Puasa Ayyamul Bidh Februari 2021: Jadwal Bulan Ini Hari Kamis-Sabtu

Oleh: Yulaika Ramadhani - 24 Februari 2021
Dibaca Normal 2 menit
Puasa Ayyamul Bidh bulan ini dilaksanakan pada tanggal 25, 26, dan 27 Februari 2021, yaitu hari Kamis sampai dengan Sabtu pekan ke-4 Februari.
tirto.id - Jadwal puasa Ayyamul Bidh bulan ini dilaksanakan pada tanggal 25, 26, dan 27 Februari 2021, yaitu hari Kamis sampai dengan Sabtu pekan ke-4 Februari.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilakukan pada tengah bulan Hijriah yang dilaksanakan oleh umat Islam. Puasa tengah bulan hijriyah Ayyamul Bidh Februari jatuh pada 13, 14, dan 15 Rajab 1954


Puasa ayyamul bidh dikenal juga sebagai puasa hari-hari putih, karena ketika malam puasa tersebut dilaksanakan, bulan purnama tengah bercahaya dengan warna putih.

Puasa Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam ketika diturunkan di muka bumi. Riwayat Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Adam diturunkan, seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam, demikian dikutip situs web NU Online.

Kemudian Allah memberikan wahyu kepadanya untuk berpuasa selama tiga hari (tanggal 13, 14, 15). Ketika berpuasa pada hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih. Puasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi putih. Puasa hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.


Umat Islam biasa melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan15 atau setiap tengah bulan, kecuali pada saat bulan Ramadhan.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh dari bulan Januari hingga Desember tahun 2021 versi kalender masehi adalah berikut ini:

1. Jumadil Akhir 1442: 26-28 Januari 2021.
2. Rajab 1442: 25-27 Februari 2021.
3. Syaban 1442: 27-29 Maret 2021.
4. Ramadhan 1442

5. Syawal 1442: 25-27 Mei 2021.
6. Zulkaidah 1442: 24-26 Juni 2021.
7. Zulhijjah 1442: 24-25 Juli 2021.
8. Muharram 1442: 22-24 Agustus 2021.
9. Safar 1442: 20-22 September 2021.
10. Rabiul Awal 1442: 20-22 Oktober 2021.
11. Rabiul Akhir 1442: 18-20 November 2021.
12. Jumadil Awal 1442: 17-19 Desember 2021.

Puasa Ayyamul Bidh tidak boleh dilakukan pada 13 Zulhijah, karena hari tersebut termasuk bagian hari tasyrik. Seandainya seseorang berkeinginan untuk melaksanakan puasa tiga hari dalam pertengahan bulan pada Zulhijah, bisa menggantikan hari tersebut dengan hari lainnya.


Bacaan Doa Niat Puasa Ayyamul Bidh, Tulisan Latin, dan Artinya

Niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut.

Nawaitu shauma ayyamil biidhi sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya “Saya niat puasa ayyamul bidh sunah karena Allah Ta’ala.”


Apa saja keutamaan puasa Ayyamul Bidh? Diriwayatkan bahwa puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan berupa pahala yang sama seperti orang yang melakukan puasa sepanjang tahun.

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (H.R. Bukhari no. 1979)


Hal ini juga didukung dengan riwayat lain yang menyebutkan bahwa "Berpuasa tiga hari setiap bulan sama dengan berpuasa sepanjang tahun dan hari-hari putih itu adalah tanggal 13, 14 dan 15.” (H.R. an-Nasai)

Dalam riwayat Abu Hurairah, disebutkan, “Kekasihku (Rasulullah) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yakni berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan salat duha, mengerjakan salat witir sebelum tidur.” (H.R. Bukhari).

Puasa di Bulan Rajab

Rajab adalah salah satu bulan mulia dalam Islam selain Dzulhijjah, Dzulqa‘dah, dan bulan Sya‘ban. Di bulan-bulan tersebut dianjurkan untuk lebih banyak berpuasa sunnah. Namun, bukan berarti hal itu seperti melaksanakan puasa satu bulan penuh seperti bulan Ramadhan yang hukumnya wajib.

Perintah untuk lebih banyak berpuasa tidak khusus diwajibkan pada Rajab saja. Semua bulan mulia sama-sama disunnahkan untuk berpuasa. Namun, agar umat Islam tidak sampai membuat puasa di bulan Rajab sebagai hal yang wajib selama sebulan penuh, Umar bin Khattab pernah memaksa seseorang untuk makan dan tidak berpuasa.

”Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan,” kata Umar seperti dibawakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa, 25/290.

Sementara itu, tidak ada tuntutan melakukan puasa di bulan Rajab pada waktu atau tanggal tertentu. Imam Ahmad bin Hambal mengatakan,"Sebaiknya seseorang tidak berpuasa (pada bulan Rajab) satu atau dua hari.” Lalu, Imam Asy Syafi'i menyatakan, ”Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan.”

Sementara itu laman NU menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa sunnah sebanyak-banyaknya, apalagi di bulan haram (mulia). Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu‘in mengatakan, "Bulan paling utama untuk ibadah puasa setelah Ramadhan ialah bulan-bulan yang dimuliakan Allah dan Rasulnya. Yang paling utama ialah Muharram, kemudian Rajab, lalu Dzulhijjah, terus Dzulqa‘dah, terakhir bulan Sya‘ban."

Oleh sebab itu, jangan lewatkan berbagai puasa sunnah yang ada di bulan Februari 2021 ini. Jika sudah terbiasa dengan puasa Senin - Kamis, ayyamul bidh, atau puasa Daud sebaiknya tetap dilaksanakan.


Baca juga artikel terkait PUASA AYYAMUL BIDH atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Dhita Koesno
DarkLight