Pemkab Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Sumenep

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 14 Juni 2018
Rombongan pejabat meninjau sejumlah rumah milik warga yang rusak berat di Dusun Benuh, Desa Bulla'an.
tirto.id - Pejabat yang tergabung dalam Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, Kamis (14/6/2018), menyerahkan bantuan bagi korban gempa bumi di Desa Bulla'an, Kecamatan Batu Putih.

Mereka pun sempat berbincang dengan sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan sekaligus memintanya untuk bersabar.

"Kami sudah siapkan bantuan kedaruratan kepada warga yang terdampak, di antaranya paket sembako, selimut, tikar, dan terpal," jelas Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di Sumenep, Kamis (14/6/2018).

Penyerahan bantuan kedaruratan itu dilakukan secara simbolis oleh Komandan Kodim 0827 Sumenep, Letkol Inf Ato Sudiatna kepada sejumlah korban.


"Kami sengaja datang ke lokasi untuk mengecek kondisi riil di lapangan sekaligus menemui korban," kata Fauzi.

Gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter (SR) mengguncang Sumenep pada Rabu (13/6/2018) pukul 20.06 WIB dan mengakibatkan puluhan bangunan warga setempat mengalami kerusakan.


Fauzi ke lokasi bersama Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen dan Komandan Kodim 0827 Letkol Inf Ato Sudiatna beserta sejumlah stafnya.

Rombongan pejabat Forpimda itu meninjau sejumlah rumah milik warga yang rusak berat di Dusun Benuh, Desa Bulla'an.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi semalam tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

BMKG menginformasikan gempa terjadi pada Rabu (13/6/2018) pukul 20.06 WIB. Pusat gempa berada di darat pada 6 km arah timur laut Sumenep di kedalaman 12 km.

Lokasi gempa berada di koordinat 6,88 lintang selatan (LS) dan 113,94 bujur timur (BT). Gempa dirasakan dalam Modified Mercalli Intensity (MMI) skala III-IV.


Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra