Menuju konten utama

Profil Agus Putranadi, Peserta BTN Jakim Meninggal Saat Lari

Pelari Agus Putranadi kolaps di kilometer 14 saat menjalani event BTN Jakim 2026 lalu meninggal dunia. Berikut ini profil dari Agus Putranadi.

Profil Agus Putranadi, Peserta BTN Jakim Meninggal Saat Lari
Agus Putranadi. instagram/agus_putranad1
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sosok almarhum Agus Putranadi jadi sorotan publik usai digelarnya ajang maraton BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 pada Minggu (14/6/2026). Ia merupakan peserta maraton yang meninggal dunia setelah kolaps ketika berlari.

Seturut akun Instagram resmi BTN Jakim, Agus merupakan salah satu peserta lomba lari kategori Le Minerale Half Marathon. Ia meninggal dunia pada hari Minggu itu juga, setelah menjalani ajang lari pada pagi harinya.

“Turut berduka cita atas meninggalnya Agus Putranadi,” tulis akun resmi BTN Jakim 2026 di Instagram pada Minggu malam.

Seturut kabar yang beredar, Agus merupakan salah satu peserta BTN Jakim yang kolaps ketika mengikuti ajang lari kategori half marathon yang memiliki variasi jarak 5km, 10km dan 21km. Kesaksian para peserta menyebut bahwa banyak peserta mengalami masalah kesehatan di dua pertiga rute lomba, Agus adalah salah satunya.

Teman korban, Johan Rio Pamungkas, menjelaskan di akun Threads miliknya bahwa korban dikabarkan kolaps tak sadarkan diri di kilometer 14. Setelah itu, Agus dibawa ambulans ke Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk untuk mendapatkan pertolongan.

Akan tetapi, kabar duka justru tersiar setelah itu. Agus dinyatakan meninggal dunia.

“Hari ini, saya shock, dapat kabar meninggalnya. Selamat jalan Gus, saya bersaksi kamu orang baik. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” tulis Johan Rio.

Profil Agus Putranadi

Agus Putranadi merupakan pria kelahiran 1997 yang jadi salah satu peserta BTN Jakim 2026. Ia mengikuti ajang itu sebagai hobi, namun justru hal itu yang merenggut nyawanya.

Berdasarkan laman LinkedIn miliknya, Agus merupakan pekerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia tercatat memiliki pengalaman kerja di bidang itu untuk sejumlah perusahaan industri.

Agus memiliki latar belakang pendidikan bidang perencanaan wilayah dan kota. Ia memiliki gelar sarjana dari Universitas Muhammadiyah Mataram.

Saat menjalani event lari BTN Jakim 2026, ia tercatat sebagai safety officer untuk PT Jaya Teknik Indonesia yang berada di DKI Jakarta. Ia bekerja di sana sejak 2023 lalu.

Di Jakarta, Agus merupakan perantau. Ia sebenarnya berasal dari Nusa Tenggara Barat, tepatnya dari Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Melalui akun Instagram pribadinya, @agus_putranad1, mendiang kerap membagikan foto ketika ia melakukan perjalanan ke berbagai daerah. Kini, akun itu jadi cara warganet menyampaikan rasa duka di kolom komentarnya.

Ucapan-ucapan belasungkawa itu disampaikan oleh banyak pihak, termasuk warganet, teman, hingga anggota komunitas pelari. Banyak dari mereka menyampaikan doa sekaligus penghormatan terakhir.

Menurut Rio Johan, Agus tampak sehat ketika ikut serta dalam BTN Jakim 2026. Rio menyebut bahwa ia sempat bertemu dengan Agus sebelum mulai berlari di garis start. Kala itu tak ada tanda-tanda bahwa Agus mengalami gangguan kesehatan.

Akan tetapi, Agus rupanya kolaps di kilometer 14. Ia sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada hari yang sama BTN Jakim 2026 berakhir.

Baca juga artikel terkait PROFIL TOKOH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar & Rizal Amril Yahya