tirto.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis pada akhir April 2026. Selain mempererat hubungan diplomatik, kunjungan ini memberi sinyal kelanjutan kerja sama di bidang alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyebutkan bahwa agenda yang sempat tertunda pada April lalu itu kemungkinan besar akan terlaksana setelah Iduladha.
"Rencananya dicari waktu akhir bulan ini. Mungkin sekitar setelah Iduladha mungkin ya. Sekitar akhir bulan ini rencananya," kata Sugiono di Gedung Kemlu RI, Kamis (23/4/2026).
Dalam kunjungan mendatang, pembahasan alutsista dipastikan menjadi menu utama. Sugiono menjelaskan pemerintah akan melakukan tindak lanjut terhadap sejumlah pengadaan yang telah disepakati sebelumnya. Fokus utamanya adalah memastikan adanya transfer teknologi serta program pelatihan bagi personel TNI.
"Tentu saja ada proses yang harus kita lakukan dalam rangka mem-follow up itu. Contohnya transfer of technology, kemudian training dan education dari personel-personel kita. Saya kira satu proposal kerja sama yang lebih intensif di bidang itu," kata Sugiono.
Meski demikian, muncul spekulasi mengenai adanya penambahan kontrak alutsista baru di luar kesepakatan yang sudah ada, seperti jet tempur Rafale dan kapal selam Scorpene. Saat dikonfirmasi mengenai potensi penandatanganan kesepakatan alutsista baru, Sugiono memberikan jawaban diplomatis.
"Kita lihat ya," ucapnya singkat.
Sebelumnya, Prabowo bertemu empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Prancis, Selasa (14/4/2026).
Dalam keterangan resmi, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron menjadi forum strategis bagi kedua pemimpin untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas.
"(Pertemuan empat mata itu, red.) sekaligus (menjadi kesempatan kedua pemimpin, red.) bertukar pandangan mengenai dinamika global yang tengah berkembang," kata Teddy dikutip dari Antara, Rabu (15/4/2026).
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id































