MRT Sesalkan Penumpang yang Injak Kursi & Gelantungan di Kereta

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 24 Maret 2019
Kamaluddin mengatakan bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas MRT Jakarta untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku di stasiun dan kereta MRT Jakarta.
tirto.id - Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin menyesalkan atas perilaku yang tidak seharusnya dilakukan di stasiun dan kereta.

Seperti makan dan minum di stasiun dan kereta, berdiri atau menginjak kursi kereta serta bergelantungan di kereta.

“Ini teridentifikasi dari hasil evaluasi selama dua hari terakhir (22- 23 Maret 2019) dimana ketika pendaftaran dapat dilakukan di stasiun dan tanpa Batasan kuota” kata Kamaluddin melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Tirto.

Kamaluddin juga mengatakan bahwa bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas MRT Jakarta untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku di stasiun dan kereta MRT Jakarta.

"Memohon dukungan segenap masyarakat untuk turut bersama menjaga fasilitas MRT Jakarta," kata Kamaluddin.

Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta dalam keterangan tertulisnya juga mengatakan peresmian MRT Fase I dan pencanangan pembangunan MRT Jakarta Fase II akan dilakukan hari ini, Minggu (24/03/2019).

Kamaluddin mengatakan peresmian MRT Jakarta akan dilakukan oleh Presiden Jokowi di area Bundaran Hotel Indonesia mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Kamaluddin menambahkan, dengan rancana peresmian ini maka layanan operasi hari ini, PT MRT Jakarta menetapkan kuota pengunjung sebanyak 80.000 orang.

"Keputusan untuk menetapkan pemberlakuan kuota didasarkan pada pertimbangan unsur keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan layanan MRT Jakarta dan pertimbangan atas potensi kerusakan atas fasilitas MRT Jakarta," ujar Kamaluddin.

Sementara, bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan MRT Jakarta pada ini, dapat melakukan pendaftaran online di www.ayocobamrtj.com.

Serta menunjukkan bukti konfirmasi pendaftaran kepada staf stasiun MRT Jakarta yang berada di setiap pintu masuk stasiun.

Kamaluddin mengatakan, kehadiran MRT Jakarta ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tapi juga diharapkan memberikan manfaat tambahan seperti perbaikan kualitas udara dan mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.


Baca juga artikel terkait KERETA MRT atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Nur Hidayah Perwitasari