Penggerebekan PSK oleh Andre Rosiade Dianggap Konyol Anggota MKD

Oleh: Haris Prabowo - 14 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Andre Rosiade dinilai bersikap konyol dalam menghadapi kasus dugaan pelanggaran etik terkait penggerebekan PSK.
tirto.id - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Arteria Dahlan, menilai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, bersikap konyol dalam menghadapi kasus dugaan pelanggaran etik terkait penggerebekan PSK di Padang, Sumatera Barat.

Arteria merespons sindiran Andre saat menghadiri pemeriksaan di Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra pada Selasa (11/2/2020) lalu.

Saat itu, Andre menyindir kasus Arteria yang membentak Emil Salim beberapa bulan lalu saat kasus revisi UU KPK.

"Tiba-tiba saya dihadapkan satu lagi dengan isu yang lama. Isu terkait dengan pernyataan saya di hadapan Prof. Emil Salim. Bagi saya, itu sah-sah saja, tapi yang saya katakan ini hal yang sangat konyol," kata Arteria saat ditemui di DPR RI, Kamis (13/2/2020).

Arteria membantah klaim Andre yang pernah menyebut dirinya mempermalukan DPR. Dia bilang, hanya menyampaikan rencana pemeriksaan etik Andre sebagai anggota MKD.

Dia mengklaim selama ini menyampaikan pernyataan-pernyataan di media massa untuk menjaga agar isu yang menerpa Andre tidak meluas. Namun Andre malah melakukan serangan kepadanya.

"Mengakumulasi semua hujat-menghujat terkait serangan ke dia, kita kelola isunya, malah dia salah nangkep, malah nyerang balik kita," kata Arteria kaget.

Arteria meminta Andre menyetop aksi-aksi serupa. Ia menyarankan Andre untuk fokus menjalani pemeriksaan terkait kasus penggerebekan PSK tersebut.

"Saya ingin saudara Andre bersikap dewasa dan juga jangan mem-festivalisasi dan mempertotonkan kekuasaan secara sewenang-wenang. Kami punya kekuasaan untuk melakukan fungsi-fungsi pemeriksaan dalam konteks menjaga kehormatan dewan," katanyan.

Sebelumnya, Andre diperiksa Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra terkait kasus penggerebekan PSK di Sumatera Barat.

Sebelum menghadapi pemeriksaan, Andre menjelaskan aksinya itu bukan hal yang bisa disebut sebagai perilaku memalukan bagi institusi Dewan Perwakilan Rakyat.

Andre menyebut sikap memalukan bagi institusi DPR adalah memaki atau menghujat orang tua di muka umum.

Ia tak menyebut nama Arteria secara gamblang. Namun Arteria sempat menyita perhatian publik saat membentak Emil Salim dalam perdebatan terkait KPK di Mata Najwa.

“Yang memalukan DPR itu adalah orang yang menghujat orang tua, memaki-maki orang tua. Jadi ngaca dulu sebelum ngomong,” kata Andre di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020) lalu.


Baca juga artikel terkait ANDRE ROSIADE atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Hendra Friana
DarkLight