Menuju konten utama
Piala Dunia 2018

Nigeria Coba Formula Baru untuk Hadapi Islandia

Di laga pertama Grup D Piala Dunia 2018, Nigeria dikalahkan Kroasia 0-2.

Nigeria Coba Formula Baru untuk Hadapi Islandia
Ivan Rakitic dan Odion Ighalo pada pertandingan Grup D antara Timnas Kroasia vs Timnas Nigeria di Kaliningrad Stadium, Kaliningrad, Rusia, Minggu (17/06/2018). AP Photo/Petr David Josek

tirto.id - Kekalahan 0-2 dari Kroasia pada pertandingan pertama Grup D Piala Dunia 2018 yang digelar di Kaliningrid Stadium, pada Minggu (17/06/2018) menyisakan kekecewaan pada skuat Nigeria dan jajaran pelatihnya. Pada laga selanjutnya melawan Islandia, Jumat (22/06/2018) di Volgograd Arena, Nigeria berniat untuk mencoba formula baru.

Pelatih Nigeria, Gernot Rohr, mengungkapkan ketidakpuasannya terkait laga kontra Islandia. Indikasi akan adanya perubahan pada pertandingan keduanya di Piala Dunia 2018 kali ini pun mengemuka, yakni akan berubahnya susunan pemain. Salah satunya, Odion Ighalo yang diprediksi akan memulai laga dari bangku cadangan.

Ahmed Musa dan Kelechi Iheanacho yang pada pertandingan di laga perdana tampil sebagai pemain pengganti, akan dicoba untuk memulai pertandingan sejak menit pertama. Mereka akan disandingkan dengan pemain tengah lainnya seperti Victor Moses dan Alex Iwobi yang bermain di sektor sayap.

“Serangan kami tidak efisien hari ini (laga perdana), Anda tidak dapat mencetak gol ketika tak ada tendangan ke gawang,” ujar Gernot Rohr di laman guardian.ng.

“Alex Iwobi melakukannya dengan baik di awal, dan kemudian Ahmed Musa masuk, dengan kecepatannya pada pertandingan tersebut, ia memiliki beberapa peluang, mungkin dia akan menjadi starter pada pertandingan berikutnya, kita akan lihat nanti," imbuhnya.

“Tiga pemain ini akan bermain bersama untuk kali pertama, tentu saja ini membuat koordinasi akan sedikit sulit. Namun, kami akan melakukan transisi dari lini tengah ke menyerang. Kami memiliki kesempatan untuk melakukan yang lebih baik pada laga selanjutnya,” beber sang pelatih.

Kemenangan dibutuhkan Nigeria untuk menjaga asa melaju ke fase gugur. Pasukan Elang Super tentu saja ingin mengulang kejadian di Piala Dunia 2014 saat mereka dapat lolos ke fase gugur.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan lainnya dari Hendi Abdurahman

tirto.id - Olahraga
Penulis: Hendi Abdurahman
Editor: Iswara N Raditya