalah bank sentral di Indonesia yang mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Cadangan Devisa April Naik Tipis
Bank Indonesia (BI) mengumumkan jumlah cadangan devisa Indonesia untuk posisi akhir April 2016 sebesar 107,7 dolar Amerika Serikat (AS).

Bank Indonesia & ASEAN+3 Sepakat Perkuat Pasar Keuangan
BI, pemerintah, dan ASEAN+3 negara kompak memperkuat pasar keuangan dengan tiga bentuk kerja sama.

Ini Sebab Turunnya Pertumbuhan Ekonomi Menurut BI
Penurunan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2016 disebabkan oleh pertumbuhan konsumsi pemerintah dan investasi yang terbatas.

BI: Indonesia Negara Favorit Tujuan Investasi
Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa dunia internasional makin melirik Indonesia sebagai negara tujuan investasi.

BI Tidak Terbitkan Uang Kertas Rp200 Ribu
Bank Indonesia bantah telah menerbitkan uang kertas pecahan Rp200 ribu

Ritel Modern Dilarang Ganti Uang Kembalian dengan Permen
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melarang pelaku usaha khususnya toko modern dan ritel memberikan uang kembali setelah transaksi dengan permen. Hal itu karena pengembalian dengan permen dapat memicu kecilnya pemasukan uang logam kembali ke Bank Indonesia. Padahal uang logam itu juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
BI: Pertumbuhan Ekonomi Dunia Alami Pelambatan
Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan lebih lambat dari perkiraan sebelumnya, yang disebabkan oleh lambatnya pemulihan ekonomi di sejumlah negara maju dan negara berkembang.

BI Luncurkan Program Pertanian Berbasis Digital
Bank Indonesia, sedang meluncurkan program “Sinergi Hulu Hilir Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”di Brebes, Jawa Tengah. Program tersebut bertujuan untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, pertanian dan peternakan.

OJK: BOPO dan NIM Turun, Bank Dapat Diskon Besar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjanjikan diskon alokasi modal inti yang cukup signifikan untuk pendirian kantor cabang kepada industri perbankan apabila mampu menurunkan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Net Interest Margin (NIM) mereka.

BI: Pertumbuhan Kredit Belum Sesuai Harapan
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityawasara, menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan kredit perbankan secara tahunan sebesar 8 persen per Februari 2016 belum sesuai harapan.
Masuk tirto.id







