Prabowo Sudah Lapor LHKPN ke KPK, Jokowi-Maruf dan Sandiaga Belum

Oleh: Mohammad Bernie - 10 Agustus 2018
Sampai Jumat sore, di antara para kandidat capres-cawapres yang sudah mendaftar ke KPU, baru Prabowo Subianto yang menyetorkan LHKPN kepada KPK.
tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, hingga Jumat sore, kandidat di Pilpres 2019 yang sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) baru Prabowo Subianto.

Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Cahya Hardianto Harefa mengatakan Komisi juga sudah melakukan verifikasi terhadap isi laporan yang diserahkan Ketua Umum Gerindra tersebut. Menurut dia, berkas LHKPN Prabowo sudah dinyatakan lengkap.

"Atas nama Prabowo Subianto sudah melaporkan kepada KPK, dan kami sudah menyatakan lengkap sehingga mungkin nanti hari Senin sudah bisa kami umumkan," kata Cahya di Ruang Konferensi Pers Gedung KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/8/2018).

Prabowo dan Sandiaga Uno sudah mendaftar sebagai pasangan capres-cawapres ke KPU RI pada hari ini. Sebelum pasangan ini mendaftar, kandidat petahana, Joko Widodo bersama Maruf Amin juga telah mendaftar sebagai bakal capres-cawapres ke KPU.

Cahya memastikan, sampai Jumat sore, Presiden Jokowi belum menyerahkan berkas LHKPN terbaru miliknya kepada KPK. Untuk itu, KPK sudah berkoordinasi dengan staf Jokowi.

Cahya menerangkan, mantan Walikota Solo tersebut terakhir menyerahkan LHKPN pada 31 Desember 2017.

Pendamping Jokowi, yakni Ma'ruf Amin pun belum melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut terakhir menyerahkan LHKPN pada tahun 2001.

Demikian pula pasangan Prabowo, Sandiaga Uno juga belum menyerahkan berkas LHKPN miliknya kepada KPK.

Karena itu, kata Cahya, KPK mengimbau agar semua kandidat di Pilpres 2019 segera menyerahkan laporan harta kekayaannya.

"Agar kami bisa proses karena kami juga perlu waktu untuk memeriksa kelengkapannya," kata Cahya.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Mohammad Bernie
(tirto.id - Politik)

Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Addi M Idhom