Menuju konten utama

Operator Berlakukan Aturan Contra Flow Jakarta-Cikampek

Akibat kemacetan yang terjadi sebagai imbas penuhnya sejumlah tempat peristirahatan, kepolisian bersama PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek terapkan rekayasa lalu lintas lawan arah

Operator Berlakukan Aturan Contra Flow Jakarta-Cikampek
Pengendara antre saat memasuki Gardu Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/6). ANTARA FOTO/Risky Andrianto

tirto.id - Kepolisian bersama PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek menerapkan rekayasa lalu lintas lawan arah atau "contra flow", Minggu siang (2/7/2017) akibat kemacetan yang terjadi sebagai imbas penuhnya sejumlah tempat peristirahatan di kawasan itu.

"Padatnya tempat istirahat, baik di KM 62, KM 52, dan KM 42 berimbas pada padatnya antrean kendaraan yang akan masuk dan keluar tempat istirahat," kata Humas PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Handoyo di Bekasi, Minggu (2/7/2017) dilansir dari Antara.

Ia menyatakan bahwa Jasa Marga bersama kepolisian memberlakukan contra flow mulai dari KM 62 hingga KM 35.

"Total panjang contra flow kali ini mencapai 27 kilometer yang kita berlakukan sejak pukul 10.40 WIB hingga situasi terpantau kondusif," katanya.

Dengan adanya "contra flow" tersebut, diharapkan pengguna jalan yang tidak menggunakan tempat istirahat dapat menggunakan lajur berlawanan arah, sehingga diharapkan dapat mengurai kepadatan yang terjadi.

"Untuk melayani lalu lintas pada H+6 lebaran ini, Jasa Marga telah menyiagakan 31 gardu operasi di Gerbang Tol Cikarang Utama," katanya.

Jasa Marga juga menyiapkan strategi cadangan jika nantinya masih terjadi kepadatan di Gerbang Tol Cikarang Utama, yaitu pengguna jalan akan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 2, dan masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 4 dengan tarif yang sama.

Sementara itu, pantauan arah Cikampek terjadi kepadatan akibat kecelakaan melibatkan dua kendaraan di KM 44.

Kepadatan terpantau hingga KM 42, saat ini dalam penanganan petugas dan kendaraan sudah berhasil dievakuasi ke bahu jalan.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani