tirto.id - Sebuah pesawat jatuh hari ini. Pesawat kargo Boeing 737 dengan nomor registrasi AP-BOI milik K2 Airways hilang di dekat Karachi, Pakistan, pada Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Pesawat ini dalam perjalanan dengan rute dari Sharjah di Uni Emirat Arab menuju Karachi. Otoritas penerbangan Pakistan menyebut pesawat itu hilang kontak di atas laut Arab dan diduga jatuh.
Otoritas penerbangan Pakistan menyebut Boeing 737 K2 Airways lepas landas dari Sharjah pada Selasa pukul 15.00 waktu setempat. Setelah terbang ke arah sebelah barat daya kota tersebut, pesawat tampak melakukan pendakian secara masif sebelum kehilangan kecepatan.
Berdasarkan data awal dari aplikasi pelacak penerbangan, pesawat tersebut terlihat mengalami kehilangan daya. Pesawat lalu turun vertikal.
"Pesawat Boeing 737 K2 Airways yang mengoperasikan Penerbangan Kargo Pakistan dalam rute dari Sharjah ke Karachi pada pukul 21.18 PST melaporkan adanya masalah pada sistem navigasi dan langsung dipandu oleh KARACHI ACC," dikutip dari laman X Pakistan Airports Authority, Selasa.
Pada Selasa malam, Boeing 737 K2 Airways terpantau mengalami penurunan sangat cepat. Komunikasi lantas terputus.
"Namun, pada pukul 21.21 PST, pesawat terpantau di radar turun dengan sangat cepat disertai perubahan arah yang drastis. Setelah itu, kontak radar dan komunikasi terputus sekitar 155 mil laut di sebelah barat Karachi," jelas akun tersebut.
Seturut Flightradar 24, AP-BOI adalah registrasi untuk pesawat Boeing 737-4M0(BDSF) yang mulai dioperasikan K2 Airways sejak tahun 2024. Pesawat ini awalnya menjadi pesawat penumpang di maskapai Aeroflot pada tahun 1999, kemudian dipakai Garuda Indonesia pada 2004. Pada 2012, pesawat diubah menjadi pesawat kargo dan dioperasikan oleh TNT Airways, lalu ASL Airlines.
Tim Penyelamat Pakistan Turun Tangan
Pihak pemerintah Pakistan telah menerjunkan Tim SAR untuk mencari lima orang kru yang ada di dalam pesawat kargo tersebut. Kapal perang milik angkatan laut dan pesawat Saab milik angkatan udara Pakistan ikut turun dalam proses evakuasi awal
"Menyusul kejadian tersebut, Pusat Koordinasi Penyelamatan (Rescue Coordination Centre) telah difungsikan dan operasi pencarian serta penyelamatan (SAR) bersama di laut dijalankan melalui berbagai instansi untuk menemukan pesawat yang hilang. Terdapat lima anggota kru di dalam pesawat tersebut," jelas pihak otoritas di laman X.
Selain itu pemerintah Pakistan juga mengerahkan beberapa armada seperti pesawat ATR-72 yang dikerahkan berkeliling di laut Turbat dan pesawat PNZ Zulfiqar berkeliling di sekitar laut Arab. Kapal dagang milik Perusahaan Pelayaran Nasional Pakistan, Lahore, juga dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































