Menristekdikti Sebut Kampus Daerah 3T Masih Perlu Perhatian

Oleh: Yuliana Ratnasari - 2 Mei 2017
Dibaca Normal 1 menit
Agar perguruan tinggi di daerah 3T bisa menyamai daerah lain, Nasir menjelaskan, pemerintah akan memberikan perhatian secara khusus.
tirto.id - Sejumlah perguruan tinggi (PT) yang berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitasnya. Hal ini dikemukakan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir.

"Fasilitas pendidikan harus makin baik, seperti PT pada daerah lainnya," kata Menristedikti usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Kota Surabaya, Selasa (2/5/2017) sebagaimana dilansir dari Antara.

Agar perguruan tinggi di daerah 3T bisa menyamai daerah lain, Nasir menjelaskan, pemerintah akan memberikan perhatian secara khusus.

"Saya sudah mengecek PT di daerah 3T. Ini perlu ada dorongan khusus. Perlu ada perhatian dari pemerintah. Perlu ada perhatian khusus dari pemerintah. Saya sudah sampaikan kepada Presiden," kata Nasir mengungkapkan.

Dia mengatakan perguruan tinggi di daerah 3T masih terus dalam pengembangan dengan tujuan untuk membuka akses pendidikan bagi semua warga negara.

Menurut dia, sejumlah perguruan tinggi yang telah berdiri adalah Politeknik Nusa Utara, Kabupaten Sangihe, yang berbatasan dengan Filipina, Universitas Teuku Umar di Aceh yang berada di ujung barat Indonesia, universitas di Bangka Belitung, Universitas Merauke di perbatasan dengan Papua Nugini dan Universitas Timor yang berbatasan dengan Timor Leste.

Dia juga menyebut Universitas Cenderawasih yang telah lebih dulu berdiri juga menjadi bagian dari perhatian khusus pemerintah karena berada di perbatasan dengan Papua Nugini.

Terkait dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan di Surabaya dan bukan di Jakarta sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Nasir mengatakan peringatan itu dilaksanakan di luar Jakarta agar pendidikan hadir dari Aceh sampai Papua.

"Betapa pentingnya kita menjalin NKRI dari Aceh sampai Papua. Kita hadir di mana-mana untuk upacara ini," jelas Nasir menegaskan.

Selain itu, dia juga ingin melihat potensi PT di Surabaya, baik yang negeri dan swasta.

"Saya ingin melihat langsung, apa inovasi yang dihasilkan oleh para dosen, mahasiswa. Saya bangga di surabaya, ada kebersamaan antara PT negeri dan swasta. Saya berterima kasih kepada Pak Rektor ITS yang menyediakan fasilitas ini," katanya.

Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional, Menristekdikti juga meresmikan Pusat Studi ITS, meninjau pameran inovasi teknologi yang dihasilkan para dosen dan mahasiswa.

Baca juga artikel terkait HARI PENDIDIKAN NASIONAL atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight