Liga Italia Serie A 2019/2020

Penyebab Juventus Raih 36 Scudetto Meski Juara Liga Italia 38 Kali

Oleh: Hendi Abdurahman - 27 Juli 2020
Dibaca Normal 2 menit
Juventus sebenarnya meraih scudetto 38 kali, namun gelar juara Liga Italia Serie A Bianconeri dikurangi dua lantaran skandal Calciopoli.
tirto.id - Juventus seharusnya mencatatkan 38 kali juara Liga Italia setelah dipastikan meraih scudetto Serie A musim 2019/2020. Namun, yang tercatat hanya 36 kali juara lantaran skandal Calciopoli yang menimpa Bianconeri dan sejumlah klub Italia lainnya bertahun-tahun lalu.

Dua gelar scudetto yang direngkuh La Vecchia Signora pada musim 2004/2005 dan 2005/2006 dicabut oleh federasi sepak bola Italia (FIGC) lantaran Juventus diputuskan bersalah dalam skandal pengaturan skor tersebut.

Trofi juara liga pertama yang didapat Juventus terjadi pada 1905 saat kompetisi masih bernama Prima Categoria. Setelah berganti nama menjadi Serie A pada 1929/1930, klub pertama yang merengkuh juara (kini scudetto) adalah Inter Milan.

Si Nyonya Tua baru mendapatkan gelar perdana sejak era Serie A pada musim kedua alias 1930/1931. Sejak itu, klub asal Kota Turin ini kian mendominasi. Mereka juara empat kali beruntun sebelum dihentikan oleh Bologna pada 1935/1936.


Tentang Skandal Calciopoli

Penelusuran mengenai adanya kasus pengaturan skor atau calciopoli dimulai pada 2004/2005. Saat itu, Juventus yang ditangani Fabio Capello menjadi yang terbaik dengan berada di peringkat pertama akhir musim lewat koleksi 86 angka, unggul 7 angka dari AC Milan di posisi kedua.

Dalam penyelidikan FIGC yang dibantu oleh otoritas kejaksaan dan kepolisian Italia, ditemukan setidaknya 20 laga yang ditengarai mencurigakan dan melibatkan Juventus.

Laporan bertajuk "An Analysis of Consumer Response ti Corruption: Italy’s Calciopoli Scandal" (2014) yang disusun Babatunde Buraimo, Giuseppe Migali, dan Rob Simmons, menyebutkan bahwa wasit diarahkan untuk membikin keputusan yang menguntungkan Juventus.

Keputusan wasit ini, lanjut laporan itu, tak hanya diambil ketika memimpin laga Bianconeri, melainkan juga ketika memimpin jalannya laga tim-tim lain yang dinilai memiliki pengaruh kepada hasil Juventus dalam perburuan juara.

Luciano Moggi yang kala itu menjabat Direktur Umum Juventus disebut-sebut sebagai dalang skandal ini. Usai penyelidikan yang cukup panjang, hukuman pun resmi dijatuhkan kepada Juventus dan beberapa klub lainnya yang terbukti terlibat.

FIGC memutuskan untuk mencabut dua gelar scudetto yang semula didapat Juventus, yakni musim 2004/2005 dan 2005/2006.

Selain itu, Bianconeri juga diturunkan paksa ke Serie B dengan mendapat pengurangan 9 poin, dilarang ikut Liga Champions 2006/2007, serta harus menggelar tiga laga kandang secara tertutup alias tanpa disaksikan penonton di stadion.

Luciano Moggi yang didakwa sebagai otak Calciopoli dicekal beraktivitas di kancah sepak bola seumur hidup.

Infografik Calciopoli
Infografik Calciopoli


Sanksi Kasus Calciopoli

FIGC lantas menetapkan Inter Milan -yang semula runner-up- berhak menyandang scudetto Serie A musim 2005/2006. Sedangkan juara untuk musim 2004/2005 dihapuskan alias tidak ada klub yang menjadi scudetto.

Dengan dicabutnya dua gelar scudetto pada musim 2004/2005 dan 2005/2006, maka Juventus tercatat 36 kali meraih juara Liga Italia, bukan 38 kali.

Bukan hanya Juventus yang terkena sanksi atas perkara calciopoli yang menggegerkan itu. Beberapa klub Italia lainnya macam Fiorentina, Lazio, AC Milan, dan Reggina, juga dijatuhi hukuman yang berbeda-beda.


Lazio, misalnya, dihukum pengurangan 3 poin pada musim 2006/2007, tidak boleh mengikuti UEFA Cup 2006/2007, serta dua kali pertandingan di kandang sendiri tanpa penonton.

Sementara AC Milan mendapatkan pengurangan 30 poin untuk musim 2005/2006 dan pengurangan 8 poin untuk musim 2006/2007, serta sekali laga kandang digelar tertutup.

Fiorentina dihukum dengan pengurangan 15 poin untuk musim 2006/2007, tidak diperkenankan mengikuti UCL 2006/2007, dan menggelar dua laga kandang tanpa penonton.

Sedangkan Reggina didenda 100.000 euro dan pengurangan 11 poin untuk musim 2006/2007. Pasquale Foti selaku Presiden Klub Regina diganjar denda 30.000 euro dan diskorsing dari sepak bola selama 2,5 tahun.

Juventus sempat mengajukan banding agar gelar scudetto 2005/2006 dicabut dari Inter Milan, termasuk pada Januari 2019.

Dikutip dari Football-Italia, upaya banding Bianconeri kepada pengadilan olahraga di bawah Comitato Olimpico Nazionale Italiano (CONI) atau Komite Olimpiade Nasional Italia itu ditolak.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan menarik lainnya Hendi Abdurahman
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Hendi Abdurahman
Penulis: Hendi Abdurahman
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight