tirto.id - Jadwal pendaftaran SBMPTN 2019 dimulai pada 10 Juni sampai dengan 24 Juni 2019. Ketentuannya, para peserta hanya dapat memilih paling banyak dua program studi (prodi) dalam satu perguruan tinggi negeri (PTN) atau dua PTN.
Selain itu, pemilihan prodi pertama atau kedua menunjukkan skala prioritas pilihan peserta. Oleh karena itu, sebelum menentukan salah satu prodi tujuan, peserta ada baiknya untuk mengetahui perbandingan daya tampung dan tingkat persaingan ketetatan atau kompetensi di masing-masing prodi.
Sebagai contoh, Prodi Teknik Sipil di Universitas Andalas atau UNAND memiliki jumlah daya tampung 80. Jumlah peminat pada 2018 mencapai 2373 peserta. Tingkat persaingannya mencapai 1:30 pada SBMPTN 2018 lalu.
Untuk Prodi Teknik Sipil di Universitas Jenderal Soedirman atau UNSOED pada SBMPTN 2019 ini memiliki daya tampung sebanyak 50. Jumlah peminat Prodi Teknik Sipil di UNSOED pada 2018 mencapai 1688 peserta. Sedangkan tingkat persaingan mencapai 1:36.
Biaya UKT
Sebagai bahan pertimbangan pula biaya uang kuliah tunggal (UKT) Teknik Sipil di UNAND rinciannya sebagai berikut:
| Kelompok | Biaya (Rp) |
| UKT Kelompok I | 500.000 |
| UKT Kelompok II | 1.000.000 |
| UKT Kelompok III | 2.000.000 |
| UKT Kelompok IV | 2.750.000 |
| UKT Kelompok V | 3.300.000 |
| UKT Kelompok VI | 4.200.000 |
| UKT Kelompok VII | 4.750.000 |
| UKT Kelompok VIII |
Sedangkan biaya UKT Teknik Sipil di UNSOED rinciannya adalah:
| Kelompok | Biaya (Rp) |
| UKT Kelompok I | 500.000 |
| UKT Kelompok II | 1.000.000 |
| UKT Kelompok III | 2.800.000 |
| UKT Kelompok IV | 3.100.000 |
| UKT Kelompok V | 3.500.000 |
| UKT Kelompok VI | 4.000.000 |
| UKT Kelompok VII | 4.500.000 |
| UKT Kelompok VIII |
Untuk melihat perbandingan daya tampung dan tingkat kompetisi di prodi-prodi lain dan atau di salah satu universitas tertentu, Tirto menyediakan aplikasi yang dapat membantu calon peserta SBMPTN 2019. Cara menggunakan aplikasi pencarian ini cukup dengan memasukkan nama prodi dan dua kampus yang dituju, lalu klik “cari”.
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH
Masuk tirto.id


























