Menuju konten utama

Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter dan Cara Mengatasinya

Starter yang ada di motor bekerja dengan sistem kelistrikan. Namun, sistem ini juga berpotensi rusak. Lantas, kenapa motor tidak bisa distarter?

Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi starter motor. (FOTO/iStockphoto)

tirto.id - Sistem starter dibuat untuk menggantikan metode engkol manual yang biasanya digunakan untuk kendaraan tua. Sistem starter bekerja dengan memberikan tenaga putar untuk mesin ketika akan menyala. Mekanisme tersebut berjalan dengan proses perubahan energi dari energi listrik menjadi mekanik.

Jika mengamatinya melalui tampilan luar kendaraan motor, ada tombol starter yang terletak di bagian setir. Dengan sistem starter, untuk menyalakan motor, Anda hanya perlu memutar kunci motor dan menekan tombol tersebut. Kendati berhasil membuat sederhana nyalanya mesin, starter kerap mengalami kerusakan.

Lantas, kenapa motor tidak bisa distarter? Penyebab motor tidak bisa distarter melibatkan beragam faktor. Untuk mengetahui lebih dalam, simak penjelasan berikut.

Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter

Mengutip buku Sistem Starter Sepeda Motor (2005, hlm. 11), motor akan langsung menyala jika ditekan tombol starter. Namun, ketika kendaraan tidak langsung aktif setelah distarter, artinya ada permasalahan teknis.

Kasus ini dapat terjadi karena sebab-sebab sederhana ataupun kompleks. Mulai dari kotornya tombol, aki yang sudah tidak bagus, sensor rem rusak, hingga klep yang tidak tertutup. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab motor tidak bisa distarter.

1. Saklar starter kotor

Motor yang jarang digunakan kerap mengalami permasalahan ini. Kasus tersebut terjadi lantaran tombol starter terganjal oleh debu sehingga sambungan menuju kelistrikan menjadi terhambat.

2. Aki sudah tidak bagus lagi (soak)

Aki, komponen yang berfungsi sebagai pemasok listrik, harus dijaga kondisinya. Seandainya aki tidak dirawat, sudah usang, atau soak, Anda akan mengalami berbagai permasalahan. Salah satunya membuat motor tidak bisa distarter. Rusaknya ecu juga dapat membuat lampu sein meredup, lampu utama mati, serta klakson yang tipis suaranya.

3. Permasalahan kabel

Penyebab motor tidak bisa distarter juga bisa mencakup permasalahan kabel. Motor memunyai berbagai macam kabel yang menghubungkan sistem pengoperasian, termasuk starter. Oleh karena itu, pastikan kabel penyambung komponen tersebut tidak lepas maupun rusak.

4. Lemahnya busi

Busi yang masih dalam kondisi maksimal dapat memercikan api pemantik yang besar. Sebaliknya, busi lemah akan menghasilkan pemantik kecil dan menyusahkan proses pengantaran listrik.

5. Rusaknya dinamo starter

Dinamo starter merupakan salah satu komponen dalam sepeda motor yang berfungsi mendorong putaran awal mesin. Dalam kinerja starter, putaran itulah yang berperan mengaktifkan kelistrikan kendaraan bermotor.

6. Adanya kebocoran pada kompresi

Penyebab motor tidak bisa distarter juga termasuk masalah kebocoran kompresi. Hal tersebut dapat terjadi karena dua hal, yakni bocornya klep atau ring piston (dengan silinder). Permasalahan tersebut mengakibatkan motor Anda tidak bisa distarter.

7. Karburator kemasukan air

Penyebab motor tidak bisa distarter biasanya juga berkaitan dengan karburator. Terutama di musim hujan, karburator motor kerap kali kemasukan air. Namun, situasi ini hanya terjadi pada motor-motor non-Fuel Injection yang masih memanfaatkan sistem karbu.

Cara Mengatasi Motor Tidak Bisa Distarter

Untuk mengatasi motor tidak bisa distarter dapat Anda lakukan setelah mengetahui penyebabnya. Berikut ini penjelasan mengenai cara tersebut sesuai kasus yang terjadi.

1. Bersihkan atau Tekan-Tekan Tombol

Apabila penyebab motor tidak bisa distarter berkaitan dengan tombol atau motor yang kotor, Anda hanya perlu membersihkannya. Tujuannya agar sistem kelistrikannya tidak terhambat. Selain itu, dapat pula menekan tombol tersebut berkali-kali agar tidak kaku setelah lama tidak digunakan.

2. Cas/Ganti Aki

Seperti dijelaskan di atas, penyebab motor tidak bisa distarter bisa beragam. Jika masalahnya adalah aki, Anda bisa mengisinya terlebih dahulu di bengkel terdekat.

Lantas, bagaimana jika aki motor sudah di cas tapi tidak bisa distarter? Apabila demikian, Anda bisa mengganti aki yang sudah tidak bagus atau rusak dengan membeli baru. Solusi ini lebih direkomendasikan karena masalah ecu bisa menyebabkan problem turunan, seperti lampu utama mati, klakson mati, dan sebagainya.

3. Ganti Kabel

Jika penyebab motor tidak bisa distarter sudah dipastikan perihal kabel, Anda bisa menggantinya dengan kabel baru. Kabel yang rusak dapat diatasi dengan menggantinya di bengkel terdekat. Seandainya Anda mengerti tentang kelistrikan, boleh pula diterapkan secara mandiri.

Namun, sebenarnya, masalah kabel tidak harus membeli baru. Kalau problemnya adalah kabel putus, Anda cukup pergi ke bengkel dan meminta tolong agar disambungkan.

4. Ganti Busi

Melemahnya busi motor yang menyebabkan starter tidak berfungsi dapat diatasi dengan membeli baru. Namun, jika masalahnya hanya karena busi tertutup debu atau oli, sebaiknya cukup dibersihkan saja.

Dengan begitu, media penghantar tegangan akan berfungsi secara optimal. Busi yang sudah tidak bagus dapat Anda ganti dengan barang yang baru. Apabila hendak mengganti busi, sebaliknya Anda membeli produk orisinil agar performanya maksimal.

5. Ganti Dinamo Starter

Jika masalah utama yang menjadi penyebab motor tidak bisa distarter adalah dinamo rusak, Anda bisa menggantinya dengan yang baru. Penggantian atau perbaikan dinamo starter dapat dilakukan di bengkel-bengkel terdekat.

6. Perbaiki Sistem Kompresi

Penyebab motor tidak bisa distarter kadang kala berkaitan dengan sistem kompresi. Cara mengatasi motor tidak bisa distarter dalam kasus ini adalah pergi ke tempat servis. Bengkel akan mengecek sistem kompresi motor Anda. Ganti sekiranya sudah mengalami kebocoran akut.

7. Keluarkan Air dari Karburator

Air yang ada di karburator motor-motor keluaran lama dapat menyebabkan starter tidak berfungsi. Cara mengatasi motor tidak bisa distarter dalam kasus ini cukup mudah. Anda cukup mengeluarkan air yang ada di karburator terlebih dahulu. Setelah itu, starter motor akan berfungsi dan bisa dipakai lagi.

Baca juga artikel terkait GEARBOX atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Otomotif
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Fadli Nasrudin