tirto.id - Pemerintah bakal membangun 500 batalion baru dalam waktu lima tahun. Hal ini dinyatakan usai Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, bersama Menteri Pertahanan (Kemenhan), Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau prototipe Batalion Teritorial 843/Patriot Yuda Vikasa Wanajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8/2025).
Menurut Budi, batalion baru yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu bakal difasilitasi kompi kesehatan.
"Di masing-masing batalion ini, yang rencana 500 [batalion] tadi, ya Pak Sjafrie, seluruh Indonesia ada lima tahun, ada kompi kesehatan," ucapnya usai meninjau prototipe batalion Bekasi, di Monas, Jakarta Pusat, Rabu.
Ia menyatakan hasil peninjauan, Kemenkes bakal bekerja sama dengan Kemenhan untuk mendirikan kompi kesehatan tersebut. Kedua instansi itu juga bakal memastikan kompi kesehatan di setiap batalion akan memiliki dua fungsi.
Pertama, kata Budi, yakni fungsi pertahanan dari ancaman bio security. Misalnya, ancaman pandemi Covid-19 yang sempat melanda Tanah Air selama bertahun-tahun.
"Fungsi yang kedua adalah fungsi keamanan. Di mana batalion-batalion ini, yang ada kompi kesehatannya, bisa merespons dengan cepat kalau ada bencana alam yang 3.000-4.000an setahun terjadi di seluruh Indonesia dan juga dari ancaman penyakit," kata Budi.
Budi meyakini saat kedua fungsi kompi kesehatan berjalan baik, keselamatan masyarakat Indonesia dapat dibantu TNI.
"Sehingga dua fungsi baik pertahanan dan keamanan dari sektor kesehatan untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat Indonesia itu kita bisa dibantu oleh TNI," pungkas Budi.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































